oleh

Smart Village, Program Prioritas Dinas PMD Provinsi Lampung

BANDAR LAMPUNG (lampungbarometer.id): Program Smart Village menjadi program prioritas Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Provinsi Lampung pada 2020 mendatang. Hal itu disampaikan Kepala Dinas PMD Provinsi Lampung Syaiful Dermawan, S.H., M.M. melalui Kepala Bidang Pemerintahan Desa I Wayan Gunawan di ruang kerjanya, Selasa (17/9/2019). Kepada lampungbarometer.id, I Wayan Gunawan mengatakan Program Smart Village ini merupakan salah satu program pasangan Gubernur Arinal Djunaidi dan Wakil Gubernur Chusnunia Chalim untuk menciptakan Lampung Berjaya. “Program ini merupakan salah satu program pasangan Gubernur Bapak Arinal dan Wakil Gubernur Ibu Nunik. Menindaklanjuti imbauan Bapak Gubernur agar semua OPD menyukseskan program kerja yang sudah ditetapkan, Pak Kadis sudah memberikan arahan kepada seluruh staf agar Dinas PMD Provinsi Lampung siap menyukseskan program ini demi Lampung Berjaya,” ujar I Wayan Gunawan, mewakili Kepala Dinas Syaiful Dermawan. Dalam pelaksanaannya nanti, ujar Wayan, program ini secara langsung seluruh desa di Provinsi Lampung harus memiliki akses internet, karena nantinya, dalam pelaksanaannya semua berbasis elektronik. Oleh sebab itu, menurut Wayan, tanpa akses internet maka akan sulit merealisasikan Program Smart Village ini. “Program ini nantinya akan menggunakan aplikasi berbasis internet. Jadi sebagai langkah awal kita akan memastikan dulu bahwa desa-desa di Provinsi Lampung memiliki akses internet. Sebab saat ini masih terdapat beberapa desa yang tidak punya akses internet (blank spot). Untuk mengatasi permasalahan ini kita sudah menjalin kerja sama dengan Telkomsel dengan melibatkan desa tentunya supaya ada solusi,” kata Wayan. Lebih lanjut Wayan mengatakan jika program ini sudah berjalan nanti, seluruh pekerjaan di desa yang selama ini dianggap rumit, akan menjadi lebih mudah dan lebih berkualitas. Sebab masyarakat bisa mengakses apa yang mereka butuhkan, langsung dari rumah. “Misalnya ada warga yang butuh surat jalan atau surat keterangan. Dia cukup membuka aplikasi dan mengisi formulir di rumah, setelah itu dia tinggal mengambil surat yang dibutuhkan tersebut di kantor desa. Saat dia tiba di kantor desa suratnya sudah jadi. Itu baru salah satu contoh, masih banyak keunggulan yang lain. Jadi Program Smart Village ini memang sangat bagus jika diterapkan dengan benar,” katanya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.