oleh

Seniman, Aktivis Dan Mahasiswa Gelar Penggalangan Dana Dan Doa Bersama untuk Aswinsyah

BANDAR LAMPUNG (lampungbarometer.id): Pendopo Beranda Beliung FKIP Unila disesaki ratusan orang yang berasal dari berbagai organisasi mahasiswa, organisasi kepemudaan, kelompok kesenian dan seniman Lampung, Kamis (18/7/2019) malam, dalam acara Doa Bersama dan Penggalangan Dana untuk Aswinsyah, pelaku seni sekaligus aktivis kampus yang meninggal kecelakaan, pekan lalu. Acara Doa Bersama yang digagas oleh UKMF KSS Unila dan Komunitas Berkat Yakin (KoBER) Lampung ini digelar sebagai bentuk simpati para aktivis, seniman, pelaku seni, dan seniman kampus terhadap almarhum. Selain Doa Bersama, pada kesempatan ini juga dilakukan penggalangan dana untuk keluarga almarhum. Ketua UKMF KSS Unila Wisma Ilham mengatakan kegiatan Doa Bersama ini dapat terlaksana atas bantuan dari berbagai lembaga dan organisasi yang peduli dengan almarhum. Dalam sambutanya Ilham mengucapkan terima kasih kepada Fokma Sejarah, FPPI, Himapis, HMI Komisariat FKIP Unila, HMJ PBS, GMNI Bandar Lampung, Himasakta, Kelompok Studi Kader (Klasika), Komunitas Berkat Yakin (KoBer), Kelompok Sastra Suka Cipta (Kosakata), Surat Kabar Lampung Barometer. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Lampung Literatur, Matalam FT Unila, MPC Pemuda Pancasila Kota Bandar Lampung, PMII UIN Raden Intan, Teater Satu, Teater Jabal, UKMBS Darmajaya, UKMBS Malahayati, UKMBS Polinela, UKMBS Poltekes, UKM Impas, UKM Mentari, UKM Senior Umitra dan UKMBS Universitas Lampung dan Sanggar Kirana SMK 2 MEI Bandar Lampung. “Alhamdulilah malam ini terkumpul dana sekitar Rp1.000.000. Kami keluarga besar KSS, mewakili keluarga almarhum mengucapkan terima kasih atas bantuan abang, mbak dan rekan semua. Semoga bantuan ini menjadi amal ibadah kita semua dan bermanfaat bagi keluarga almarhum,” ujar Ilham. Ilham juga meminta kepada seluruh yang hadir untuk memaafkan segala kesalahan almarhum semasa hidupnya. Lebih lanjut, Ilham juga meminta jika almarhum masih tersangkut hutang piutang agar bisa menghubungi sekretariat UKMF KSS untuk diselesaikan. Dalam kesempatan ini, Direktur Artistik Komunitas Berkat Yakin (KoBER) Ari Pahala Hutabarat mengatakan meninggalnya Aswinsyah dengan cara yang tidak terduga dan tiba-tiba, membuat semua terkejut dan bersedih. “Kita semua sangat sedih dan kehilangan, tapi peristiwa ini sekaligus juga mengingatkan kita bahwa ajal bisa datang kapan saja. Oleh sebab itu, kita harus selalu mendekatkan diri kepada Yang Mahakuasa, Mahaindah. Kita hanya bisa berdoa semoga Aswin ditempatkan di tempat terbaik dan dipertemukan dengan Rasululloh,” kata Ari.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.