oleh

SD Negeri 2 Dono Mulyo Bangun Budaya Membaca Siswa lewat Perpustakaan Sekolah

LAMPUNG TIMUR (lampungbarometer.id): Kepala SD Negeri 2 Dono Mulyo Kecamatan Bumi Agung, Kabupaten Lampung Timur Abina, S.Pd. berkomitmen terus berupaya meningkatkan kualitas peserta didiknya, salah satunya dengan membangun budaya membaca melalui Perpustakaan Sekolah. Hal itu disampaikannya kepada lampungbarometer.id di kediamannya, Rabu (21/8/2019). Dalam kesempatan ini Kepala Sekolah juga mengatakan siap bekerja sama demi pengembangan sekolah dan peningkatan mutu pendidikan di sekolah yang dia pimpin. “Sebagai kepala sekolah, saya bersama Dewan Guru selalu berupaya meningkatkan mutu pendidikan di sekolah kami. Banyak hal yang harus dilakukan, mulai peningkatan infrastruktur seperti gedung dan sarana dan prasarana hingga sumber daya manusia (SDM),” katanya. Untuk pembangunan SDM, lanjut Kepala Sekolah, salah satu usaha yang dilakukan adalah dengan mengupayakan ruang perpustakaan sekolah yang menarik dan menambah koleksi buku di perpustakaan agar mampu memancing minat siswa untuk datang ke perpustakaan dan membaca buku. “Perpustakaan memili peran yang sangat penting dalam pengembangan mutu sekolah. Oleh karena itu, kita akan bekerja keras untuk lebih mengaktifkan peran perpustakaan sekolah. Perpustakaan sekolah seharusnya menjadi salah satu tempat favorit siswa saat di sekolah. tapi hari ini belum,” katanya. Dia juga menjelaskan sekolah yang dipimpinnya sudah punya perpustakaan, tapi buku-buku bacaannya baru sedikit dan banyak buku-buku lama. Dia berharap ke depan perpustakaan di sekolahnya akan menjadi lebih baik dan mampu menjadi magnet bagi siswa untuk datang dan membaca buku. “Insya Allah ke depan, secara bertahap bukunya akan kita tambah. Tentu saja buku referensi yang bisa menarik minat siswa, misalnya buku cerita atau buku bacaan anak-anak,” kata Abina menjelaskan. Selain perpustakaan, lanjut dia, saat ini untuk mendukung kegiatan ibadah siswa dan guru dalam upaya membentuk karakter siswa yang beriman dan takwa, sekolah yang dipimpinnya sedang membangun musala, yang pengerjaannya dilakukan oleh Komite Sekolah. “Jumlah siswa kita sebanyak 280 siswa dengan jumlah guru 18 orang. Untuk kegiatan peribadatan memang kami sangat membutuhkan musala. Alhamdulillah, Komite Sekolah sangat mendukung. Saat ini pengerjaannya sudah mencapai 90% tinggal pemasangan keramik. Pengerjaannya pun dilaksanakan oleh Komite Sekolah.” Terkait strategi dan program yang dilakukan untuk menarik minat calon siswa, wanita yang mengabdi sebagai PNS sejak 1983 ini mengungkapkan, sekolahnya sedang menggiatkan drumband sekolah. “Kita sedang berencana menggiatkan drumband. Alat-alatnya sedang kita pesan,” kata kepalasekolah yang pernah menjadi guru di SD Pekalongan ini. Disinggung tentang kerja sama yang dilakukan pihak sekolah dalam mengembangkan sekolahnya, Kepala Sekolah yang menjabat sejak 2017 ini menyatakan siap bekerja sama dengan pihak manapun selama untuk kepentingan membangun sekolah. “Kami selalu terbuka dan siap bekerja sama dengan pihak manapun selama hubungan yang dijalin bersifat positif demi pengembangan sekolah,” ujar wanita berjilbab yang sebelumnya menjabat kepala SD Negeri Nyampir selama 5 tahun ini.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.