oleh

Ridho: Perencanaan Hal Terpenting dalam Membangun Daerah

BANDAR LAMPUNG (lampungbarometer.com): Perencanaan adalah hal yang paling penting dalam menjalankan pemerintahan. Membangun itu baik, tapi harus terencana dan terkendali sehingga arahnya jelas, jangan sampai pembangunan malah mengorbankan kesejahteraan masyarakat. “Membangun manusia Indonesia seutuhnya lebih penting dari sekadar membangun infrastruktur. Oleh karena itu, buatlah kebijakan sebaik mungkin, buat kebijakan the best or nothing.” Demikian ditegaskan Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo saat memberi pengarahan kepada peserta Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan (Diklatpim) Tingkat IV di Lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung dan Kabupaten/Kota Se-Lampung di Aula Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Lampung, Kamis (13/9/2018). Gubernur yang memberikan materi Prioritas Pembangunan Provinsi Lampung, menekankan kepada peserta Diklatpim pentingnya perencanaan sebagai pondasi awal pembangunan. “Perencanaan sangat penting karena merupakan pondasi awal dari pembangunan. Kegagalan dalam perencanaan sama dengan merencanakan kegagalan,” tegas Gubernur Ridho. Ridho menjelaskan di awal kepemimpinannya dia melakukan survey dan pemetaan prioritas pembangunan sebagai rencana awal pembangunan. Berdasar survey, kata Ridho, dari 10 kebutuhan masyarakat yang paling utama adalah melakukan perbaikan infrastruktur jalan. “Berdasakan survey, insfrastruktur jalan yang paling mendesak. Oleh sebab itu dari 40 SKPD di Provinsi Lampung, Dinas Bina Marga mendapat anggaran paling besar, yakni 50% yang dialokasikan untuk perbaikan jalan. Sedangkan 50% lainnya dibagi ke 40 SKPD lainnya seperti kesehatan, pendidikan dan lain-lain. Dengan pengalokasian anggaran yang tepat dan terencana, di akhir 2017 jalan mantap kita sudah mencapai 77,2 persen. Target pada 2018 mencapai 80 persen,” kata Gubernur. Selain pembangunan infrastruktur, Gubernur juga menyatakan hakikat pembangunan adalah membangun manusia Indonesia seutuhnya. Oleh sebab itu, dia juga memprioritaskan pembangunan sektor pendidikan dan kesehatan. Program Sekolah Gratis melalui BOSDA dan peningkatan layanan Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek menjadi perhatian khusus. Oleh karena itu, di bawah kepemimpinannya alokasi anggaran untuk RSUD Abdul Moeloek adalah yang terbesar dianggarkan oleh Pemprov Lampung dalam 10 tahun terakhir. Sementara itu, Kepala Badan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Lampung Ir. Fahrizal Darminto, M.A., menyampaikan peserta Diklatpim ini diikuti 150 peserta yang terdiri dari OPD Pemprov Lampung, Kabupaten Way Kanan, Pesisir Barat, Pesawaran, Lamtim, dan Pringsewu. “Dalam Diklatpim ini peserta dibekali berbagai materi kepemimpinan, inovasi dan lainnya. Untuk menambah wawasan peserta juga melakukan perjalanan untuk belajar dari provinsi lain seperti Jawa Tengah dan Jawa Barat.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.