oleh

Raden Adipati Harap LPM Dan BPD Jadi Ujung Tombak Pembangunan Program KKBPK

WAY KANAN (lampungbarometer.com): Bupati Way Kanan Raden Adipati Surya, melalui Sekretaris Daerah Kabupaten Way Kanan Saipul, S.Sos., M.I.P., menegaskan peran LPM dan BPD diharapkan menjadi ujung tombak pembangunan Program Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga khususnya di Kampung KB. Hal itu disampaikan Bupati Raden Adipati saat membuka Pelatihan Program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) di Aula PKK Kabupaten Way Kanan, Senin (19/11/2018). Menurut Bupati, sesuai arah pembangunan Pemerintah Periode 2015-2019, BKKBN merupakan salah satu Kementerian/Lembaga (K/L) yang diberi mandat mewujudkan agenda pembangunan nasional (Nawa Cita), terutama cita ke-5 yaitu Meningkatkan Kualitas Hidup Manusia Indonesia melalui Pembangunan Bidang Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana. Kemudian dalam dimensi pembangunan manusia , BKKBN berperan dalam melakukan revolusi karakter bangsa yang merupakan agenda prioritas cita ke-8. Selain itu, Program KKBPK juga diharapkan dapat memberi konstribusi terhadap cita ke-3 yaitu membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka Negara Kesatuan. “Program KKBPK harus mengutamakan wilayah-wilayah dengan kriteria tertentu seperti: daerah miskin, padat penduduk, wilayah nelayan, wilayah kumuh perkotaan dan daerah tertinggal lainnya. Umumnya di wilayah-wilayah tersebut, capaian program KKBPK belum berhasil dengan optimal,” kata Bupati. Bupati juga mengatakan Kampung KB yang telah dicanangkan Presiden RI pada Januari 2016 lalu merupakan salah satu wujud nyata membangun Program KKBPK dari pinggiran dan desa dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia. “Untuk di Provinsi Lampung akan disusul dengan dibentuknya Kampung KB di seluruh kecamatan di kabupaten/kota. Melalui pertemuan ini saya mengingatkan bahwa keberhasilan Program KKBPK tidak mungkin tercapai dengan baik tanpa dukungan dan partisipasi dari semua komponen masyarakat,” tegas Bupati. Lebih lanjut Bupati mengatakan tantangan dalam pelaksanaan Program Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga saat ini semakin kompleks. Oleh sebab itu, untuk mencapai keberhasilan diperlukan berbagai upaya yang harus kita lakukan bersama. Bupati juga berharap pelaksanaan pelatihan ini dapat bermanfaat dan mempunyai daya ungkit yang tinggi dalam penggarapan Program KKBPK di wilayah Kampung KB dengan memberikan bekal kepada Tim Pokja Kampung KB. Diharapkan nantinya dapat bekerja sama di wilayah masing-masing dan dapat menurunkan TFR menjadi 2,2 saat berakhirnya RPJMN 2015-2019 sehingga Keluarga Kecil Bahagia Sejahtera (KKBS) dapat terwujud. “Saya berharap Pelatihan Program KKBPK bagi Kepala Desa di Kampung KB ini, dapat berjalan baik dan bermanfaat untuk kita semua, sehingga dapat meningkatkan kompetensi dan komitmen yang kuat untuk mencapai keberhasilan program KKBPK Kabupaten Way Kanan,” kata Raden Adipati.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.