oleh

OTT Pejabat Lamteng, KPK Amankan Rp 1 M

BANDAR LAMPUNG (lampungbarometer.com): Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjerat pejabat Pemerintah Daerah (Pemda) Lampung Tengah dan anggota DPRD dalam operasi tangkap tangan (OTT), Rabu (14/2) malam. Dalam OTT itu sebanyak 14 orang diamankan di dua lokasi yakni, Lampung Tengah dan Jakarta. Delapan dari 14 orang yang terkena operasi tangkap tangan (OTT) ditangkap di Jakarta dan sedang menjalani pemeriksaan secara intensif. Enam orang yang tertangkap tangan di Lampung Tengah sempat diamankan di Polda Lampung dan diterbangkan ke Jakarta hari ini. Mereka yang tertangkap KPK terdiri dari unsur anggota DPRD, pegawai atau pejabat pemerintah dan pihak swasta. “14 orang kami amankan sampai tengah malam ini dari Jakarta dan Lampung Tengah. Belum ada nama kepala daerah,” kata juru bicara KPK Febri Diansyah, Kamis dini hari. Diduga tangkap tangan yang melibatkan pejabat pemerintah kabupaten (Pemkab) dan DPRD Lampung Tengah ini terkait suap persetujuan DPR soal dana pinjaman ke salah satu perseroan milik BUMN atau CV (Commmanditaire Vennootschaap atau disebut dengan Perseroan Komanditer). KPK juga menyita uang Rp 1 miliar terdiri dari lembaran pecahan Rp 50 ribu dan Rp 100 ribu dalam kardus cokelat dari OTT tersebut. “Diduga pemberian hadiah atau persetujuan tersebut guna mempengaruhi kewenangan DPRD itu,” ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah. Soal temuan uang dalam kardus, Febri menjelaskan Indikasinya, uang itu disiapkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) untuk kebutuhan persetujuan pada DPRD. “Indikasinya terkait dengan adanya kebutuhan persetujuan terhadap DPRD. Jadi, pihak-pihak Pemkab butuh persetujuan pada DPRD kemudian dilakukan sejumlah upaya untuk pemberian hadiah atau janji tersebut,” ungkap Febri.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.