oleh

Nanda Indira Dendi: PMI Harus Di Garis Terdepan dalam Penanganan Bencana

PESAWARAN (lampungbarometer.id): PMI dituntut berada di garis terdepan di bidang penanganan bencana, pengelolaan darah dan ikut serta menangani tugas kemanusiaan lainnya. Demikian ditegaskan Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pesawaran Ny. Nanda Indira Dendi dalam sambutannya saat Pelantikan Pengurus PMI Kabupaten Pesawaran Masa Bakti 2019-2024, Rabu (30/10/2019). Selain itu, Nanda Indira Dendi juga mengatakan PMI harus tetap menjadi mitra strategis pemerintah dan menjadi mitra yang saling bermanfaat bagi lembaga lainnya. Selanjutnya, Nanda menyampaikan ucapan terima kasih Pengurus PMI Kabupaten Pesawaran kepada Pengurus PMI Provinsi Lampung, Pemerintah Daerah Kabupaten Pesawaran serta seluruh masyarakat atas kepercayaan yang diberikan untuk memimpin PMI 5 tahun ke depan. “Insya Allah kami akan selalu bergandengan tangan dan bersinergi dengan semua komponen terkait untuk memajukan PMI Kabupaten Pesawaran ini, sesuai situasi dan kondisi serta segenap kemampuan untuk tetap eksis membantu masyarakat dalam menangani tugas Kemanusiaan,” katanya. Menurut Nanda Indira Dendi, Palang Merah Indonesia telah menorehkan perubahan-perubahan dalam menjalankan organisasi baik yang bersifat internal maupun eksternal. PMI Indonesia adalah salah satu aset bangsa dan negara yang perlu dijaga dan dikelola secara profesional, amanah, netral, dan mandiri. Lebih lanjut dia menambahkan, agar berfungsi dengan baik dalam menjalankan tugasnya, Pengurus PMI Kabupaten Pesawaran harus didukung jajaran relawan/pengurus PMI kecamatan sebagai ujung tombak sampai tingkat kecamatan desa. “Oleh sebab itu, kami mengharapkan dukungan dari semua pihak termasuk PMI Provinsi Lampung dalam membentuk pengurus PMI tingkat kecamatan dan desa khususnya dalam rangka memudahkan akses penyaluran bantuan,” ujar Nanda. Dia menambahkan relawan adalah salah satu ujung tombak kerja-kerja kemanusiaan termasuk pelayanan PMI. Relawan, kata dia, adalah penggerak roda tugas-tugas kemanusiaan PMI hingga ke pelosok daerah. Dedikasi relawan juga dibutuhkan dalam menyiapkan masyarakat untuk menghadapi kemungkinan bencana atau kegiatan kemanusiaan lainnya. “Jiwa sosial kemanusiaan dan semangat pengabdian hendaknya terus terpatri di dada setiap relawan, tanpa keberadaan mereka, aksi-aksi kemanusiaan tidak akan terwujud,” kata Nanda. Kegiatan ini dihadiri Bupati Dendi Ramadhona dan Wakil Bupati Eriawan, Sekretaris Daerah Kabupaten Pesawaran, para pejabat struktural di lingkup Pemkab Pesawaran, Ketua PMI Provinsi Lampung; Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Pesawaran; dan para tamu undangan.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.