oleh

Massa Gelar Aksi Demo Minta Kades Mada Jaya Turun

PESAWARAN (lampungbarometer.id): Massa yang terdiri dari warga Desa Mada Jaya dan warga Desa Tanjung Kerta, Kecamatan Way Khilau dan anggota LSM Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) DPD Kabupaten Pesawaran menggelar aksi damai di halaman Gedung DPRD Kabupaten Pesawaran, Kamis (9/5/2019). Massa yang membentangkan banner bertuliskan “Tolong Audit DD dan ADD Desa Mada Jaya” menuntut Perda di Bumi Andan Jejama ditegakkan. Mereka juga menuntut kepala desa Mada Jaya turun. “Negara jangan kalah dengan seorang kepala desa. Kami warga Desa Mada Jaya sudah bosan dibodoh-bodohi oleh Kades yang diduga telah menyelewengkan Dana Desa,” kata Fabian Jaya, koordinator aksi, dalam orasinya. Selain itu, massa juga meminta Bupati Pesawaran segera menyelesaikan permasalahan pengelolaan ADD oleh Kades Tanjung Kerta Asari Siha. “Masyarakat Desa Tanjung Kerta meminta Kepolisian, Kejaksaan dan BPKP segera memberikan kepastian hukum kepada Kades Tanjung Kerta Asahari Siha terkait penyelewengan dana desa,” ujar massa saat orasi. Massa juga dengan tegas meminta Inspektorat memeriksa Kepala Desa Mada Jaya dan Kepala Desa Tanjung Kerta atas dugaan tindak pidana korupsi dan penggelapan Dana Desa 2018 serta pungutan biaya pembuatan KTP oleh aparatur Desa Mada Jaya, dan meminta Pemkab Pesawaran menegakkan Peraturan Daerah di Bumi Andan Jejama. Perwakilan massa diterima Ketua Komisi l DPRD Kabupaten Pesawaran Yusak untuk melakukan dialog di Ruang Komisi I. Dalam dialog ini Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Pesawaran didampingi Faisalludin, Saptoni, dan Jhony Corne. Menanggapi pergantian perangkat Desa Mada Jaya yang dianggap tindakan sewenang-wenang, massa meminta Pemkab dan DPRD Pesawaran memberhentikan Kades dari jabatanya dan mengagendakan Pergantian Antar Waktu (PAW) di Desa Mada Jaya, atau pemilihan ulang Kepala Desa. Menanggapi ini, Komisi I DPRD Kabupaten Pesawaran akan mengagendakan pemanggilan Kepala Desa Mada Jaya dan berharap masyarakat sabar. “Kami sifatnya hanya memberikan rekomendasi. Hasilnya akan kita sampaikan kepada pihak Pemerintah Kabupaten Pesawaran,” katanya. Usai diterima anggota DPRD Kabupaten Pesawaran, massa bertolak ke Kantor Pemerintah Kabupaten Pesawaran dan diterima Asisten I Kabupaten Pesawaran Syukur, Kadisdukcapil Ketut Partayasa, Kepala Kesbangpol Paturrozi, Kadis PMD Zuriadi, Kepala Inspektorat Cabrasman, dan Kabag Ops Polres Pesawaran. Pemkab Pesawaran melalui Asisten I menyatakan segera menindaklanjuti laporan ini dengan menghadirkan pihak terkait. Dia juga berharap masyarakat bersabar, karena pihaknya akan merumuskan penyelesaiannya hasilnya nantinya akan segera disampaikan. “Kami mohon masyarakat untuk sama-sama menjaga situasi agar tetap kondusif. Kami pihak Pemkab Pesawaran akan segera menyampaikan hasilnya kepada masyarakat. Pemkab dan DPRD Pesawaran akan membuat tim pencari fakta untuk mencari informasi terkait laporan yang disampaikan masyarakat,” katanya. Setelah menyampaikan tuntutannya, massa membubarkan diri dan menyampaikan akan melakukan aksi lebih besar jika tidak ada tidak lanjut terkait tuntutan yang mereka sampaikan.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.