oleh

Kunker Perdana, Kadis PMD Lamtim Bina BUMDes Kating Raya

LAMPUNG TIMUR (lampungbarometer.id): Usai acara pisah sambut dengan, Kepala Dinas PMD Kabupaten Lampung Timur Wirham Riady yang baru dilantik beberapa hari lalu, langsung melakukan kunjungan kerja (Kunker) perdana ke Kecamatan Batanghari (Rabu/27/2019). Wirham Riady didampingi Kepala Bidang Ekonomi Desa Hairun Nada dan beberapa staf Dinas PMD mengunjungi sekretariat Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Kating Raya, Desa Purwodadi Mekar, Kecamatan Batanghari, Kabupaten Lampung Timur, untuk membina pengelolaan BUMDes. Selain Kepala Dinas PMD dan rombongan, acara ini juga dihadiri Tenaga Ahli (TA) P3MD Bidang Pengembangan Ekonomi Desa (PED) Muhdori, Camat Kecamatan Batanghari Mursidi, Danramil Kecamatan Batanghari Khoirudin Harahap, Kasi PMD Kecamatan Ahmad Sabur, pendamping desa, dan pendamping lokal desa. Rombongan langsung disambut Kepala Desa Purwodadi Mekar Warsono, Sekretaris Desa Yudi Helimarco, dan para pengurus BUMDes. Menurut Wirham Riady, kedatangannya di BUMDes Kating Raya Desa Purwodadi Mekar ini terkait agenda Lomba BUMDes Tingkat Provinsi, April mendatang. Setelah melalui proses seleksi dan penilaian di tingkat kabupaten, BUMDes Kating Raya terpilih sebagai peserta lomba BUMDes tingkat Provinsi Lampung mewakili Kabupaten Lampung Timur. “Oleh sebab itu kami ingin memastikan keberadaan BUMDes dan membina secara langsung agar BUMDes Kating Raya ini dapat mengikuti lomba sesuai dengan kriteria perlombaan,” ujar Wirham. Wirham menjelaskan untuk dapat mengikuti Lomba Tingkat Provinsi, BUMDes harus memiliki Perdes Pembentukan, AD/ART, Struktur Organisasi dan Kepengurusan yang jelas dengan SK Kepala Desa, memiliki lebih dari satu jenis usaha, memiliki penyertaan modal dari desa, memiliki usaha yang sudah berjalan minimal satu tahun, memiliki laporan keuangan, telah mampu memberikan kontribusi PADes, dan memiliki profil BUMDes. “Kami lihat BUMDes Kating Raya memenuhi kriteria, tinggal dikembangkan dan dilengkapi jika ada hal-hal yang masih kurang. Pengurus BUMDes tidak perlu khawatir, hingga pelaksanaan lomba pada 10 April 2019 nanti, Dinas PMD akan membantu menyiapkan segala sesuatunya bersama tenaga ahli,” ujar Kepala Dinas PMD meyakinkan. Sementara itu, Kepala Desa Purwodadi Mekar Warsono, mengatakan BUMDes Kating Raya memiliki tiga unit usaha yang semuanya berjalan. BUMDes Kating Raya, kata Warsono, memiliki usaha penyewaan tarub dan sound sistem, perdagangan, dan wisata kolam renang. “Saat ini unit usaha yang penghasilannya paling besar adalah kolam renang. Kolam renang yang baru launching pada 26 Desember 2018 kemarin pada Januari 2019 ini sudah menghasilkan kurang lebih 20 juta, mudah-mudahan bisa terus berkembang. Kami sangat butuh bimbingan dan masukan dari berbagai pihak demi pengembangan usaha kami,” ujar Warsono. Menanggapi hal tersebut, TA PED P3MD Muhdori mengatakan pengurus BUMDes harus lebih aktif dan berani tampil untuk presentasi. Penerapan sistem member untuk kolam renang sangat bagus. Desa, kata dia, harus terus menggali potensi lokal yang bisa ditarik kegiatannya di kolam renang agar lebih menarik, seperti kesenian dan lain sebagainya. “Pengurus BUMDes harus mampu tampil menjelaskan unit usahanya. Harus bisa menunjukkan ke publik bahwa ada mutiara terpendam di Purwodadi Mekar yang notabene merupakan daerah tertinggal,” jelas Muhdori. Dalam kesempatan ini Camat Kecamatan Batanghari, Mursidi, S.P.,M.M. mengatakan jika ingin maju harus banyak ide-ide kreatif. “Perbanyak even. Bisa dalam bentuk lomba ataupun festival. Semakin banyak orang datang dan mengetahui keberadaan kolam renang ini saya yakin akan bisa menambah pengunjung. Maksimalkan kerja sama dengan sekolah dan desa-desa pendukung di sekitar sini,” kata Mursidi. Sedangkan Danramil Kecamatan Batanghari, Khoirudin Harahap, memberi masukan terkait akses jalan menuju lokasi kolam renang yang perlu diperbaiki. Danramil mengatakan hal penting yang juga harus dipikirkan untuk kemajuan BUMDes ini, yaitu akses jalan. “Akses jalan ke lokasi termasuk sulit karena harus melewati kecamatan lain, apalagi di musim hujan, akses jalan dari Buana Sakti putus. Oleh sebab itu, melalui Kepala Dinas PMD ini mohon disampaikan bahwa akses jalan yang melalui jalur Batanghari-Sekampung kondisinya sangat parah dan butuh rehabilitasi,” kata Danramil yang langsung disambut kepala dinas PMD akan menyampaikan hal tersebut ke pihak-pihak terkait.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.