oleh

Kepala Ombudsman Apresiasi Kehadiran Bupati Dendi dalam Kegiatan Diseminasi Hasil Kajian Pemungutan PBB-P2

BANDAR LAMPUNG (lampungbarometer.id): Kepala Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Lampung Ombudsman Nur Rakhman Yusuf sangat mengapresiasi Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona yang hadir langsung dalam Kegiatan Diseminasi Hasil Kajian Pelayanan Publik terkait Tata Kelola Pemungutan PBB-P2 di Kabupaten Lampung Timur dan Kabupaten Pesawaran yang diselenggarakan di Swisbell Hotel Bandar Lampung, Kamis (31/10/2019). “Saya sangat apresiasi kepada Bupati Pesawaran karena sudah hadir langsung tanpa diwakili. Ini menunjukkan komitmen Kepala Daerah dalam perbaikan pelayanan publik,” ujar Nur Rakhman. Nur Rakhman juga menegaskan berdasarkan pengalaman, perbaikan pelayanan publik di daerah tidak akan terlaksana tanpa adanya komitmen kepala daerah. Oleh sebab itu, kata dia, dirinya selalu memberi penekanan kepada Kepala Daerah untuk berkomitmen melakukan perbaikan pelayanan publik. “Berdasarkan pengalaman saya, perbaikan pelayanan publik di daerah tidak akan terlaksana tanpa adanya komitmen kepala daerah,” ungkap Nur Rakhman. Lebih lanjut Kepala Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Lampung menyebutkan masih banyak masyarakat atau wajib pajak yang tidak menerima Surat Tanda Terima Setoran (STTS) setelah melakukan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan Perkotaan dan Perdesaan (PBB-P2) melalui kolektor desa. Dalam kegiatan ini Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona hadir didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten dan jajarannya, sedangkan Bupati Lampung Timur Zaiful Bokhari diwakili Kepala Bapenda Kabupaten Lampung Timur, Mustakim. Ombudsman RI Perwakilan Lampung menyarankan perbaikan antara lain: 1. Bupati Lampung Timur melakukan penyesuaian terhadap Peraturan Bupati Lampung Timur Nomor 40 Tahun 2014 tentang Tatacara Pembayaran, Jatuh Tempo Pembayaran, Tempat Pembayaran, Angsuran dan Penundaan Pembayaran Pajak pada bagian yang mengatur tentang kewajiban Petugas Pemungut menyetorkan hasil pungutan PBB-P2 ke Tempat Pembayaran setiap hari kerja karena aturan tersebut pada praktiknya sulit dilaksanakan; 2. Bupati Pesawaran melakukan penyesuaian terhadap Peraturan Bupati Pesawaran Nomor 15.A Tahun 2013 tentang Penunjukan Tempat dan Tata Cara Pembayaran PBB-P2 sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Bupati Nomor 12 Tahun 2017 terutama pada bagian yang mengatur tentang kewajiban Petugas Pemungut menyetorkan hasil pungutan PBB-P2 ke Tempat Pembayaran setiap hari kerja karena aturan tersebut pada praktiknya sulit dilaksanakan; 3. Bupati Pesawaran memberikan legalitas kepada Ketua RT sebagai salah satu petugas pemungut karena pada praktiknya sebagian besar masyarakat melakukan pembayaran melalui Ketua RT; 4. Kepala Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Lampung Timur dan Kabupaten Pesawaran dapat melakukan perbaikan dan pembaharuan data objek dan subjek PBB-P2 secara berkelanjutan; 5. Kepala Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Lampung Timur dan Kabupaten Pesawaran memastikan bahwa wajib pajak yang membayar melalui Ketua RT dan/atau kolektor desa memperoleh Surat Tanda Terima Setoran (STTS) dan/atau kwitansi yang sah; 6. Kepala Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Lampung Timur menyusun Standar Operasional Prosedur (SOP) proses pemungutan PBB-P2 secara keseluruhan; 7. Kepala Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Pesawaran menyusun Standar Operasional Prosedur (SOP) untuk proses pembayaran; 8. Kepala Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Lampung Timur dapat memastikan tidak ada lagi proses pembayaran dengan sistem borongan. Terkait saran dan maaukan dari Ombudsman, Bupati Dendi Ramadhona menyampaikan terima kasih atas semua saran yang diberikan. Bupati juga mengungkapkan akan melakukan perbaikan-perbaikan demi Kabupaten Pesawaran yang lebih baik. “Kita sangat berterima kasih atas segala saran dan masukan Ombudsman RI Perwakilan Lampung kepada Kabupaten Pesawaran. Insya Allah saran-saran ini akan segera kita lakukan demi pelayanan publik yang lebih baik di Kabupaten Pesawaran,” ujar Bupati Dendi Ramadhona.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.