oleh

Kepala Dinas Pendidikan Pesawaran Tinjau Langsung SDN 9 Punduh Pedada

PUNDUH PEDADA (lampungbarometer.com): Kepala Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kabupaten Pesawaran Drs. Fauzan Suaidi, M.M. prihatin atas kondisi meubeler SDN 9 Punduh Pedada dan berjanji segera memberikan bantuan meubeler kepada sekolah tersebut. Keprihatinan Kepala Dinas disampaikannya saat meninjau langsung kondisi bangunan dan ruang kelas SDN 9 Punduh Pedada, Kecamatan Punduh Pedada, Kabupaten Pesawaran, Sabtu (27/10/2018). Dalam kunjungan ini Kepala Dinas menyampaikan keprihatinannya atas kondisi meubeler SDN 9 Punduh Pedada yang dinilainya sudah tidak layak. Selain kondisi meja dan bangku siswa, Fauzan juga menyoroti kondisi WC sekolah yang tidak terawat. Dalam kunjungan yang dilakukan di sela-sela Kegiatan Festival Pulau Pahawang ini, Kepala Dinas mengatakan kondisi sekolah sangat berpengaruh terhadap semangat belajar siswa. Jika kondisi sekolah baik dan menyenangkan maka siswa akan belajar dengan baik, dan pada akhirnya akan berpengaruh terhadap kualitas pembelajaran di sekolah tersebut. “Bagaimana siswa dapat belajar dengan baik jika kondisinya sangat tidak mendukung. Insya Allah Dinas Pendidikan Pesawaran segera memberikan bantuan meubeler agar siswa dapat belajar dengan baik,” kata Kepala Dinas. Koordinator Kecamatan Punduh Pedada Sri Maryatun, S.Pd, kepada lampungbarometer.com mengatakan selalu memantau dan mengawasi pendidikan di wilayah kerjanya. Sri juga mengatakan banyak menghabiskan waktunya untuk mendampingi sekolah-sekolah yang berada di bawah pengawasannya. Namun dia juga mengakui besarnya biaya transportasi yang dibutuhkan menjadi tantangan tersendiri untuk datang langsung ke sekolah-sekolah, dalam rangka menjalankan tugas pengawasan. “Ini adalah wilayah kerja saya. Saya juga banyak mengabiskan waktu di sini, tapi karena saya tinggal di Pulau Legundi maka untuk sering-sering ke sini agak berat karena biaya transportasinya cukup besar,” katanya. Kepala SDN 9 Punduh Pedada Zulkifli, S.Pd.I. mengakui sekolahnya sangat membutuhkan bantuan meubeler agar proses belajar mengajar bisa lebih baik. Sebab, meja dan kursi belajar siswa yang ada saat ini kondisinya sudah sangat memprihatinkan sehingga harus segera diganti. Oleh sebab itu, dia sangat senang dan berterima kasih jika Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kabupaten memberikan bantuan meubeler. “Kami sangat senang dan berterima kasih jika bantuan meubeler tersebut segera terealisasi karena memang kebutuhannya sangat mendesak,” kata Zulkifli. Selain itu, Zulkifli juga mengharapkan adanya guru PNS ditempatkan di sekolahnya karena jumlah guru yang ada saat ini masih sangat kurang. “Sekolah kami memiliki 59 siswa dan 5 guru. PNS 2 orang termasuk saya, dan yang lain tenaga honorer. Oleh sebab itu, kami berharap ada penempatan guru PNS di sini,” katanya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.