oleh

Kawal Program Ketahanan Pangan, Ketua PBNU Bidang Ekonomi Umar Syah Kunjungi Pringsewu

BANDAR LAMPUNG (lampungbarometer.com): Untuk mengentaskan masyarakat petani dari kemiskinan serta mencapai swasembada dan ketahanan pangan, Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Bidang Ekonomi, H. Umar Syah Hs. S.I.P. didampingi Koordinator Wilayah (Korwil) Provinsi Lampung, Solihin berserta jajarannya mengunjungi kediaman Wakil Bupati Pringsewu, H. Dr. Fauzi, S.E., M.Kom. Sabtu (28/7/2018) malam. Menurut Umar, melalui program swasembada pangan para petani mampu meningkatkan kesejahteraan ekonominya sehingga cita-cita pemerintah dapat terserap dengan baik. Menurut Umar, beberapa hal yang harus menjadi fokus Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah (Pemda) yaitu pangan yang cukup untuk masyarakat, menurunkan angka kemiskinan dan mensejahterakan petani. “Ketiga tujuan ini sebagai landasan dalam menjalankan kebijakan pangan pemerintahan,” tegas Ketua Bidang Ekonomi PBNU Pusat yang akrab disapa Bang Umar ini. Kebijakan tersebut, kata dia, diimplementasikan Kementerian Pertanian lewat berbagai program terobosan kebijakan pembangunan pertanian melalui optimalisasi lahan dan penambahan luas tanam, perbaikan infrastruktur dan penyediaan bantuan sarana usaha tani, serta penataan sumber daya manusia (SDM). “Selain memperbaiki taraf hidup masyarakat, program ini fokus pada peningkatan pendapatan dan daya beli mayoritas rumah tangga miskin yang bekerja pada sektor pertanian maupun informal. Program ini harus bersinergi dengan Pemda pemerintah daerah agar implementasinya berdasarkan keunggulan komparatif masing-masing daerah bisa menekan angka kemiskinan nasional,” harap Umar. Hal ini, menurut Umar, agar terjadi pemerataan petani yang mendapatkan bantuan dan terjadi peningkatan luas tambah tanam. Tujuannya adalah terwujudnya peningkatan produksi atau stok pangan nasional sehingga pengendalian harga, distribusi, impor dan mendorong ekspor. Sementara itu, Wakil Bupati Kabupaten Pringsewu Fauzi langsung menyambut program ini. Dia berharap program pangan ini berhasil menurunkan angka kemiskinan di Kabupaten Pringsewu. “Untuk merealisasikan Program Nawa Cita itu tentu diperlukan kerja sama dan kesadaran semua pihak bahwa program ini merupakan investasi yang akan berdampak langsung ke masyarakat. Program seperti inilah kunci keberhasilan pembangunan pertanian berkelanjutan,” kata Fauzi.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.