oleh

Kapolres: Kasus Kades Mada Jaya Akan Ditangani Sesuai ‘On The Track’

PESAWARAN (lampungbarometer.id): Kapolres Pesawaran AKBP Popon Ardianto Sunggoro, S.I.K., S.H. menegaskan pihaknya akan menangani kasus penganiayaan yang diduga dilakukan Kades Mada Jaya NS akan ditangani sesuai peraturan, on the track. Hal itu disampaikan Kapolres AKBP Popon yang didampingi Kasat Reskrim dan Kanit Reskrim Bidang IV Ipda Hendra Sapuan, S.H., M.H. kepada awak media di Mapolres Pesawaran, Sabtu (17/8/2019). Menurut Kapolres, hasil penyidikan yang dilakukan Kasat dan Kanit Reskrim Polres Pesawaran terhadap saksi-saksi serta dikuatkan hasil visum memang benar ada dugaan terjadi pemukulan yang dilakukan Kepala Desa Mada Jaya NS terhadap HCM, Mun dan Rah; ketiganya anak di bawah umur. “Berdasakan penyidikan dan hasil visum ada dugaan memang Kades ini telah melakukan perbuatan dugaan pemukulan tersebut. Oleh sebab itu, Kades ini akan kita jerat dengan UU Nomor 35 Tahun 2014 Pasal 80 terkait Perlindungan Anak. Selain itu akan kita tambah dengan KUHP Pasal 351 Ayat 1,” ujar Kapolres. Lebih lanjut AKBP Popon AS. menyampaikan saat ini perkara ini masuk pidana murni yang bukan delik aduan. Saat ditanya tentang kemungkinan tersangka ditahan atau tidak, Kapolres mengatakan terkait penahanan akan ditunda sambil menunggu proses penyidikan selesai. “Untuk penahanan kemungkinan kita tunda dulu sampai penyidikan selesai. Yang paling penting adalah proses penyidikan harus dijalankan dulu sebagaimana mestinya tinggal nanti bagaimana hasil penyidikan. Sebab jika kita cepat-cepat menahan orang tapi ternyata buktinya belum kuat itu akan percuma juga,” katanya. Dalam menangani perkara ini, ujar Kapolres, Polres Pesawaran akan on the track dengan melibatkan Kasat dan Kanit. Dia juga meminta jangan sampai ada hal-hal yang menyebabkan terganggunya penyidikan kasus ini. “Kepada rekan-rekan media saya sampaikan perkara ini akan ditangani dan berjalan, terkait apakah tersangka ditahan atau tidak hal itu bergantung apakah ada pengajuan permohonan penangguhan penahanan atau tidak. Jika nanti ada pengajuan permohonan penangguhan penanganan akan kita pertimbangkan,” pungkas Kapolres.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.