{"id":9625,"date":"2020-10-24T19:32:23","date_gmt":"2020-10-24T12:32:23","guid":{"rendered":"https:\/\/sementara.biz.id\/?p=9625"},"modified":"2020-10-24T19:32:23","modified_gmt":"2020-10-24T12:32:23","slug":"lebih-sepekan-hasil-swab-belum-keluar-komisi-v-laporan-ini-akan-kita-tindak-lanjuti","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/2020\/10\/24\/lebih-sepekan-hasil-swab-belum-keluar-komisi-v-laporan-ini-akan-kita-tindak-lanjuti\/","title":{"rendered":"Lebih Sepekan Hasil Swab Belum Keluar, Komisi V: Laporan ini Akan Kita Tindak Lanjuti"},"content":{"rendered":"<p><strong>BANDAR LAMPUNG (lampungbarometer.id):<\/strong> Keluarga pasien meninggal terkonfirmasi COVID-19 pertanyakan hasil tes swab yang hingga hari ini belum keluar.<\/p>\n<p>Salah satu keluarga korban berinisial TI mengatakan tes swab kepada keluarga pasien yang meninggal terkonfirmasi positif COVID-19 telah dilakukan lebih sepekan lalu, namun hingga Sabtu (24\/10\/2020), pihak keluarga belum mendapatkan informasi hasil tes swab tersebut.<\/p>\n<p>&#8220;Hingga hari ini saya belum mendapat informasi atau menerima hasil tes swab yang sudah lebih sepekan dilakukan. Saya juga bingung kenapa begitu lama hasilnya keluar,&#8221; ujarnya<\/p>\n<p>Ketika dikonfirmasi terkait hal ini, Ketua komisi V DPRD Provinsi Lampung Yanuar Irawan SE., M.M., menjelaskan hasil swab biasanya bisa diterima paling lambat 3 hari setelah tes dilaksanakan.<\/p>\n<p>Menindaklanjuti informasi ini, Yanuar mengatakan akan memanggil Kepala Dinas Kesehatan untuk dimintai keterangan terkait lambatnya hasil tes swab tersebut keluar.<\/p>\n<p>Yanuar mengatakan Komisi V yang membidangi sektor kesehatan akan meminta keterangan Kadinkes Provinsi Lampung terkait belum diterimanya hasil swab yang sudah lebih sepekan dilakukan.<\/p>\n<p>&#8220;Karena sudah lebih sepekan maka akan kita panggil. Hasil swab bisa diterima 6 jam setelah sample diproses oleh laboratorium. Kalau datanya banyak, paling lambat 3 hari seharusnya sudah selesai,&#8221; ujarnya. (red)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDAR LAMPUNG (lampungbarometer.id): Keluarga pasien meninggal terkonfirmasi COVID-19 pertanyakan hasil tes swab yang hingga hari ini belum keluar. Salah satu keluarga korban berinisial TI mengatakan tes swab kepada keluarga pasien yang meninggal terkonfirmasi positif COVID-19 telah dilakukan lebih sepekan lalu, namun hingga Sabtu (24\/10\/2020), pihak keluarga belum mendapatkan informasi hasil tes swab tersebut. &#8220;Hingga hari ini saya belum mendapat informasi atau menerima hasil tes swab yang sudah lebih sepekan dilakukan. Saya juga bingung kenapa begitu lama hasilnya keluar,&#8221; ujarnya Ketika dikonfirmasi terkait hal ini, Ketua komisi V DPRD Provinsi Lampung Yanuar Irawan SE., M.M., menjelaskan hasil swab biasanya bisa diterima paling lambat 3 hari setelah tes dilaksanakan. Menindaklanjuti informasi ini, Yanuar mengatakan akan memanggil Kepala Dinas Kesehatan untuk dimintai keterangan terkait lambatnya hasil tes swab tersebut keluar. Yanuar mengatakan Komisi V yang membidangi sektor kesehatan akan meminta keterangan Kadinkes Provinsi Lampung terkait belum diterimanya hasil swab yang sudah lebih sepekan dilakukan. &#8220;Karena sudah lebih sepekan maka akan kita panggil. Hasil swab bisa diterima 6 jam setelah sample diproses oleh laboratorium. Kalau datanya banyak, paling lambat 3 hari seharusnya sudah selesai,&#8221; ujarnya. (red)<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":9628,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[13],"tags":[],"class_list":["post-9625","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kesehatan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9625","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9625"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9625\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9625"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9625"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9625"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}