{"id":9197,"date":"2020-10-10T14:35:59","date_gmt":"2020-10-10T07:35:59","guid":{"rendered":"https:\/\/sementara.biz.id\/?p=9197"},"modified":"2020-10-10T14:35:59","modified_gmt":"2020-10-10T07:35:59","slug":"jadi-epicentrum-ekonomi-dendi-akan-tingkatkan-indeks-pembangunan-ekonomi-gedong-tataan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/2020\/10\/10\/jadi-epicentrum-ekonomi-dendi-akan-tingkatkan-indeks-pembangunan-ekonomi-gedong-tataan\/","title":{"rendered":"Jadi Epicentrum Ekonomi, Dendi Berhasil Tingkatkan Indeks Pembangunan Ekonomi Gedong Tataan"},"content":{"rendered":"<p><strong>PESAWARAN (lampungbarometer.id)<\/strong>: Kecamatan Gedong Tataan merupakan epicentrum kegiatan ekonomi dan pemerintahan Kabupaten Pesawaran, dan selama menjabat Bupati, Dendi telah berhasil meningkatkan Indeks Pembangunan Ekonomi Insklusif (IPEI) Kecamatan Gedong Tataan.<\/p>\n<p>Hal ini disampaikan Calon Bupati Pesawaran Nomor Urut 2 Dendi Ramadhona pada acara Rapat Konsolidasi Internal Partai Pengusung di Desa Wiyono, Kecamatan Gedong Tataan, Sabtu (10\/10\/2020).<\/p>\n<p>Dendi mengatakan IPEI diukur dari tiga pilar utama yaitu pertumbuhan ekonomi tinggi, pemerataan pendapatan dan pengurangan kemiskinan, serta perluasan akses kesempatan.<\/p>\n<div id=\"attachment_9198\" style=\"width: 410px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" aria-describedby=\"caption-attachment-9198\" class=\"wp-image-9198\" src=\"https:\/\/sementara.biz.id\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/IMG-20201010-WA0061-200x112.jpg\" alt=\"\" width=\"400\" height=\"300\" \/><p id=\"caption-attachment-9198\" class=\"wp-caption-text\"><em><strong>CALON<\/strong> Bupati Pesawaran Nomor Urut 2 Dendi Ramadhona akan berupaya maksimal tingkatkan indeks pembangunan ekonomi inklusif (IPEI) Kecamatan Gedong Tataan.<\/em><\/p><\/div>\n<p>Selama empat tahun memimpin, Dendi Ramadhona telah berbuat banyak untuk meningkatkan IPEI Kabupaten Pesawaran. Berdasarkan data BPS, laju pertumbuhan ekonomi Kabupaten Pesawaran pada 2019 mencapai 5,02 persen.<\/p>\n<p>&#8220;Pembangunan dan peningkatan pertumbuhan ekonomi di Kecamatan Gedong Tataan cukup baik. Hal itu bisa dilihat dari banyaknya perumahan, pertumbuhan PDRB, sampai infrastruktur yang dibangun di kecamatan ini,&#8221; ujar Dendi.<\/p>\n<p>Dendi mengungkapkan di masa-masa awal kepemimpinannya, banyak kerja pembangunan yang harus diselesaikan. Ia mengibaratkan membangun Pesawaran seperti membangun rumah. Tahap awal memimpin, Dendi menilai baru pondasi sehingga banyak yang perlu diselesaikan untuk membuat rumah seutuhnya.<\/p>\n<p>&#8220;Saya mewarisi pembangunan seperti tiang-tiang pondasi saja, namun saya berupaya membuat lebih sempurna lagi bangunan tersebut,&#8221; jelasnya.<\/p>\n<p>Menurut Dendi, pertumbuhan penduduk terbesar menjadikan Gedong Tataan memiliki potensi besar untuk perrumbuhan ekonomi di Kabupaten Pesawaran. Hal ini harus diberdayakan demi kemajuan Bumi Andan Jejama.<\/p>\n<p>&#8220;Pertumbuhan masyarakat yang mulai padat, mudah-mudahan menjadi modal agar ekonomi juga ikut terangkat,&#8221; harap Dendi.<\/p>\n<p>Dendi berharap ke depan masih banyak program yang belum terealisasi, sehingga jika terpilih kembali dia akan mengggiatkan pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Pesawaran, khususnya Gedung Tataan.<\/p>\n<p>&#8220;Memasuki Tahun 2020 memang ekonomi kita terbentur adnya wabah Corona, tetapi hal ini jangan membuat kita kendur menghadapi kondisi ini, kita harus tetap semangat, bahu membahu bekerja bersama,&#8221; katanya. (Red)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PESAWARAN (lampungbarometer.id): Kecamatan Gedong Tataan merupakan epicentrum kegiatan ekonomi dan pemerintahan Kabupaten Pesawaran, dan selama menjabat Bupati, Dendi telah berhasil meningkatkan Indeks Pembangunan Ekonomi Insklusif (IPEI) Kecamatan Gedong Tataan. Hal ini disampaikan Calon Bupati Pesawaran Nomor Urut 2 Dendi Ramadhona pada acara Rapat Konsolidasi Internal Partai Pengusung di Desa Wiyono, Kecamatan Gedong Tataan, Sabtu (10\/10\/2020). Dendi mengatakan IPEI diukur dari tiga pilar utama yaitu pertumbuhan ekonomi tinggi, pemerataan pendapatan dan pengurangan kemiskinan, serta perluasan akses kesempatan. Selama empat tahun memimpin, Dendi Ramadhona telah berbuat banyak untuk meningkatkan IPEI Kabupaten Pesawaran. Berdasarkan data BPS, laju pertumbuhan ekonomi Kabupaten Pesawaran pada 2019 mencapai 5,02 persen. &#8220;Pembangunan dan peningkatan pertumbuhan ekonomi di Kecamatan Gedong Tataan cukup baik. Hal itu bisa dilihat dari banyaknya perumahan, pertumbuhan PDRB, sampai infrastruktur yang dibangun di kecamatan ini,&#8221; ujar Dendi. Dendi mengungkapkan di masa-masa awal kepemimpinannya, banyak kerja pembangunan yang harus diselesaikan. Ia mengibaratkan membangun Pesawaran seperti membangun rumah. Tahap awal memimpin, Dendi menilai baru pondasi sehingga banyak yang perlu diselesaikan untuk membuat rumah seutuhnya. &#8220;Saya mewarisi pembangunan seperti tiang-tiang pondasi saja, namun saya berupaya membuat lebih sempurna lagi bangunan tersebut,&#8221; jelasnya. Menurut Dendi, pertumbuhan penduduk terbesar menjadikan Gedong Tataan memiliki potensi besar untuk perrumbuhan ekonomi di Kabupaten [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":9199,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[132],"tags":[],"class_list":["post-9197","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-barometer-pesawaran"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9197","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9197"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9197\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9197"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9197"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9197"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}