{"id":8783,"date":"2020-09-25T08:22:19","date_gmt":"2020-09-25T01:22:19","guid":{"rendered":"https:\/\/sementara.biz.id\/?p=8783"},"modified":"2020-09-25T08:22:19","modified_gmt":"2020-09-25T01:22:19","slug":"desa-tambangan-bangun-rumah-sehat-desa-demi-cegah-stunting","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/2020\/09\/25\/desa-tambangan-bangun-rumah-sehat-desa-demi-cegah-stunting\/","title":{"rendered":"Desa Tambangan Akan Bangun Rumah Sehat Desa demi Cegah Stunting"},"content":{"rendered":"<p><strong>PESAWARAN (lampungbarometer.id)<\/strong>: Desa Tambangan menargetkan bangun Rumah Sehat Desa (RSD) pada 2021 sebagai salah satu upaya mencegah stunting pada anak.<\/p>\n<p>Demikian disampaikan Kepala Desa Tambangan Hanafi dalam Rapat Pembahasan Pencegahan Stunting di<br \/>\nkantor desa tersebut, Rabu (23\/9\/2020).<\/p>\n<p>\u201cUntuk mencegah dan menurunkan kasus stunting pada anak, kita akan membangun Rumah Sehat Desa pada 2021,&#8221; ujar Hanafi.<\/p>\n<p>Dia juga mengungkapkan sebagian besar masyarakat mungkin belum memahami istilah stunting. Stunting adalah masalah<br \/>\nkurang gizi kronis yang disebabkan oleh kurangnya asupan gizi dalam waktu yang cukup lama, sehingga mengakibatkan gangguan pertumbuhan pada anak.<\/p>\n<p>&#8220;Kita akan mengupayakan peningkatan pemenuhan gizi calon ibu dan ibu hamil serta pemberian ASI eksklusif. Selain itu, juga akan dilakukan sosialisasi pemberian MPASI pada bayi 6 bulan, serta imbauan kepada masyafakat untuk melaksanakan perilaku hidup bersih dan sehat,&#8221; ucapnya.<\/p>\n<p>Kegiatan ini dihadiri kader Posyandu Desa<br \/>\nTambangan, guru PAUD, kader PKK, bidan desa, pendamping desa (PD), pendamping lokal desa (PLD), Badan Permusyawaratan Desa (BPD), aparatur desa serta keluarga penerima manfaat (KPM). (Nawir\/Ansori)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PESAWARAN (lampungbarometer.id): Desa Tambangan menargetkan bangun Rumah Sehat Desa (RSD) pada 2021 sebagai salah satu upaya mencegah stunting pada anak. Demikian disampaikan Kepala Desa Tambangan Hanafi dalam Rapat Pembahasan Pencegahan Stunting di kantor desa tersebut, Rabu (23\/9\/2020). \u201cUntuk mencegah dan menurunkan kasus stunting pada anak, kita akan membangun Rumah Sehat Desa pada 2021,&#8221; ujar Hanafi. Dia juga mengungkapkan sebagian besar masyarakat mungkin belum memahami istilah stunting. Stunting adalah masalah kurang gizi kronis yang disebabkan oleh kurangnya asupan gizi dalam waktu yang cukup lama, sehingga mengakibatkan gangguan pertumbuhan pada anak. &#8220;Kita akan mengupayakan peningkatan pemenuhan gizi calon ibu dan ibu hamil serta pemberian ASI eksklusif. Selain itu, juga akan dilakukan sosialisasi pemberian MPASI pada bayi 6 bulan, serta imbauan kepada masyafakat untuk melaksanakan perilaku hidup bersih dan sehat,&#8221; ucapnya. Kegiatan ini dihadiri kader Posyandu Desa Tambangan, guru PAUD, kader PKK, bidan desa, pendamping desa (PD), pendamping lokal desa (PLD), Badan Permusyawaratan Desa (BPD), aparatur desa serta keluarga penerima manfaat (KPM). (Nawir\/Ansori)<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":8784,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-8783","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-desa"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8783","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8783"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8783\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8783"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8783"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8783"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}