{"id":8779,"date":"2020-09-24T23:10:20","date_gmt":"2020-09-24T16:10:20","guid":{"rendered":"https:\/\/sementara.biz.id\/?p=8779"},"modified":"2020-09-24T23:10:20","modified_gmt":"2020-09-24T16:10:20","slug":"polda-lampung-amankan-3-tersangka-pelaku-penjualan-gading-gajah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/2020\/09\/24\/polda-lampung-amankan-3-tersangka-pelaku-penjualan-gading-gajah\/","title":{"rendered":"Polda Lampung Amankan 3 Tersangka Pelaku Penjualan Gading Gajah"},"content":{"rendered":"<p><strong>BANDAR LAMPUNG (lampungbarometer.id)<\/strong>: Subdit Tipidter, Dit Reskrimsus Polda Lampung bersama Tim Balai Besar TNBBS berhasil mengamankan 3 orang tersangka pelaku penjualan gading gajah, Rabu (23\/9\/2020).<\/p>\n<p>Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol. Zahwani Pandra Arsyad menyampaikan ketiga pelaku diamankan di Hotel Regency Pringsewu, Rabu (23\/9\/2020) Pukul 22.15 WIB.<\/p>\n<p>&#8220;Tiga terduga pelaku penjual gading gajah yang diamankan adalah BT, warga Kelurahan Gaya Baru V, Kecamatan Bandar Surabaya, Kabupaten Lampung Tengah; TW, warga Desa Bangun Rejo, Kecamatan Bangun Rejo, Kabupaten Lampung Tengah; AS, alamat Desa Terbaya, Kecamatan Kota Agung Pusat, Kabupaten Tanggamus,&#8221; ujar Kombes Pol. Zahwani Pandra Arsyad.<\/p>\n<p>Selain mengamankan tersangka pelaku, perugas juga mengamankan barang bukti berupa 2 (dua) buah gading gajah dengan ukuran panjang 59 cm, berat 96,2 gram dan panjang 56 cm dengan berat 94,2 gram.<\/p>\n<p>&#8220;Atas perbuatannya, tersangka pelaku<br \/>\ndikenakan Pasal 21 Ayat (2) huruf &#8220;d&#8221; jo. Pasal 40 ayat (2) UU Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya dengan ancaman pidana paling lama 5 tahun dan denda maksimal Rp.100.000.000.,&#8221; ujar Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol. Z. Pandra Arsyad. (Red)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDAR LAMPUNG (lampungbarometer.id): Subdit Tipidter, Dit Reskrimsus Polda Lampung bersama Tim Balai Besar TNBBS berhasil mengamankan 3 orang tersangka pelaku penjualan gading gajah, Rabu (23\/9\/2020). Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol. Zahwani Pandra Arsyad menyampaikan ketiga pelaku diamankan di Hotel Regency Pringsewu, Rabu (23\/9\/2020) Pukul 22.15 WIB. &#8220;Tiga terduga pelaku penjual gading gajah yang diamankan adalah BT, warga Kelurahan Gaya Baru V, Kecamatan Bandar Surabaya, Kabupaten Lampung Tengah; TW, warga Desa Bangun Rejo, Kecamatan Bangun Rejo, Kabupaten Lampung Tengah; AS, alamat Desa Terbaya, Kecamatan Kota Agung Pusat, Kabupaten Tanggamus,&#8221; ujar Kombes Pol. Zahwani Pandra Arsyad. Selain mengamankan tersangka pelaku, perugas juga mengamankan barang bukti berupa 2 (dua) buah gading gajah dengan ukuran panjang 59 cm, berat 96,2 gram dan panjang 56 cm dengan berat 94,2 gram. &#8220;Atas perbuatannya, tersangka pelaku dikenakan Pasal 21 Ayat (2) huruf &#8220;d&#8221; jo. Pasal 40 ayat (2) UU Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya dengan ancaman pidana paling lama 5 tahun dan denda maksimal Rp.100.000.000.,&#8221; ujar Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol. Z. Pandra Arsyad. (Red)<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":8780,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[17],"tags":[],"class_list":["post-8779","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-hukum-dan-kriminal"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8779","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8779"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8779\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8779"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8779"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8779"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}