{"id":7231,"date":"2020-08-02T09:15:00","date_gmt":"2020-08-02T02:15:00","guid":{"rendered":"https:\/\/sementara.biz.id\/?p=7231"},"modified":"2020-08-02T09:15:00","modified_gmt":"2020-08-02T02:15:00","slug":"taklukkan-chelsea-2-1-di-final-arsenal-jadi-rajanya-piala-fa","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/2020\/08\/02\/taklukkan-chelsea-2-1-di-final-arsenal-jadi-rajanya-piala-fa\/","title":{"rendered":"Taklukkan Chelsea 2-1 di Final, Arsenal Jadi Rajanya Piala FA"},"content":{"rendered":"<p><strong>LONDON<\/strong> &#8211; Arsenal meraih gelar Piala FA ke-14 mereka usai menaklukkan Chelsea di babak final. The Gunners menjadi rajanya kompetisi tersebut dengan trofi terbanyak.<\/p>\n<p>Final Piala FA 2020 mempertemukan Arsenal vs Chelsea\u00a0di Stadion Wembley, Sabtu (1\/8\/2020) malam WIB.\u00a0The Blues\u00a0langsung unggul cepat di menit kelima lewat gol Christian Pulisic.<\/p>\n<p>Namun, Arsenal membalas pada menit ke-28 melalui eksekusi tendangan penalti Pierre-Emerick Aubameyang. Babak pertama ditutup dengan skor sama kuat 1-1.<\/p>\n<p>Selepas turun minum, Arsenal berbalik unggul setelah Aubameyang mencetak gol keduanya di menit ke-67. Nasib apes kembali diperoleh Chelsea usai Mateo Kovacic diusir wasit pada menit ke-73.<\/p>\n<p>Unggul jumlah pemain, Arsenal mampu menguasai permainan, skor 2-1 untuk The Gunners bertahan hingga pertandingan berakhir. Pasukan Mikel Arteta pun dinobatkan menjadi juara Piala FA Tahun 2020.<\/p>\n<p>Torehan kali ini menambah koleksi gelar Piala FA yang diraih Arsenal menjadi 14 trofi. Klub asal London itu semakin mengukuhkan diri sebagai tim paling sukses pada kompetisi sepakbola tertua di dunia tersebut, unggul 2 piala dari Manchester United di posisi kedua dengan 12 trofi.<\/p>\n<p>Tidak hanya itu, Arsenal selalu memenangi pertandingan final Piala FA dalam setiap kesempatan yang mereka dapatkan sejak Tahun 2002.\u00a0The Gunners\u00a0tercatat sudah tujuh kali masuk babak pamungkas dan mengakhirinya dengan mengangkat trofi juara.<\/p>\n<p>Oleh karena itu, tidak salah jika menyebut Arsenal sebagai rajanya Piala FA. Selamat buat\u00a0The Gunners\u00a0dan para penggemarnya!<\/p>\n<p><strong>Lima Klub Peraih Piala FA Terbanyak<\/strong><\/p>\n<p>1. Arsenal: 14 trofi (1930, 1936, 1950, 1971, 1979, 1993, 1998, 2002, 2003, 2005, 2014, 2015, 2017, 2020)<\/p>\n<p>2. Manchester United: 12 trofi (1909, 1948, 1963, 1977, 1983, 1985, 1990, 1994, 1996, 1999, 2004, 2016)<\/p>\n<p>3. Chelsea: 8 trofi (1970, 1997, 2000, 2007, 2009, 2010, 2012, 2018)<\/p>\n<p>4. Tottenham Hotspur: 8 trofi (1901, 1921, 1961, 1962, 1967, 1981, 1982, 1991)<\/p>\n<p>5. Liverpool: 7 trofi (1965, 1974, 1986, 1989, 1992, 2001, 2006).<\/p>\n<p><strong>Susunan Pemain<\/strong><\/p>\n<p><strong>Arsenal<\/strong>: Emiliano Martinez, Rob Holding, David Luiz (Sokratis Papastathopoulos 88&#8242;), Kieran Tierney (Sead Kolasinac 90+13&#8242;), Hector Bellerin, Granit Xhaka, Dani Ceballos, Ainsley Maitland-Niles, Nicolas Pepe, Pierre-Emerick Aubameyang, Alexandre Lacazette (Eddie Nketiah 82&#8242;). <strong>Pelatih<\/strong>: Mikel Arteta<\/p>\n<p><strong>Chelsea<\/strong>: Willy Caballero, Cesar Azpilicueta (Andreas Christensen 35&#8242;), Kurt Zouma, Antonio Ruediger (Callum Hudson-Odoi 79&#8242;), Marcos Alonso, Jorginho, Mateo Kovacic, Reece James, Christian Pulisic (Pedro Rodriguez 49&#8242;), Olivier Giroud (Tammy Abraham 78&#8242;), Mason Mount (Ross Barkley 79&#8242;). <strong>Pelatih<\/strong>: Frank Lampard. (*)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>LONDON &#8211; Arsenal meraih gelar Piala FA ke-14 mereka usai menaklukkan Chelsea di babak final. The Gunners menjadi rajanya kompetisi tersebut dengan trofi terbanyak. Final Piala FA 2020 mempertemukan Arsenal vs Chelsea\u00a0di Stadion Wembley, Sabtu (1\/8\/2020) malam WIB.\u00a0The Blues\u00a0langsung unggul cepat di menit kelima lewat gol Christian Pulisic. Namun, Arsenal membalas pada menit ke-28 melalui eksekusi tendangan penalti Pierre-Emerick Aubameyang. Babak pertama ditutup dengan skor sama kuat 1-1. Selepas turun minum, Arsenal berbalik unggul setelah Aubameyang mencetak gol keduanya di menit ke-67. Nasib apes kembali diperoleh Chelsea usai Mateo Kovacic diusir wasit pada menit ke-73. Unggul jumlah pemain, Arsenal mampu menguasai permainan, skor 2-1 untuk The Gunners bertahan hingga pertandingan berakhir. Pasukan Mikel Arteta pun dinobatkan menjadi juara Piala FA Tahun 2020. Torehan kali ini menambah koleksi gelar Piala FA yang diraih Arsenal menjadi 14 trofi. Klub asal London itu semakin mengukuhkan diri sebagai tim paling sukses pada kompetisi sepakbola tertua di dunia tersebut, unggul 2 piala dari Manchester United di posisi kedua dengan 12 trofi. Tidak hanya itu, Arsenal selalu memenangi pertandingan final Piala FA dalam setiap kesempatan yang mereka dapatkan sejak Tahun 2002.\u00a0The Gunners\u00a0tercatat sudah tujuh kali masuk babak pamungkas dan mengakhirinya dengan mengangkat trofi juara. Oleh karena [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":7232,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[14],"tags":[],"class_list":["post-7231","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-olah-raga"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7231","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7231"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7231\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7231"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7231"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7231"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}