{"id":6287,"date":"2020-06-15T18:26:02","date_gmt":"2020-06-15T11:26:02","guid":{"rendered":"https:\/\/sementara.biz.id\/?p=6287"},"modified":"2020-06-15T18:26:02","modified_gmt":"2020-06-15T11:26:02","slug":"cegah-banjir-babinsa-koramil-410-05-tkp-dan-warga-sukadanaham-gotong-royong-bangun-drainase","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/2020\/06\/15\/cegah-banjir-babinsa-koramil-410-05-tkp-dan-warga-sukadanaham-gotong-royong-bangun-drainase\/","title":{"rendered":"Cegah Banjir, Babinsa  Koramil 410-05\/TKP Dan Warga Sukadanaham Gotong Royong Bangun Drainase"},"content":{"rendered":"<p><strong>BANDAR LAMPUNG (lampungbarometer.id)<\/strong>: Warga Kelurahan Sukadanaham, Tanjung Karang Barat bersama Bintara Pembina Desa (Babinsa) Sukadanaham Koramil 410-05\/TKP Kodim 0410\/KBL Serma Giarto gotong royong membuat drainase dan membersihkan lumpur sisa banjir di areal permakaman, Minggu, (14\/06\/2020).<\/p>\n<p>Pembuatan drainase ini untuk mencegah banjir yang disebabkan hujan deras yang sering terjadi di Kota Bandar Lampung.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-6288 size-large\" title=\"TAMPAK Babinsa 0410-05\/TKP bersama warga Kelurahan Sukadanaham gotong royong membuatdrainase, Minggu (14\/6\/2020).\" src=\"https:\/\/sementara.biz.id\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/IMG-20200614-WA0115-300x170.jpg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"170\" \/><\/p>\n<p>Warga dan Babinsa bergotong royong membuat drainase sepanjang 50 meter di Jl. PB Marga Sukadanaham, Tanjung Karang Barat agar makam yang ada di wilayah tersebut tidak kebanjiran.<\/p>\n<p>&#8220;Kegiatan gotong royong bersama warga ini merupakan bentuk kemanunggalan TNI dan Rakyat dalam pembangunan. Saling bahu membahu dan bekerja sama demi terwujudnya pembangunan yang diharapkan masyarakat,&#8221; ucap Serma Giarto.<\/p>\n<p>Sementara itu, salah satu warga Kelurahan Sukadaham, Bastian, yang turut bergotong royong mengucapkan terima kasihatas bantuan TNI.<\/p>\n<p>&#8220;Kami sangat berterima kasih kepada Bapak TNI yang telah membantu kami membersihkan lumpur yang menutupi jalan dan gang-gang sekitar pemakaman serta membangun drainase bersama masyarakat Keluraham Sukadanaham,&#8221; ucapnya. (red)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDAR LAMPUNG (lampungbarometer.id): Warga Kelurahan Sukadanaham, Tanjung Karang Barat bersama Bintara Pembina Desa (Babinsa) Sukadanaham Koramil 410-05\/TKP Kodim 0410\/KBL Serma Giarto gotong royong membuat drainase dan membersihkan lumpur sisa banjir di areal permakaman, Minggu, (14\/06\/2020). Pembuatan drainase ini untuk mencegah banjir yang disebabkan hujan deras yang sering terjadi di Kota Bandar Lampung. Warga dan Babinsa bergotong royong membuat drainase sepanjang 50 meter di Jl. PB Marga Sukadanaham, Tanjung Karang Barat agar makam yang ada di wilayah tersebut tidak kebanjiran. &#8220;Kegiatan gotong royong bersama warga ini merupakan bentuk kemanunggalan TNI dan Rakyat dalam pembangunan. Saling bahu membahu dan bekerja sama demi terwujudnya pembangunan yang diharapkan masyarakat,&#8221; ucap Serma Giarto. Sementara itu, salah satu warga Kelurahan Sukadaham, Bastian, yang turut bergotong royong mengucapkan terima kasihatas bantuan TNI. &#8220;Kami sangat berterima kasih kepada Bapak TNI yang telah membantu kami membersihkan lumpur yang menutupi jalan dan gang-gang sekitar pemakaman serta membangun drainase bersama masyarakat Keluraham Sukadanaham,&#8221; ucapnya. (red)<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":6289,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[29],"tags":[],"class_list":["post-6287","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kota-bandar-lampung"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6287","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6287"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6287\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6287"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6287"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6287"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}