{"id":59508,"date":"2026-10-26T23:11:07","date_gmt":"2026-10-26T16:11:07","guid":{"rendered":"https:\/\/lampungbarometer.id\/?p=59508"},"modified":"2026-10-26T23:11:07","modified_gmt":"2026-10-26T16:11:07","slug":"pulkam-ke-kotabumi-kepala-bnpb-letjen-kristomei-sianturi-ziarah-ke-makam-orang-tua","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/2026\/10\/26\/pulkam-ke-kotabumi-kepala-bnpb-letjen-kristomei-sianturi-ziarah-ke-makam-orang-tua\/","title":{"rendered":"&#8216;Pulkam&#8217; ke Kotabumi, Kepala BNPB Letjen Kristomei Sianturi, Ziarah ke Makam Orang Tua"},"content":{"rendered":"<p><strong>Lampung Utara (LB)<\/strong>: Padatnya tugas dan kesibukannya dalam menjalankan tugas negara, tidak membuat Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Kristomei Sianturi melupakan baktinya sebagai seorang anak terhadap kedua orang tuanya yang sudah meninggal, dengan melaksanakan ziarah.<\/p>\n<p>Di tengah padatnya jadwal tugas penanggulangan bencana di seluruh wilayah Republik Indonesia, Jenderal Bintang Tiga ini melakukan ziarah ke makam kedua orang tuanya yang berlokasi di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kamboja, Kelurahan Sribasuki, Kecamatan Kotabumi Kota, Kabupaten Lampung Utara, Minggu (25\/10\/2026) pagi.<\/p>\n<p>Letjen Kristomei yang mengenakan pakaian casual, kaos berkerah warna hijau dipadukan dengan celana jeans tiba di lokasi makam sekitar pukul 07.05\u00a0\u00a0WIB didampingi Dandim 0412\/Lampung Utara, Letkol Inf. Roni Faturohman, bersama jajarannya.<\/p>\n<p>Suasana khidmat dan haru begitu terasa saat jenderal kelahiran Kotabumi pada 6 Mei 1976 yang sebelumnya menjabat sebagai Pangdam ini bersimpuh di pusara ayah bundanya dan memanjatkan doa untuk kedua orang tuanya tercinta dengan khusyuk.<\/p>\n<div id=\"attachment_59510\" style=\"width: 1210px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" aria-describedby=\"caption-attachment-59510\" class=\"wp-image-59510 size-full\" src=\"https:\/\/lampungbarometer.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/193155.jpg\" alt=\"\" width=\"1200\" height=\"800\" \/><p id=\"caption-attachment-59510\" class=\"wp-caption-text\"><em><strong>KHUSYUK BERDOA<\/strong>. Tampak Kepala BNPB Letnan Jenderal Kristomei Sianturi khusyuk berdoa saat berziarah ke makam orang tuanya di TPU Kamboja, Kelurahan Sribasuki, Kotabumi Kota, Kabupaten Lampung Utara, Minggu (25\/10\/2026) pagi.<\/em><\/p><\/div>\n<p>Usai memanjatkan doa, memohon kepada Tuhan, Sang Jenderal kemudian menaburkan bunga di atas pusara. Momen berdoa dan menaburkan bunga menjadi cermin seorang anak yang berbakti dan tidak pernah melupakan jasa-jasa kedua orang tuanya meskipun saat ini telah menduduki jabatan penting di negeri ini.<\/p>\n<p>Sang Jenderal menjadi simbol bahwa ziarah\u00a0ini\u00a0bukan\u00a0sekadar\u00a0tradisi,\u00a0melainkan wujud\u00a0syukur\u00a0dan bakti seorang kepada orang tuanya. Seorang anak yang senantiasa mengingat perjuangan dan doa-doa orang tuanya hingga mengantarkannya ke posisi saat ini.<\/p>\n<p>Selesai\u00a0melakukan ziarah, Kristomei Sianturi menyempatkan diri menyapa jajaran prajurit Kodim\u00a00412\/LU dan warga sekitar lokasi Tempat Pemakaman Umum, kemudian melanjutkan mengecek kondisi infrastruktur jajaran Markas\u00a0Koramil\u00a0412-04\/Kotabumi yang\u00a0dijanjikannya\u00a0renovasi\u00a0total.<\/p>\n<p>Kehadiran jenderal bintang tiga di tanah kelahirannya,\u00a0Kotabumi,\u00a0dengan tampilan yang sederhana memberi\u00a0kesan mendalam bagi masyarakat Kabupaten Lampung Utara. Mereka merasa seorang putra asal Lampung Utara kini menjadi salah satu petinggi TNI di Republik ini.<\/p>\n<p>&#8220;Bangga\u00a0dengan sosok Letnan Jenderal Kristomei Sianturi. Murah\u00a0senyum, selalu menyapa dan tetap tampil sederhana,&#8221; ujar salah satu warga.\u00a0[*\/Red]<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Lampung Utara (LB): Padatnya tugas dan kesibukannya dalam menjalankan tugas negara, tidak membuat Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Kristomei Sianturi melupakan baktinya sebagai seorang anak terhadap kedua orang tuanya yang sudah meninggal, dengan melaksanakan ziarah. Di tengah padatnya jadwal tugas penanggulangan bencana di seluruh wilayah Republik Indonesia, Jenderal Bintang Tiga ini melakukan ziarah ke makam kedua orang tuanya yang berlokasi di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kamboja, Kelurahan Sribasuki, Kecamatan Kotabumi Kota, Kabupaten Lampung Utara, Minggu (25\/10\/2026) pagi. Letjen Kristomei yang mengenakan pakaian casual, kaos berkerah warna hijau dipadukan dengan celana jeans tiba di lokasi makam sekitar pukul 07.05\u00a0\u00a0WIB didampingi Dandim 0412\/Lampung Utara, Letkol Inf. Roni Faturohman, bersama jajarannya. Suasana khidmat dan haru begitu terasa saat jenderal kelahiran Kotabumi pada 6 Mei 1976 yang sebelumnya menjabat sebagai Pangdam ini bersimpuh di pusara ayah bundanya dan memanjatkan doa untuk kedua orang tuanya tercinta dengan khusyuk. Usai memanjatkan doa, memohon kepada Tuhan, Sang Jenderal kemudian menaburkan bunga di atas pusara. Momen berdoa dan menaburkan bunga menjadi cermin seorang anak yang berbakti dan tidak pernah melupakan jasa-jasa kedua orang tuanya meskipun saat ini telah menduduki jabatan penting di negeri ini. Sang Jenderal menjadi simbol bahwa ziarah\u00a0ini\u00a0bukan\u00a0sekadar\u00a0tradisi,\u00a0melainkan wujud\u00a0syukur\u00a0dan bakti seorang kepada orang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":59509,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5,406,31],"tags":[],"class_list":["post-59508","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-apresiasi-dan-inspirasi","category-nasional","category-tokoh-inspirasi"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/59508","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=59508"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/59508\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":59511,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/59508\/revisions\/59511"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/59509"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=59508"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=59508"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=59508"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}