{"id":59468,"date":"2026-10-23T17:09:24","date_gmt":"2026-10-23T10:09:24","guid":{"rendered":"https:\/\/lampungbarometer.id\/?p=59468"},"modified":"2026-10-23T17:09:24","modified_gmt":"2026-10-23T10:09:24","slug":"desa-sungai-langka-jadi-desa-tapis-perkuat-peran-perempuan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/2026\/10\/23\/desa-sungai-langka-jadi-desa-tapis-perkuat-peran-perempuan\/","title":{"rendered":"Desa Sungai Langka Jadi Desa Tapis, Perkuat Peran Perempuan"},"content":{"rendered":"<p><strong>Pesawaran (LB)<\/strong>: Desa Sungai Langka, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, resmi dicanangkan sebagai Desa Tapis oleh Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Lampung, Rabu (21\/10\/2026). Program ini diarahkan memperkuat pemberdayaan perempuan, meningkatkan kesejahteraan keluarga, dan mendorong kemandirian masyarakat melalui potensi lokal.<\/p>\n<p>Pencanangan tersebut mengacu pada Surat Keputusan Gubernur Lampung Nomor G\/159\/5.09\/HK\/2026 tentang Ruang Bersama Indonesia (RBI) Desa Tapis Provinsi Lampung. Program ini juga menjadi bagian dari penguatan pelaksanaan 10 Program Pokok PKK melalui pembinaan keluarga yang berkelanjutan.<\/p>\n<p>Bupati Pesawaran Nanda Indira B. mengapresiasi TP PKK Provinsi Lampung dan seluruh pihak yang mendukung pencanangan Desa Tapis. Ia menegaskan, program tersebut harus diwujudkan melalui kegiatan nyata yang manfaatnya dapat dirasakan masyarakat.<\/p>\n<p>\u201cKita menaruh harapan besar agar Desa Tapis ini tidak berhenti sebagai program di atas kertas atau jargon semata. Kita ingin program ini benar-benar konkret, membumi, dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat, dan yang paling krusial adalah dapat berjalan panjang secara berkelanjutan,\u201d ujar Nanda.<\/p>\n<p>Menurut dia, perempuan memiliki peran strategis dalam membangun ketahanan keluarga sekaligus menjadi penggerak pembangunan desa. Karena itu, pemberdayaan perempuan perlu diperkuat agar mereka semakin kreatif, mandiri, dan mampu mengembangkan potensi di lingkungannya.<\/p>\n<p>Untuk mendukung upaya tersebut, Pemerintah Kabupaten Pesawaran mengintegrasikan Ruang Bersama Indonesia (RBI) dengan inovasi SAPA Jejama (Sahabat Perempuan dan Anak Bersama). Program ini dirancang untuk memperkuat layanan yang inklusif, partisipatif, responsif gender, serta ramah perempuan dan anak.<\/p>\n<p>Layanan tersebut mencakup edukasi, konseling, hingga pemberdayaan ekonomi perempuan. Pemkab Pesawaran juga menyatakan kesiapan mendukung pelaksanaan Desa Tapis melalui sinergi program, penguatan anggaran, dan pendampingan oleh organisasi perangkat daerah terkait.<\/p>\n<p>Nanda berharap kolaborasi antara pemerintah, lembaga masyarakat, dunia usaha, akademisi, dan media dapat terus diperkuat agar program berjalan konsisten dan berkelanjutan.<\/p>\n<p>Sementara itu, Ketua TP PKK Provinsi Lampung Purnama Wulan Sari Mirza mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Pesawaran, Pemerintah Desa Sungai Langka, kader PKK, dan seluruh pihak yang terlibat dalam pencanangan tersebut.<\/p>\n<p>Ia mengatakan, Desa Tapis merupakan bentuk komitmen bersama untuk memperkuat peran keluarga melalui pelaksanaan 10 Program Pokok PKK secara berkesinambungan. Program ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup keluarga sekaligus memperkuat peran kader PKK sebagai pendamping dan teladan di tengah masyarakat.<\/p>\n<p>\u201cPembangunan desa dimulai dari satuan terkecil, yaitu keluarga. Ketika keluarga sejahtera, insyaallah desanya juga maju. Karena itu, gerakan ini perlu didukung semua pihak, disertai penguatan kelembagaan dan peningkatan keterampilan kader PKK,\u201d kata Purnama.<\/p>\n<p>Ketua TP PKK Kabupaten Pesawaran Cindy Aria Anton menambahkan, pencanangan Desa Tapis menjadi momentum untuk memperkuat pembinaan keluarga dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat dari tingkat desa.<\/p>\n<p>Menurut Cindy, keberhasilan gerakan PKK membutuhkan sinergi dan kolaborasi nyata melalui program yang menjawab kebutuhan masyarakat.<\/p>\n<p>\u201cKunci utama pergerakan PKK di Kabupaten Pesawaran adalah sinergi yang kuat dan kolaborasi nyata melalui kerja konkret. Dengan begitu, kita dapat bersama-sama mewujudkan Pesawaran yang Cerdas, Aman, Kreatif, Efektif, dan Produktif (CAKEP), sekaligus meningkatkan kesejahteraan keluarga untuk mendukung Lampung Maju dan Indonesia Emas,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Dalam pencanangan tersebut, berbagai kegiatan pembinaan dan pelayanan masyarakat turut digelar. Kegiatannya meliputi edukasi pencegahan judi daring dan pinjaman daring, pengolahan sampah menjadi kompos, pemanfaatan pekarangan, pemeriksaan kesehatan gratis, serta pembinaan Posyandu berbasis enam Standar Pelayanan Minimal (SPM).<\/p>\n<p>Rangkaian kegiatan juga mencakup penguatan administrasi PKK, pemberdayaan ekonomi keluarga, pelayanan keluarga berencana, serta aktivitas edukatif dan kreatif bagi berbagai kelompok usia.<\/p>\n<p>Cindy berharap kegiatan tersebut dapat mendorong kader PKK semakin aktif mendampingi keluarga dan mengoptimalkan potensi desa. Melalui kolaborasi berkelanjutan antara pemerintah, kader PKK, dan masyarakat, Desa Tapis diharapkan berkembang menjadi ruang pemberdayaan yang mampu melahirkan keluarga mandiri, berdaya, dan sejahtera. (*\/Ansori)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pesawaran (LB): Desa Sungai Langka, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, resmi dicanangkan sebagai Desa Tapis oleh Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Lampung, Rabu (21\/10\/2026). Program ini diarahkan memperkuat pemberdayaan perempuan, meningkatkan kesejahteraan keluarga, dan mendorong kemandirian masyarakat melalui potensi lokal. Pencanangan tersebut mengacu pada Surat Keputusan Gubernur Lampung Nomor G\/159\/5.09\/HK\/2026 tentang Ruang Bersama Indonesia (RBI) Desa Tapis Provinsi Lampung. Program ini juga menjadi bagian dari penguatan pelaksanaan 10 Program Pokok PKK melalui pembinaan keluarga yang berkelanjutan. Bupati Pesawaran Nanda Indira B. mengapresiasi TP PKK Provinsi Lampung dan seluruh pihak yang mendukung pencanangan Desa Tapis. Ia menegaskan, program tersebut harus diwujudkan melalui kegiatan nyata yang manfaatnya dapat dirasakan masyarakat. \u201cKita menaruh harapan besar agar Desa Tapis ini tidak berhenti sebagai program di atas kertas atau jargon semata. Kita ingin program ini benar-benar konkret, membumi, dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat, dan yang paling krusial adalah dapat berjalan panjang secara berkelanjutan,\u201d ujar Nanda. Menurut dia, perempuan memiliki peran strategis dalam membangun ketahanan keluarga sekaligus menjadi penggerak pembangunan desa. Karena itu, pemberdayaan perempuan perlu diperkuat agar mereka semakin kreatif, mandiri, dan mampu mengembangkan potensi di lingkungannya. Untuk mendukung upaya tersebut, Pemerintah Kabupaten Pesawaran mengintegrasikan Ruang Bersama Indonesia (RBI) dengan inovasi SAPA Jejama (Sahabat Perempuan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":59469,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5,16,132],"tags":[],"class_list":["post-59468","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-apresiasi-dan-inspirasi","category-gaya-hidup","category-barometer-pesawaran"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/59468","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=59468"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/59468\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":59470,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/59468\/revisions\/59470"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/59469"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=59468"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=59468"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=59468"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}