{"id":58764,"date":"2026-09-12T15:10:02","date_gmt":"2026-09-12T08:10:02","guid":{"rendered":"https:\/\/lampungbarometer.id\/?p=58764"},"modified":"2026-09-12T15:10:02","modified_gmt":"2026-09-12T08:10:02","slug":"wamen-transmigrasi-dorong-kawasan-transmigrasi-jadi-pusat-pertumbuhan-ekonomi-baru","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/2026\/09\/12\/wamen-transmigrasi-dorong-kawasan-transmigrasi-jadi-pusat-pertumbuhan-ekonomi-baru\/","title":{"rendered":"Wamen Transmigrasi Dorong Kawasan Transmigrasi Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru"},"content":{"rendered":"<p><strong>Bandar Lampung (LB)<\/strong>: Wakil Menteri Transmigrasi Republik Indonesia Viva Yoga Mauladi menegaskan pentingnya memperkuat pembangunan kawasan transmigrasi sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru sekaligus instrumen strategis untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkokoh persatuan bangsa.<\/p>\n<p>Hal itu disampaikan Viva Yoga saat menghadiri Dialog dan Ramah Tamah bersama Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Perhimpunan Anak Transmigrasi Republik Indonesia (PATRI) Provinsi Lampung di Bandar Lampung, Sabtu (12\/9\/2026).<\/p>\n<p>Kegiatan tersebut dihadiri pengurus DPD dan DPC PATRI se-Provinsi Lampung, tokoh transmigrasi, akademisi, serta jajaran Kementerian Transmigrasi.<\/p>\n<p>Dalam kesempatan ini Wamen Transmigrasi didampingi Direktur Pembangunan Kawasan Transmigrasi Robbi Suherman Ponglaba, Direktur Perencanaan Teknis Pengembangan Ekonomi dan Pemberdayaan Masyarakat Transmigrasi Andi Wijaya, serta Direktur Pengembangan Kelembagaan Ekonomi Transmigrasi Muhammad Naufal Umaternate.<\/p>\n<div id=\"attachment_58767\" style=\"width: 1210px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" aria-describedby=\"caption-attachment-58767\" class=\"wp-image-58767 size-full\" src=\"https:\/\/lampungbarometer.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/1432437-1.jpg\" alt=\"\" width=\"1200\" height=\"900\" srcset=\"https:\/\/lampungbarometer.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/1432437-1.jpg 1200w, https:\/\/lampungbarometer.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/1432437-1-320x240.jpg 320w, https:\/\/lampungbarometer.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/1432437-1-600x450.jpg 600w, https:\/\/lampungbarometer.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/1432437-1-80x60.jpg 80w\" sizes=\"auto, (max-width: 1200px) 100vw, 1200px\" \/><p id=\"caption-attachment-58767\" class=\"wp-caption-text\"><em><strong>DIHADIRI WAMEN<\/strong>.\u00a0 Perhimpunan Anak Transmigrasi Republik Indonesia (PATRI) Lampung menggelar Dialog dan Ramah Tamah yang dihadiri Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga, Sabtu (12\/9\/2026).<\/em><\/p><\/div>\n<p>Dalam arahannya, Viva Yoga menegaskan bahwa transmigrasi memiliki peran strategis dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), mengentaskan kemiskinan, mendukung reforma agraria, serta menciptakan pusat-pusat ekonomi baru di berbagai wilayah.<\/p>\n<p>Ia mengatakan paradigma transmigrasi saat ini telah mengalami perubahan. Transmigrasi tidak lagi semata-mata dipahami sebagai program perpindahan penduduk, melainkan diarahkan menjadi instrumen pembangunan kesejahteraan masyarakat di kawasan transmigrasi.<\/p>\n<p>Pendekatan pembangunan yang sebelumnya cenderung sentralistik dan top-down, lanjutnya, kini diarahkan menjadi lebih partisipatif, desentralistik, serta berbasis kebutuhan dan potensi daerah.<\/p>\n<p>&#8220;Kawasan transmigrasi harus menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta memperkuat persatuan bangsa,&#8221; ujar Viva Yoga.<\/p>\n<p>Untuk mewujudkan hal tersebut, Kementerian Transmigrasi terus memperkuat sinergi dengan kementerian dan lembaga terkait maupun pemerintah daerah.<\/p>\n<p>Sinergi tersebut diarahkan untuk mempercepat pembangunan infrastruktur dasar, meningkatkan akses pendidikan, mendukung penyediaan listrik desa, serta memperkuat pengembangan ekonomi masyarakat di kawasan transmigrasi.<\/p>\n<p>Ketua DPD PATRI Provinsi Lampung Prof. Dr. KH. Moh. Mukri, M.Ag., dalam sambutannya mengungkapkan rasa syukur atas keberhasilan program transmigrasi yang telah melahirkan generasi-generasi unggul di Lampung.<\/p>\n<p>Menurut Mukri, transmigrasi tidak semata-mata berkaitan dengan perpindahan penduduk, tetapi juga menjadi bagian penting dari upaya memperkuat persatuan bangsa, membangun kehidupan masyarakat yang harmonis, sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia.<\/p>\n<p>&#8220;Transmigrasi bukan sekadar perpindahan penduduk, tetapi juga sarana memperkuat persatuan bangsa, membangun kehidupan yang harmonis, serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Tokoh transmigrasi nasional Prof. Dr. Muhajir Utomo menjelaskan, Lampung memiliki posisi penting dalam sejarah transmigrasi Indonesia. Program kolonisasi telah dimulai di Lampung sejak 1905 dan kemudian menjadi salah satu model pengembangan transmigrasi nasional.<\/p>\n<p>Menurutnya, perjalanan program tersebut menunjukkan bahwa kawasan transmigrasi mampu berkembang menjadi kawasan pertanian, memperkuat integrasi sosial, serta melahirkan generasi yang berkontribusi dalam berbagai bidang pembangunan nasional.<\/p>\n<p>Sementara itu, Prof. Andi Warisno, M.M.Pd., menyoroti sejumlah persoalan yang masih dihadapi kawasan transmigrasi, terutama menyangkut legalitas lahan dan status kawasan yang membutuhkan kepastian hukum.<\/p>\n<p>Ia juga menyampaikan rencana penyelenggaraan Hari Ulang Tahun PATRI yang akan dirangkaikan dengan Hari Bhakti Transmigrasi Nasional pada 12 Desember 2026.<\/p>\n<p>Mewakili Pemerintah Provinsi Lampung, Slamet Riyadi menyampaikan bahwa program transmigrasi telah memberikan kontribusi besar terhadap pembangunan daerah.<\/p>\n<p>Sejumlah kawasan transmigrasi, kata dia, kini berkembang menjadi pusat pertumbuhan ekonomi dan melahirkan masyarakat yang semakin sejahtera. Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari kerja keras masyarakat transmigran serta dukungan nilai-nilai budaya Lampung yang menjunjung tinggi kebersamaan dan gotong royong.<\/p>\n<p>Silaturahmi antara PATRI dan Kementerian Transmigrasi tersebut menjadi momentum memperkuat kolaborasi dalam mengembangkan kawasan transmigrasi.<\/p>\n<p>Kolaborasi tidak hanya diarahkan pada pembangunan fisik kawasan, tetapi juga pemberdayaan masyarakat, penguatan ekonomi, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta penanaman nilai-nilai kebangsaan.<\/p>\n<p>Lampung dinilai memiliki posisi strategis karena sejarah panjang program transmigrasi di daerah ini telah melahirkan banyak kawasan yang berkembang dan menjadi bagian dari pusat-pusat pertumbuhan ekonomi.<\/p>\n<p>Dengan pengalaman tersebut, Lampung diharapkan tetap menjadi salah satu contoh keberhasilan transmigrasi nasional sekaligus laboratorium sosial bagi pengembangan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan. (*\/Red)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bandar Lampung (LB): Wakil Menteri Transmigrasi Republik Indonesia Viva Yoga Mauladi menegaskan pentingnya memperkuat pembangunan kawasan transmigrasi sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru sekaligus instrumen strategis untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkokoh persatuan bangsa. Hal itu disampaikan Viva Yoga saat menghadiri Dialog dan Ramah Tamah bersama Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Perhimpunan Anak Transmigrasi Republik Indonesia (PATRI) Provinsi Lampung di Bandar Lampung, Sabtu (12\/9\/2026). Kegiatan tersebut dihadiri pengurus DPD dan DPC PATRI se-Provinsi Lampung, tokoh transmigrasi, akademisi, serta jajaran Kementerian Transmigrasi. Dalam kesempatan ini Wamen Transmigrasi didampingi Direktur Pembangunan Kawasan Transmigrasi Robbi Suherman Ponglaba, Direktur Perencanaan Teknis Pengembangan Ekonomi dan Pemberdayaan Masyarakat Transmigrasi Andi Wijaya, serta Direktur Pengembangan Kelembagaan Ekonomi Transmigrasi Muhammad Naufal Umaternate. Dalam arahannya, Viva Yoga menegaskan bahwa transmigrasi memiliki peran strategis dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), mengentaskan kemiskinan, mendukung reforma agraria, serta menciptakan pusat-pusat ekonomi baru di berbagai wilayah. Ia mengatakan paradigma transmigrasi saat ini telah mengalami perubahan. Transmigrasi tidak lagi semata-mata dipahami sebagai program perpindahan penduduk, melainkan diarahkan menjadi instrumen pembangunan kesejahteraan masyarakat di kawasan transmigrasi. Pendekatan pembangunan yang sebelumnya cenderung sentralistik dan top-down, lanjutnya, kini diarahkan menjadi lebih partisipatif, desentralistik, serta berbasis kebutuhan dan potensi daerah. &#8220;Kawasan transmigrasi harus menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":58765,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[16,1196],"tags":[],"class_list":["post-58764","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-gaya-hidup","category-barometer-ragam"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/58764","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=58764"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/58764\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":58768,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/58764\/revisions\/58768"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/58765"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=58764"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=58764"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=58764"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}