{"id":58541,"date":"2026-08-28T16:41:13","date_gmt":"2026-08-28T09:41:13","guid":{"rendered":"https:\/\/lampungbarometer.id\/?p=58541"},"modified":"2026-08-28T17:20:54","modified_gmt":"2026-08-28T10:20:54","slug":"mahasiswi-uin-ril-gelar-sharing-and-caring-di-rumah-yatim-kedaton","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/2026\/08\/28\/mahasiswi-uin-ril-gelar-sharing-and-caring-di-rumah-yatim-kedaton\/","title":{"rendered":"Mahasiswi UIN RIL Gelar Sharing and Caring di Rumah Yatim Kedaton\u00a0"},"content":{"rendered":"<p><strong>Bandar Lampung (LB)<\/strong>: Lima\u00a0mahasiswi PKL\u00a0KKN\u00a0Tematik\u00a0Dakwah\u00a0Humanis\u00a0Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung menggelar kegiatan Sharing and Caring di Yayasan Rumah Yatim Kedaton, Jalan Sultan Agung No.\u00a037, Kedaton, Kota Bandar Lampung, Sabtu\u00a0(22\/8\/2026).<\/p>\n<p>Kegiatan\u00a0diisi\u00a0dengan\u00a0berbagi\u00a0ilmu\u00a0komunikasi dasar, khususnya public\u00a0speaking, penguatan\u00a0motivasi\u00a0belajar,\u00a0education\u00a0games,\u00a0serta\u00a0pemberian\u00a0santunan\u00a0berupa\u00a0sembako\u00a0untuk\u00a0kebutuhan\u00a0asrama.<\/p>\n<p>Kelima mahasiswi tersebut yakni Saffanatuz Zahidah, Safna Agustriana, Anis Luthfiah Rahayu, Sabilla Fitri Ellyaza, dan Yuriqen Raesyah Ramadanisa.<\/p>\n<p>Ketua Kelompok, Saffanatuz Zahidah, mengatakan kegiatan tersebut menjadi wadah bagi mahasiswa untuk berbagi ilmu yang diperoleh di bangku perkuliahan sekaligus memberikan manfaat kepada anak-anak Rumah Yatim.<\/p>\n<p>\u201cMelalui kegiatan ini, kami ingin berbagi ilmu komunikasi dasar, terutama public speaking, yang kami pelajari di bangku kuliah. Kami ingin mengajak adik-adik untuk lebih percaya diri dan berani berbicara, karena mereka juga memiliki potensi dan cita-cita yang tinggi,\u201d ujar Saffanatuz.<\/p>\n<p>Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi bentuk kepedulian mahasiswa kepada anak-anak yang tumbuh tanpa pendampingan orang tua secara langsung.<\/p>\n<p>\u201cKami\u00a0ingin\u00a0merangkul\u00a0dan\u00a0memberikan\u00a0semangat\u00a0kepada\u00a0mereka\u00a0bahwa\u00a0meskipun\u00a0mereka\u00a0tidak\u00a0tumbuh\u00a0bersama\u00a0orang\u00a0tua\u00a0seperti\u00a0sebagian\u00a0anak\u00a0lainnya,\u00a0mereka\u00a0tetap\u00a0punya\u00a0kesempatan\u00a0yang\u00a0sama\u00a0untuk\u00a0belajar,\u00a0berkembang,\u00a0dan\u00a0meraih\u00a0cita-cita,\u201d\u00a0katanya.<\/p>\n<p>Kegiatan dilanjutkan dengan education games yang dikemas secara interaktif untuk melatih keberanian, komunikasi, dan kerja sama. Anak-anak terlihat antusias mengikuti permainan dan aktif berinteraksi dengan para mahasiswa.<\/p>\n<p>Suasana kegiatan berlangsung ceria dan penuh tawa. Selain berbagi ilmu dan motivasi, para mahasiswa juga menyerahkan santunan dari sejumlah donatur berupa sembako untuk kebutuhan asrama Rumah Yatim.<\/p>\n<p>Kegiatan Sharing and Caring tersebut diharapkan dapat memberikan pengalaman baru bagi anak-anak sekaligus menumbuhkan keberanian dan semangat untuk terus belajar dalam meraih cita-cita. (*\/Red)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bandar Lampung (LB): Lima\u00a0mahasiswi PKL\u00a0KKN\u00a0Tematik\u00a0Dakwah\u00a0Humanis\u00a0Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung menggelar kegiatan Sharing and Caring di Yayasan Rumah Yatim Kedaton, Jalan Sultan Agung No.\u00a037, Kedaton, Kota Bandar Lampung, Sabtu\u00a0(22\/8\/2026). Kegiatan\u00a0diisi\u00a0dengan\u00a0berbagi\u00a0ilmu\u00a0komunikasi dasar, khususnya public\u00a0speaking, penguatan\u00a0motivasi\u00a0belajar,\u00a0education\u00a0games,\u00a0serta\u00a0pemberian\u00a0santunan\u00a0berupa\u00a0sembako\u00a0untuk\u00a0kebutuhan\u00a0asrama. Kelima mahasiswi tersebut yakni Saffanatuz Zahidah, Safna Agustriana, Anis Luthfiah Rahayu, Sabilla Fitri Ellyaza, dan Yuriqen Raesyah Ramadanisa. Ketua Kelompok, Saffanatuz Zahidah, mengatakan kegiatan tersebut menjadi wadah bagi mahasiswa untuk berbagi ilmu yang diperoleh di bangku perkuliahan sekaligus memberikan manfaat kepada anak-anak Rumah Yatim. \u201cMelalui kegiatan ini, kami ingin berbagi ilmu komunikasi dasar, terutama public speaking, yang kami pelajari di bangku kuliah. Kami ingin mengajak adik-adik untuk lebih percaya diri dan berani berbicara, karena mereka juga memiliki potensi dan cita-cita yang tinggi,\u201d ujar Saffanatuz. Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi bentuk kepedulian mahasiswa kepada anak-anak yang tumbuh tanpa pendampingan orang tua secara langsung. \u201cKami\u00a0ingin\u00a0merangkul\u00a0dan\u00a0memberikan\u00a0semangat\u00a0kepada\u00a0mereka\u00a0bahwa\u00a0meskipun\u00a0mereka\u00a0tidak\u00a0tumbuh\u00a0bersama\u00a0orang\u00a0tua\u00a0seperti\u00a0sebagian\u00a0anak\u00a0lainnya,\u00a0mereka\u00a0tetap\u00a0punya\u00a0kesempatan\u00a0yang\u00a0sama\u00a0untuk\u00a0belajar,\u00a0berkembang,\u00a0dan\u00a0meraih\u00a0cita-cita,\u201d\u00a0katanya. Kegiatan dilanjutkan dengan education games yang dikemas secara interaktif untuk melatih keberanian, komunikasi, dan kerja sama. Anak-anak terlihat antusias mengikuti permainan dan aktif berinteraksi dengan para mahasiswa. Suasana kegiatan berlangsung ceria dan penuh tawa. Selain berbagi ilmu dan motivasi, para mahasiswa juga menyerahkan santunan dari sejumlah donatur berupa sembako untuk kebutuhan asrama Rumah Yatim. Kegiatan Sharing and Caring tersebut diharapkan dapat memberikan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":58542,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[29,16],"tags":[],"class_list":["post-58541","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kota-bandar-lampung","category-gaya-hidup"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/58541","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=58541"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/58541\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":58543,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/58541\/revisions\/58543"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/58542"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=58541"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=58541"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=58541"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}