{"id":58348,"date":"2026-08-16T13:57:29","date_gmt":"2026-08-16T06:57:29","guid":{"rendered":"https:\/\/lampungbarometer.id\/?p=58348"},"modified":"2026-08-16T13:57:29","modified_gmt":"2026-08-16T06:57:29","slug":"paskibraka-provinsi-lampung-2026-resmi-dikukuhkan-wakil-gubernur","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/2026\/08\/16\/paskibraka-provinsi-lampung-2026-resmi-dikukuhkan-wakil-gubernur\/","title":{"rendered":"Paskibraka Provinsi Lampung 2026 Resmi Dikukuhkan Wakil Gubernur"},"content":{"rendered":"<p><strong>Bandar Lampung (LB)<\/strong>: Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Provinsi Lampung Tahun 2026 secara resmi dikukuhkan Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, di Balai Keratun, Komplek Dinas Kantor Gubernur, Sabtu (15\/8\/2026).<\/p>\n<p>Pasukan Paskibraka yang dikukuhkan tersebut, akan menjadi petugas Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-81 Republik Indonesia di Lapangan Korpri, Komplek Dinas Kantor Gubernur, Senin (17\/8\/2026).<\/p>\n<p>Dalam sambutannya, Wakil Gubernur berpesan agar anggota Paskibraka memahami bahwa tugas sebagai pengibar bendera bukan sekadar menjalankan prosesi pengibaran, tapi merupakan amanah untuk menjaga kehormatan Sang Merah Putih dan bangsa Indonesia.<\/p>\n<p>&#8220;Menjadi Paskibraka bukan soal mengibarkan bendera saja, tetapi menjadi Paskibraka adalah bagaimana menjaga kehormatan Merah Putih yang nanti akan adik-adik sekalian kibarkan,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Menurutnya, Merah Putih bukan sekadar kain, melainkan simbol yang di dalamnya terdapat sejarah panjang perjuangan, pengorbanan, dan keberanian para pahlawan yang telah berjuang hingga Indonesia dapat berdiri sebagai bangsa yang merdeka.<\/p>\n<p>&#8220;Ketika nanti kalian berdiri di lapangan, lakukan dengan penuh rasa hormat. Karena yang sedang kalian jaga bukan hanya sekadar bendera, tetapi kalian semua menjaga kehormatan bangsa,&#8221; tegasnya.<\/p>\n<p>Jihan menyampaikan para anggota Paskibraka yang terpilih berada pada posisi tersebut bukan karena kebetulan, tapi melalui proses seleksi, pembinaan, dan latihan yang panjang sehingga dinilai layak menerima kepercayaan untuk menjalankan tugas pada momentum peringatan kemerdekaan.<\/p>\n<p>Oleh karena itu, Jihan meminta para Paskibraka membuktikan kepercayaan yang diberikan tersebut memang layak mereka emban. Ia juga menitipkan tiga pesan penting kepada seluruh anggota Paskibraka Provinsi Lampung.<\/p>\n<p>Pertama, melakukan yang terbaik dan menjalankan amanah dengan sungguh-sungguh. Wagub Jihan mengingatkan agar para Paskibraka tidak bekerja setengah hati dan tidak cepat merasa puas setelah berhasil menjalankan tugas.<\/p>\n<p>&#8220;Kalau sudah dipercaya, kerjakan dengan sungguh-sungguh, jangan setengah hati, dan juga jangan merasa cukup,&#8221; pesannya.<\/p>\n<p>Kedua, tidak takut menghadapi tekanan. Menurutnya, berbagai latihan berat yang telah dijalani bukan untuk menyulitkan, tetapi bertujuan membentuk mental, kedisiplinan, dan ketangguhan para anggota Paskibraka.<\/p>\n<p>&#8220;Latihan yang berat bukan untuk menyulitkan kalian. Latihan itu sedang membentuk mental kalian. Hari ini mungkin terasa begitu melelahkan, tetapi suatu hari nanti kalian akan bersyukur karena pernah melewati proses panjang ini,&#8221; katanya.<\/p>\n<p>Ketiga, menjaga kebersamaan dan kekompakan, sebab keberhasilan Paskibraka merupakan keberhasilan sebuah tim sehingga setiap anggota harus saling percaya, menguatkan, dan menjaga satu sama lain.<\/p>\n<p>&#8220;Satu langkah yang tidak kompak bisa mengganggu seluruh barisan. Karena itu, kalian semua harus saling percaya, saling menguatkan, dan juga saling menjaga karena keberhasilan adik-adik sekalian besok adalah keberhasilan bersama,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Wagub Jihan juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pembina, pelatih, pamong, panitia, serta seluruh pihak yang telah mendampingi dan membina Paskibraka Provinsi Lampung hingga siap menjalankan tugas.<\/p>\n<p>Ia menilai proses pembinaan Paskibraka tidak hanya berkaitan dengan kemampuan baris-berbaris, tetapi juga membangun karakter, disiplin, integritas, tanggung jawab, serta kecintaan terhadap tanah air.<\/p>\n<p>&#8220;Apa yang Bapak dan Ibu lakukan bukan sekadar melatih adik-adik kita baris-berbaris. Yang sedang dibangun adalah karakter, kedisiplinannya, integritasnya, dan tanggung jawab, dan juga kecintaan kepada tanah air,&#8221; katanya.<\/p>\n<p>Lebih lanjut, dia mengingatkan para Paskibraka bahwa kemerdekaan Indonesia bukanlah hadiah yang datang begitu saja, melainkan lahir dari perjuangan dan pengorbanan para pahlawan.<\/p>\n<p>&#8220;Jika mereka dahulu berjuang dengan senjata dan juga pengorbanan jiwa raga, maka tugas adik-adik sekalian hari ini adalah melanjutkan perjuangan itu dengan prestasi-prestasi, kedisiplinan, ilmu pengetahuan, kerja keras, dan juga pengabdian,&#8221; tuturnya.<\/p>\n<p>Ia juga meminta pasukan Paskibraka menjalankan tugas dengan tenang dan penuh kebanggaan, tanpa terbebani rasa gugup maupun banyaknya mata yang akan menyaksikan prosesi tersebut.<\/p>\n<p>&#8220;Percayalah pada diri adik-adik sekalian, percayalah pada tim, dan percayalah pada Lampung. Indonesia menaruh harapan besar di pundak adik-adik sekalian,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Ia juga mengajak seluruh pihak untuk menjadikan momentum peringatan kemerdekaan sebagai refleksi bahwa perjuangan untuk membangun bangsa belum berakhir.<\/p>\n<p>&#8220;Besok adalah momentum yang betul-betul untuk kita menaruh respect kepada negara kita, menaruh respect kepada seluruh masyarakat yang hari ini pun berjuang agar negara kita tetap tegak berdiri, tetap menjadi Negara Kesatuan Republik Indonesia,&#8221; pungkasnya.<\/p>\n<p>Dalam kesempatan itu, Wakil Gubernur menyematkan Lencana dan pemasangan Kendit kepada Pemimpin Upacara sebagai tanda pengukuhan. Selanjutnya, menyerahkan Pedang kepada Komandan Paskibraka pada Pengibaran dan Penurunan Bendera serta penyerahan duplikat bendera pusaka merah putih. (lpg)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bandar Lampung (LB): Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Provinsi Lampung Tahun 2026 secara resmi dikukuhkan Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, di Balai Keratun, Komplek Dinas Kantor Gubernur, Sabtu (15\/8\/2026). Pasukan Paskibraka yang dikukuhkan tersebut, akan menjadi petugas Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-81 Republik Indonesia di Lapangan Korpri, Komplek Dinas Kantor Gubernur, Senin (17\/8\/2026). Dalam sambutannya, Wakil Gubernur berpesan agar anggota Paskibraka memahami bahwa tugas sebagai pengibar bendera bukan sekadar menjalankan prosesi pengibaran, tapi merupakan amanah untuk menjaga kehormatan Sang Merah Putih dan bangsa Indonesia. &#8220;Menjadi Paskibraka bukan soal mengibarkan bendera saja, tetapi menjadi Paskibraka adalah bagaimana menjaga kehormatan Merah Putih yang nanti akan adik-adik sekalian kibarkan,&#8221; ujarnya. Menurutnya, Merah Putih bukan sekadar kain, melainkan simbol yang di dalamnya terdapat sejarah panjang perjuangan, pengorbanan, dan keberanian para pahlawan yang telah berjuang hingga Indonesia dapat berdiri sebagai bangsa yang merdeka. &#8220;Ketika nanti kalian berdiri di lapangan, lakukan dengan penuh rasa hormat. Karena yang sedang kalian jaga bukan hanya sekadar bendera, tetapi kalian semua menjaga kehormatan bangsa,&#8221; tegasnya. Jihan menyampaikan para anggota Paskibraka yang terpilih berada pada posisi tersebut bukan karena kebetulan, tapi melalui proses seleksi, pembinaan, dan latihan yang panjang sehingga dinilai layak menerima kepercayaan untuk menjalankan tugas pada momentum peringatan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":58349,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[8,11],"tags":[],"class_list":["post-58348","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-pemprov-lampung","category-pendidikan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/58348","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=58348"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/58348\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":58350,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/58348\/revisions\/58350"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/58349"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=58348"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=58348"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=58348"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}