{"id":58288,"date":"2026-06-07T21:48:59","date_gmt":"2026-06-07T14:48:59","guid":{"rendered":"https:\/\/lampungbarometer.id\/?p=58288"},"modified":"2026-08-12T13:50:33","modified_gmt":"2026-08-12T06:50:33","slug":"430-mahasantri-diwisuda-pada-takrim-al-najihin-mahad-al-jamiah-uin-ril","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/2026\/06\/07\/430-mahasantri-diwisuda-pada-takrim-al-najihin-mahad-al-jamiah-uin-ril\/","title":{"rendered":"430 Mahasantri Diwisuda pada Takrim al-Najihin Ma\u2019had Al Jami\u2019ah UIN RIL"},"content":{"rendered":"<p><strong>Bandar Lampung (LB)<\/strong>: Ma\u2019had Al Jami\u2019ah Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL) menggelar Takrim al-Najihin yang meliputi Haflah Al-Takharuj dan Wisuda Tahfidz Al-Qur\u2019an Tahun 2026 di GSG KH Ahmad Hanafiah, Minggu (7\/6\/2026).<\/p>\n<p>Kegiatan berlangsung meriah dengan menampilkan berbagai pertunjukan yang memadukan nilai spiritual dan seni. Sejak pembukaan hingga akhir acara, para mahasantri menampilkan hadroh, tarian, tilawah Al-Qur\u2019an, tilawah menggunakan bahasa isyarat, serta sari tilawah dalam bahasa Lampung.<\/p>\n<p>Prosesi wisuda juga diisi dengan pembacaan khatmil Al-Qur\u2019an, pembacaan sholawat, pengumuman wisudawan, serta pelaksanaan haflah takharuj bagi tiga kategori, yaitu mu\u2019allim\/mu\u2019allimah, mudabbir\/mudabbirah, dan mahasantri.<\/p>\n<p>Ketua Pelaksana, Annisa Rohmatul Jannah mengatakan, peserta Takrim al-Najihin Tahun 2026 terdiri atas 15 orang pengurus atau mu\u2019allim-mu\u2019allimah purnatugas, 69 wisudawan dan wisudawati Program Takharuj Semester 4 kategori mudabbir dan mudabbirah, 184 wisudawan dan wisudawati Program Takharuj Semester 2 kategori mahasantri, serta 162 wisudawan dan wisudawati Tahfidz Al-Qur\u2019an. Secara keseluruhan, sebanyak 430 peserta mengikuti prosesi Takrim al-Najihin tahun ini.<\/p>\n<p>Seluruh peserta dikukuhkan oleh Mudir Ma\u2019had Al Jami\u2019ah UIN RIL, Dr. H. Amiruddin, M.Pd.I. Dalam sambutannya, ia menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh peserta yang telah menyelesaikan program pembinaan di Ma\u2019had Al Jami\u2019ah.<\/p>\n<p>Menurutnya, meskipun sebagian besar mahasantri mengikuti pembinaan selama dua semester, pengalaman belajar keagamaan yang diperoleh di Ma\u2019had diharapkan dapat memberikan kesan mendalam dan menjadi bekal untuk diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.<\/p>\n<p>\u201cSelamat kepada seluruh peserta. Semoga ilmu yang diperoleh dapat memberikan manfaat dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari untuk menegakkan serta mengagungkan ajaran Rasulullah SAW,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Amiruddin menambahkan, ilmu yang diperoleh di Ma\u2019had Al Jami\u2019ah merupakan bagian dari proses pembelajaran yang masih perlu terus dikembangkan melalui pendalaman dan perluasan wawasan keislaman. Ia juga membuka kesempatan bagi para alumni yang ingin melanjutkan pembinaan di Ma\u2019had.<\/p>\n<p>Ia berharap para mahasantri dapat menjadi penyebar nilai-nilai agama di tengah masyarakat sekaligus menjadi duta yang memperkenalkan Ma\u2019had Al Jami\u2019ah kepada calon mahasiswa baru UIN Raden Intan Lampung.<\/p>\n<p>\u201cMa\u2019had Al Jami\u2019ah siap mendampingi mahasiswa yang ingin memperdalam nilai-nilai agama Islam. Di sini mahasiswa dibimbing dan dibina untuk mengamalkan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Sementara itu, Wakil Rektor Bidang III Kemahasiswaan dan Kerja Sama, Bambang Budiwiranto, Ph.D., yang hadir mewakili Rektor , mengatakan keberadaan Ma\u2019had Al Jami\u2019ah merupakan bagian dari proses pembiasaan untuk membentuk karakter mahasiswa.<\/p>\n<p>Menurutnya, tujuan utama program asrama dan pembinaan di Ma\u2019had bukan hanya memperkuat aspek akademik, tetapi juga menanamkan akhlak, nilai keagamaan, serta kebiasaan positif yang dilakukan secara berulang hingga menjadi bagian dari karakter mahasiswa.<\/p>\n<p>\u201cTujuan Ma\u2019had Al Jami\u2019ah adalah pembiasaan. Mahasiswa dibentuk agar memiliki karakter yang baik melalui kebiasaan-kebiasaan yang terus dilakukan. Karena akhlak yang baik lahir dari pembiasaan yang dilakukan secara berulang,\u201d ujarnya.<br \/>\nAcara turut dihadiri oleh orang tua mahasantri, alumni Ma\u2019had, sejumlah dekan dan wakil dekan, ustadz dan ustadzah,serta tamu undangan yang hadir untuk memberikan ucapan selamat dan dukungan bagi para wisudawan. (ril)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bandar Lampung (LB): Ma\u2019had Al Jami\u2019ah Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL) menggelar Takrim al-Najihin yang meliputi Haflah Al-Takharuj dan Wisuda Tahfidz Al-Qur\u2019an Tahun 2026 di GSG KH Ahmad Hanafiah, Minggu (7\/6\/2026). Kegiatan berlangsung meriah dengan menampilkan berbagai pertunjukan yang memadukan nilai spiritual dan seni. Sejak pembukaan hingga akhir acara, para mahasantri menampilkan hadroh, tarian, tilawah Al-Qur\u2019an, tilawah menggunakan bahasa isyarat, serta sari tilawah dalam bahasa Lampung. Prosesi wisuda juga diisi dengan pembacaan khatmil Al-Qur\u2019an, pembacaan sholawat, pengumuman wisudawan, serta pelaksanaan haflah takharuj bagi tiga kategori, yaitu mu\u2019allim\/mu\u2019allimah, mudabbir\/mudabbirah, dan mahasantri. Ketua Pelaksana, Annisa Rohmatul Jannah mengatakan, peserta Takrim al-Najihin Tahun 2026 terdiri atas 15 orang pengurus atau mu\u2019allim-mu\u2019allimah purnatugas, 69 wisudawan dan wisudawati Program Takharuj Semester 4 kategori mudabbir dan mudabbirah, 184 wisudawan dan wisudawati Program Takharuj Semester 2 kategori mahasantri, serta 162 wisudawan dan wisudawati Tahfidz Al-Qur\u2019an. Secara keseluruhan, sebanyak 430 peserta mengikuti prosesi Takrim al-Najihin tahun ini. Seluruh peserta dikukuhkan oleh Mudir Ma\u2019had Al Jami\u2019ah UIN RIL, Dr. H. Amiruddin, M.Pd.I. Dalam sambutannya, ia menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh peserta yang telah menyelesaikan program pembinaan di Ma\u2019had Al Jami\u2019ah. Menurutnya, meskipun sebagian besar mahasantri mengikuti pembinaan selama dua semester, pengalaman belajar keagamaan yang diperoleh di [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":58289,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1232],"tags":[],"class_list":["post-58288","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uin-raden-intan-lampung"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/58288","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=58288"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/58288\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":58290,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/58288\/revisions\/58290"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/58289"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=58288"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=58288"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=58288"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}