{"id":58285,"date":"2026-06-07T21:44:28","date_gmt":"2026-06-07T14:44:28","guid":{"rendered":"https:\/\/lampungbarometer.id\/?p=58285"},"modified":"2026-08-12T13:45:51","modified_gmt":"2026-08-12T06:45:51","slug":"wr-iii-uin-ril-ingatkan-mahasantri-harus-jadi-living-quran-di-masyarakat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/2026\/06\/07\/wr-iii-uin-ril-ingatkan-mahasantri-harus-jadi-living-quran-di-masyarakat\/","title":{"rendered":"WR III UIN RIL Ingatkan Mahasantri Harus Jadi Living Quran di Masyarakat"},"content":{"rendered":"<p><strong>Bandar Lampung (LB):<\/strong> Wakil Rektor Bidang III Kemahasiswaan dan Kerja Sama Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung, Bambang Budiwiranto, Ph.D., mengajak para lulusan Ma\u2019had Al Jami\u2019ah untuk tidak hanya menghafal Al-Qur\u2019an, tetapi menjadikannya sebagai pedoman hidup dalam kehidupan sehari-hari.<\/p>\n<p>Pesan tersebut disampaikan Bambang saat mewakili Rektor dalam kegiatan Takrim al-Najihin, Haflah Al-Takharuj dan Wisuda Tahfidz Al-Qur\u2019an Ma\u2019had Al Jami\u2019ah UIN RIL Tahun 2026 di GSG KH Ahmad Hanafiah, Minggu (7\/6\/2026).<\/p>\n<p>Menurut Bambang, tujuan utama pembinaan di Ma\u2019had Al Jami\u2019ah adalah membentuk karakter mahasiswa melalui proses pembiasaan yang berkelanjutan. Mahasiswa tidak hanya dibekali kemampuan akademik, tetapi juga nilai-nilai spiritual, akhlak, dan kedisiplinan.<\/p>\n<p>\u201cPada dasarnya tujuan ma\u2019had adalah pembiasaan diri agar mahasiswa memiliki karakter yang baik. Tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki fondasi spiritual yang kuat,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Ia menjelaskan bahwa konsep pembinaan melalui asrama atau ma\u2019had juga diterapkan di berbagai perguruan tinggi sebagai sarana membangun karakter mahasiswa sejak awal masa perkuliahan.<\/p>\n<p>Bambang mengapresiasi capaian para mahasantri yang berhasil menyelesaikan hafalan Al-Qur\u2019an, khususnya Juz 30. Menurutnya, kemampuan menghafal Al-Qur\u2019an merupakan prestasi yang tidak dimiliki oleh semua mahasiswa.<\/p>\n<p>Ia menilai keberadaan Ma\u2019had Al Jami\u2019ah menjadi salah satu jawaban untuk memperkuat kapasitas lulusan perguruan tinggi keagamaan agar tidak hanya memiliki kemampuan intelektual, tetapi juga mampu menjalankan fungsi-fungsi keagamaan di tengah masyarakat.<\/p>\n<p>\u201cKetika lulus nanti, mahasiswa tidak hanya mampu menjawab persoalan akademik, tetapi juga memiliki kemampuan spiritual dan keagamaan yang dibutuhkan masyarakat,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Selain itu, Bambang menekankan pentingnya kemampuan sosial dan emosional dalam kehidupan. Menurutnya, keberhasilan seseorang tidak hanya ditentukan oleh indeks prestasi atau kemampuan akademik, tetapi juga oleh akhlak, sikap, dan kemampuan membangun relasi dengan orang lain.<\/p>\n<p>\u201cBanyak orang diterima di mana-mana bukan semata karena kecerdasannya, tetapi karena attitude dan kemampuan sosialnya yang baik,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Ia juga mengapresiasi peran Ma\u2019had Al Jami\u2019ah dalam mendukung terwujudnya motto UIN Raden Intan Lampung yang ber-ISI, yakni unggul dalam aspek intelektual, spiritual, dan integritas.<\/p>\n<p>Di hadapan para wisudawan tahfidz, Bambang berpesan agar tradisi baik yang telah dibangun selama berada di ma\u2019had terus dilanjutkan setelah kembali ke lingkungan kampus maupun masyarakat.<\/p>\n<p>\u201cJangan hanya menghafal Al-Qur\u2019an. Jadikan Al-Qur\u2019an sebagai standar hidup kita. Menjadi living Quran yang mewarnai akhlak, perilaku, dan cara kita berinteraksi dengan masyarakat,\u201d pesannya.<\/p>\n<p>Ia berharap para lulusan Ma\u2019had Al Jami\u2019ah dapat menjadi teladan di lingkungan masing-masing dan membawa nilai-nilai Al-Qur\u2019an dalam kehidupan sosial, akademik, maupun profesional.<\/p>\n<p>Pada kegiatan tersebut, sebanyak 430 peserta mengikuti prosesi Takrim al-Najihin yang terdiri atas 15 mu\u2019allim dan mu\u2019allimah purnatugas, 69 wisudawan Program Takharruj Semester 4, 184 wisudawan Program Takharruj Semester 2, serta 162 wisudawan Tahfidz Al-Qur\u2019an. (ril)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bandar Lampung (LB): Wakil Rektor Bidang III Kemahasiswaan dan Kerja Sama Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung, Bambang Budiwiranto, Ph.D., mengajak para lulusan Ma\u2019had Al Jami\u2019ah untuk tidak hanya menghafal Al-Qur\u2019an, tetapi menjadikannya sebagai pedoman hidup dalam kehidupan sehari-hari. Pesan tersebut disampaikan Bambang saat mewakili Rektor dalam kegiatan Takrim al-Najihin, Haflah Al-Takharuj dan Wisuda Tahfidz Al-Qur\u2019an Ma\u2019had Al Jami\u2019ah UIN RIL Tahun 2026 di GSG KH Ahmad Hanafiah, Minggu (7\/6\/2026). Menurut Bambang, tujuan utama pembinaan di Ma\u2019had Al Jami\u2019ah adalah membentuk karakter mahasiswa melalui proses pembiasaan yang berkelanjutan. Mahasiswa tidak hanya dibekali kemampuan akademik, tetapi juga nilai-nilai spiritual, akhlak, dan kedisiplinan. \u201cPada dasarnya tujuan ma\u2019had adalah pembiasaan diri agar mahasiswa memiliki karakter yang baik. Tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki fondasi spiritual yang kuat,\u201d ujarnya. Ia menjelaskan bahwa konsep pembinaan melalui asrama atau ma\u2019had juga diterapkan di berbagai perguruan tinggi sebagai sarana membangun karakter mahasiswa sejak awal masa perkuliahan. Bambang mengapresiasi capaian para mahasantri yang berhasil menyelesaikan hafalan Al-Qur\u2019an, khususnya Juz 30. Menurutnya, kemampuan menghafal Al-Qur\u2019an merupakan prestasi yang tidak dimiliki oleh semua mahasiswa. Ia menilai keberadaan Ma\u2019had Al Jami\u2019ah menjadi salah satu jawaban untuk memperkuat kapasitas lulusan perguruan tinggi keagamaan agar tidak hanya memiliki kemampuan intelektual, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":58286,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1232],"tags":[],"class_list":["post-58285","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uin-raden-intan-lampung"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/58285","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=58285"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/58285\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":58287,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/58285\/revisions\/58287"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/58286"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=58285"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=58285"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=58285"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}