{"id":58054,"date":"2026-08-02T23:55:52","date_gmt":"2026-08-02T16:55:52","guid":{"rendered":"https:\/\/lampungbarometer.id\/?p=58054"},"modified":"2026-08-03T00:00:33","modified_gmt":"2026-08-02T17:00:33","slug":"km-mutiara-sentosa-2-berpenumpang-232-orang-terbakar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/2026\/08\/02\/km-mutiara-sentosa-2-berpenumpang-232-orang-terbakar\/","title":{"rendered":"KM Mutiara Sentosa 2 Berpenumpang 232 Orang Terbakar"},"content":{"rendered":"<p><em>Foto: Ist.<\/em><\/p>\n<p><strong>Sumenep (LB)<\/strong>: Kapal Motor Penumpang (KMP) Mutiara Sentosa 2 rute Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya menuju Makassar yang membawa 232 penumpang dan 181 unit kendaraan mengalami musibah kebakaran di perairan Pulau Sapudi, Sumenep, Madura, Minggu (2\/8\/2026) .<\/p>\n<p>Kapal jenis Ro-Ro milik PT Atosim Lampung Pelayaran (ALP)<\/p>\n<p>Berdasarkan gabungan data Laporan Situasi (SITREP) H.1 Kantor SAR Surabaya dan Laporan Informasi Ditpolairud Polda Jatim, api mulai membakar kapal jenis Ro-Ro milik PT Atosim Lampung Pelayaran (ALP) itu pada pukul 06.00 &#8211; 07.00 WIB saat melintas perairan utara Sumenep, Madura.<\/p>\n<p>Nakhoda kapal sempat menghubungi pihak perusahaan (PT Atosim Lampung Pelayaran) untuk mengabarkan kapal mengalami kebakaran. Usai memberikan laporan darurat awal tersebut, saluran komunikasi dengan nakhoda mendadak terputus dan tidak dapat dihubungi kembali.<\/p>\n<p>Sekitar pukul 08.24 WIB, Petugas Siaga Kantor SAR Surabaya menerima telepon dari Petugas Siaga Syahbandar Tanjung Perak yang mengabarkan adanya kejadian kapal terbakar di perairan utara Madura.<\/p>\n<p>Berselang satu menit kemudian, sekitar pukul 08.25 WIB, pihak PT Atosim Lampung Pelayaran (ALP) menghubungi Kantor SAR Surabaya untuk mengonfirmasi KMP Mutiara Sentosa 2 berpenumpang ratusan orang dalam kondisi terbakar.<\/p>\n<p>Sekitar Pukul 08.30 WIB, Kantor SAR Surabaya langsung berkoordinasi dengan Syahbandar Tanjung Perak untuk memetakan koordinat dan posisi terakhir kapal.<\/p>\n<p>Sekitar pukul 09.00 WIB, Pos SAR Sumenep menjalin koordinasi dengan Stasion Radio Pemancar SROP Kalianget. Selanjutnya, pada pukul 09.45 WIB, SROP Kalianget berhasil berkomunikasi dengan Kapal Meratus Project 3 yang berada dekat dengan lokasi kejadian.<\/p>\n<p>Terpantau KMP Mutiara Sentosa 2 berada di titik koordinat 06\u00b030&#8217;64&#8221;S\/114\u00b000&#8217;19&#8221;E, tepatnya di sekitar 19 NM di utara Pulau Buruan, Sapudi. Kondisi kapal dilaporkan hampir terbakar habis. Ratusan penumpang dievakuasi berkumpul di area anjungan dan haluan kapal sambil mengenakan life jacket (jaket pelampung) berwarna oranye.<\/p>\n<p>Kapal Meratus Project 3 tidak dapat mendekat ke lokasi untuk menolong langsung karena membawa muatan bahan yang mudah terbakar. Sebagai gantinya, kapal tunda TB Hasnur 26 bergerak mendekat untuk mengambil alih proses evakuasi.<\/p>\n<p>Tim rescuer Kantor SAR Surabaya bersiap menggerakkan armada utama KN SAR 249 Permadi menuju titik lokasi musibah dengan estimasi waktu tempuh pelayaran 6 jam pada Pukul 09.55 WIB.<\/p>\n<p>Sekitar pukul 09.59 WIB, TB Hasnur 26 disebutkan mulai melakukan proses evakuasi fisik terhadap para penumpang di atas kapal. Selanjutnya pada pukul 10.00 WIB, Pos SAR Sumenep mengerahkan armada RIB 01 Sumenep menuju titik kejadian.<\/p>\n<p>Pada pukul 10.20 WIB, kepanikan sempat terjadi di mana beberapa penumpang nekat melompat ke laut. Para penumpang di laut tersebut berhasil dievakuasi selamat oleh TB Hasnur 26 dan Kapal British Mentor. Sedikitnya terdapat 4 kapal niaga\/tunda yang merapat di sekitar lokasi untuk membantu penyelamatan.<\/p>\n<p>Di saat bersamaan, sinyal koordinat darurat dibagikan ke kapal-kapal yang melintas. Kapal penumpang KM Mutiara Ferindo 1 yang sedang berlayar mengarah ke timur menuju Banyuwangi langsung memutar haluan ke lokasi kejadian usai menerima titik koordinat guna mendukung aksi penyelamatan.<\/p>\n<p>Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Jatim telah menerbitkan Surat Perintah (Sprin\/73\/VIII\/RES 1.24.\/2026) dan menerjunkan 7 personel Unit II Intel ke kawasan perairan Madura guna melakukan pemeriksaan serta pendataan.<\/p>\n<p>Data Lengkap Manifest Resmi KM Mutiara Sentosa 2<br \/>\nKasi Intel Air Polda Jatim Kompol Riyanto merinci total muatan dan jumlah penumpang yang berhasil didata dari insiden kebakaran kapal tersebut:<br \/>\n\u2022 Total Penumpang: 232 Jiwa<br \/>\n\u2022 Sopir dan Kernet: 219 jiwa<br \/>\n\u2022 Penumpang Dewasa: 13 jiwa<br \/>\n\u2022 Anak-anak \/ Bayi: Nihil<br \/>\n\u2022 Total Kendaraan: 181 Unit<br \/>\n\u2022 Sepeda Motor: 15 unit<br \/>\n\u2022 Mobil Kecil: 25 unit<br \/>\n\u2022 Truk Sedang: 6 unit<br \/>\n\u2022 Truk Besar: 103 unit<br \/>\n\u2022 Tronton: 31 unit<br \/>\n\u2022 Alat Berat: 1 unit<\/p>\n<p>Jumlah korban meninggal dalam musibah kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 berdasarkan data Kantor SAR Surabaya hingga pukul 17.00 WIB, total korban meninggal dunia kini sebanyak 5 orang.<\/p>\n<p>Penumpang dan awak kapal yang berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat terus bertambah mencapai 227 orang. Dengan demikian total keseluruhan korban yang telah diangkat dari laut maupun dek kapal oleh tim gabungan mencapai 232 orang.<\/p>\n<p>Proses evakuasi massal di perairan Sapudi ini terus bergerak dinamis dengan melibatkan sedikitnya sembilan armada kapal niaga, tunda, hingga kapal tanker yang bergotong-royong merapat ke titik koordinat musibah.<\/p>\n<p>Berdasarkan data resmi Basarnas pukul 17.00 WIB, berikut rincian sebaran evakuasi korban oleh sembilan kapal penolong di lokasi kejadian:<\/p>\n<p>1. KM Meratus Pematang Siantar: Evakuasi 109 orang selamat dan 2 orang meninggal dunia.<\/p>\n<p>2. TB Hasnur 26: Evakuasi 65 orang selamat dan 1 orang meninggal dunia.<\/p>\n<p>3. KM Transco Arafura: Evakuasi 17 orang selamat.<\/p>\n<p>4. KM Meratus Project 3: Evakuasi 13 orang selamat dan 1 orang meninggal dunia.<\/p>\n<p>5. KM Icon Daniel: Evakuasi 1 orang meninggal dunia.<\/p>\n<p>6. KM Selaras Mas: Evakuasi 7 orang selamat.<\/p>\n<p>7. KM Prakarsa Mas: Evakuasi 7 orang selamat.<\/p>\n<p>8. KM SC Aila XVII: Evakuasi 7 orang selamat.<\/p>\n<p>9. KM British Mentor: Evakuasi 2 orang selamat. (*)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Foto: Ist. Sumenep (LB): Kapal Motor Penumpang (KMP) Mutiara Sentosa 2 rute Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya menuju Makassar yang membawa 232 penumpang dan 181 unit kendaraan mengalami musibah kebakaran di perairan Pulau Sapudi, Sumenep, Madura, Minggu (2\/8\/2026) . Kapal jenis Ro-Ro milik PT Atosim Lampung Pelayaran (ALP) Berdasarkan gabungan data Laporan Situasi (SITREP) H.1 Kantor SAR Surabaya dan Laporan Informasi Ditpolairud Polda Jatim, api mulai membakar kapal jenis Ro-Ro milik PT Atosim Lampung Pelayaran (ALP) itu pada pukul 06.00 &#8211; 07.00 WIB saat melintas perairan utara Sumenep, Madura. Nakhoda kapal sempat menghubungi pihak perusahaan (PT Atosim Lampung Pelayaran) untuk mengabarkan kapal mengalami kebakaran. Usai memberikan laporan darurat awal tersebut, saluran komunikasi dengan nakhoda mendadak terputus dan tidak dapat dihubungi kembali. Sekitar pukul 08.24 WIB, Petugas Siaga Kantor SAR Surabaya menerima telepon dari Petugas Siaga Syahbandar Tanjung Perak yang mengabarkan adanya kejadian kapal terbakar di perairan utara Madura. Berselang satu menit kemudian, sekitar pukul 08.25 WIB, pihak PT Atosim Lampung Pelayaran (ALP) menghubungi Kantor SAR Surabaya untuk mengonfirmasi KMP Mutiara Sentosa 2 berpenumpang ratusan orang dalam kondisi terbakar. Sekitar Pukul 08.30 WIB, Kantor SAR Surabaya langsung berkoordinasi dengan Syahbandar Tanjung Perak untuk memetakan koordinat dan posisi terakhir kapal. Sekitar pukul 09.00 [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":58055,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[406,1196],"tags":[],"class_list":["post-58054","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","category-barometer-ragam"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/58054","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=58054"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/58054\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":58057,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/58054\/revisions\/58057"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/58055"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=58054"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=58054"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=58054"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}