{"id":57686,"date":"2026-07-13T19:29:32","date_gmt":"2026-07-13T12:29:32","guid":{"rendered":"https:\/\/lampungbarometer.id\/?p=57686"},"modified":"2026-07-13T19:29:32","modified_gmt":"2026-07-13T12:29:32","slug":"peserta-didik-baru-ikuti-masa-pengenalan-lingkungan-sekolah-selama-5-hari-di-tk-hip-hop-bandar-lampung","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/2026\/07\/13\/peserta-didik-baru-ikuti-masa-pengenalan-lingkungan-sekolah-selama-5-hari-di-tk-hip-hop-bandar-lampung\/","title":{"rendered":"Peserta Didik Baru Ikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah Selama 5 Hari Di TK HIP-HOP Bandar Lampung\u00a0"},"content":{"rendered":"<p><strong>Bandar Lampung (LB):<\/strong> Peserta Didik baru ikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ajaran 2026\/2027 selama 5 hari di Taman Kanak-kanak ( TK) HIP-HOP Korpri Raya, Kecamatan Sukarame, Bandar Lampung. Hal ini sebagai langkah awal untuk menyambut peserta didik baru sekaligus membantu murid beradaptasi dengan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan menyenangkan.<\/p>\n<p>Kepala Sekolah TK HIP-HOP Bandar Lampung Ibu Sulastri S.Pd., mengatakan MPLS di TK memiliki tujuan utama agar anak merasa nyaman, tidak takut bersekolah, beradaptasi dengan lingkungan sekolah, membangun rasa percaya diri, serta menumbuhkan semangat belajar sejak hari pertama.<\/p>\n<p>&#8221; Kegiatan MPLS diisi dengan berbagai aktivitas edukatif, seperti pengenalan guru dan tenaga kependidikan, mengenal lingkungan sekolah, permainan yang membangun kebersamaan, pembiasaan hidup bersih dan sehat, serta penanaman nilai-nilai karakter yang sesuai dengan usia anak&#8221;, ujarnya.<\/p>\n<div id=\"attachment_57687\" style=\"width: 710px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" aria-describedby=\"caption-attachment-57687\" class=\"size-large wp-image-57687\" src=\"https:\/\/lampungbarometer.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/IMG_20260713_114455-1-700x400.jpg\" alt=\"\" width=\"700\" height=\"400\" \/><p id=\"caption-attachment-57687\" class=\"wp-caption-text\"><em>Kepala Sekolah Sulastri, S.Pd., saat membuka kegiatan MPLS di TK HIP-HOP Korpri Raya, Sukarame, Bandar Lampung, Senin (13\/7\/2026).<\/em><\/p><\/div>\n<p>&#8220;MPLS di TK kami dikemas dengan konsep &#8216;Sekolah itu Menyenangkan&#8217;. Kami ingin setiap anak merasa diterima, bahagia, dan nyaman berada di sekolah. Melalui MPLS, anak-anak diajak mengenal teman, guru, serta berbagai kegiatan belajar yang menyenangkan sehingga mereka siap mengikuti proses pembelajaran. Selama 5 hari anak-anak dikenalkan lingkungan sekolah lewat bermain, bernyanyi, dan bercerita. Target kami sederhana, anak nyaman, orang tua tenang, guru siap&#8221;, tambahnya, Senin (13\/7\/2026).<\/p>\n<p>Kepala sekolah juga menyampaikan pesan kepada seluruh peserta didik agar selalu datang ke sekolah dengan penuh semangat, berani mencoba hal-hal baru, menghormati guru dan teman, serta membiasakan sikap disiplin, jujur, dan saling berbagi.<\/p>\n<p>Selain itu, Kepala Sekolah menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan anak tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi juga memerlukan dukungan penuh dari orang tua. Menurutnya peran orang tua sangat penting dalam masa transisi ini, agar orang tua ikut mengontrol dan memantau perkembangan anak di sekolah dengan berkoordinasi dengan pihak sekolah.<\/p>\n<p>&#8220;Kami berharap orang tua dapat menjadi mitra sekolah dalam mendampingi tumbuh kembang anak. Berikan semangat setiap hari, bangun komunikasi yang baik dengan guru, dan bersama-sama menciptakan lingkungan yang mendukung perkembangan karakter maupun kemampuan anak,&#8221; pungkasnya.<\/p>\n<p>Melalui pelaksanaan MPLS, TK Hip-Hop Bandar Lampung berharap seluruh peserta didik baru dapat beradaptasi dengan baik, tumbuh menjadi anak yang ceria, mandiri, dan berkarakter, serta menjadikan sekolah sebagai tempat belajar yang menyenangkan dengan dukungan penuh dari keluarga dan seluruh warga sekolah. (Herdi)<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bandar Lampung (LB): Peserta Didik baru ikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ajaran 2026\/2027 selama 5 hari di Taman Kanak-kanak ( TK) HIP-HOP Korpri Raya, Kecamatan Sukarame, Bandar Lampung. Hal ini sebagai langkah awal untuk menyambut peserta didik baru sekaligus membantu murid beradaptasi dengan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan menyenangkan. Kepala Sekolah TK HIP-HOP Bandar Lampung Ibu Sulastri S.Pd., mengatakan MPLS di TK memiliki tujuan utama agar anak merasa nyaman, tidak takut bersekolah, beradaptasi dengan lingkungan sekolah, membangun rasa percaya diri, serta menumbuhkan semangat belajar sejak hari pertama. &#8221; Kegiatan MPLS diisi dengan berbagai aktivitas edukatif, seperti pengenalan guru dan tenaga kependidikan, mengenal lingkungan sekolah, permainan yang membangun kebersamaan, pembiasaan hidup bersih dan sehat, serta penanaman nilai-nilai karakter yang sesuai dengan usia anak&#8221;, ujarnya. &#8220;MPLS di TK kami dikemas dengan konsep &#8216;Sekolah itu Menyenangkan&#8217;. Kami ingin setiap anak merasa diterima, bahagia, dan nyaman berada di sekolah. Melalui MPLS, anak-anak diajak mengenal teman, guru, serta berbagai kegiatan belajar yang menyenangkan sehingga mereka siap mengikuti proses pembelajaran. Selama 5 hari anak-anak dikenalkan lingkungan sekolah lewat bermain, bernyanyi, dan bercerita. Target kami sederhana, anak nyaman, orang tua tenang, guru siap&#8221;, tambahnya, Senin (13\/7\/2026). Kepala sekolah juga menyampaikan pesan kepada seluruh peserta [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":57688,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[11],"tags":[],"class_list":["post-57686","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-pendidikan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/57686","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=57686"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/57686\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":57689,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/57686\/revisions\/57689"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/57688"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=57686"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=57686"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=57686"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}