{"id":57292,"date":"2026-06-30T23:10:31","date_gmt":"2026-06-30T16:10:31","guid":{"rendered":"https:\/\/lampungbarometer.id\/?p=57292"},"modified":"2026-06-30T23:10:31","modified_gmt":"2026-06-30T16:10:31","slug":"desa-hanau-berak-bagikan-blt-dd-tahap-ii-rp-900-ribu","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/2026\/06\/30\/desa-hanau-berak-bagikan-blt-dd-tahap-ii-rp-900-ribu\/","title":{"rendered":"Desa Hanau Berak Bagikan BLT DD Tahap II Rp 900 Ribu"},"content":{"rendered":"<p><strong>Pesawaran (LB):<\/strong> Pemeritah Desa Hanau Berak, Kecamatan Padang Cermin, Kabupaten Pesawaran menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) Tahap II sejumlah Rp 900 ribu kepada lima keluarga penerima manfaat (KPM), Senin (29\/6\/2026).<\/p>\n<p>Pembagian BLT-DD ini dilaksanakan di kantor desa dan dipimpin langsung Kepala Desa Hanau Berak, Ahmad Alamsyah, didampingi seluruh perangkat desa serta dihadiri Plt. Camat Padang Cermin, Eko Novian, S.TP.<\/p>\n<p>Ahmad Alamsyah menyampaikan bantuan ini merupakan bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat ekonomi lemah dengan tujuan untuk membantu meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.<\/p>\n<p>Oleh sebab itu, Alamsyah berpesan kepada para penerima bantuan agar menggunakan dana bantuan tersebut dengan tepat sesuai dengan peruntukannya.<\/p>\n<p>&#8220;Ini merupakan bantuan pemerintah untuk membantu memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari. Gunakan dengan sebaik-baiknya sesuai peruntukannya, jangan untuk hal lain,&#8221; pesan Kades.<\/p>\n<p>&#8220;Pergunakan bantuan ini sesuai dengan kebutuhan pokok sehari-hari, jangan dibelanjakan untuk yang lain. Mudah-mudahan bantuan ini bisa mengurangi beban Bapak dan Ibu, bantuan ini dari pemerintah melalui dana desa,&#8221; pungkas Kades.<\/p>\n<p>Kasini (67), salah satu warga penerima bantuan, mengucapkan terima kasih serta merasa senang mendapatkan bantuan. Dia mengaku bantuan Rp 900 ribu tersebut sangat membantu dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.<\/p>\n<p>&#8220;Saya bersyukur mendapat bantuan Rp 900 ribu dari pemerintah. Terima kasih Pak Kades, semoga selalu amanah dan desa kita bartambah maju,&#8221; ucapnya.<\/p>\n<p>Daftar penerima BLT DD Triwulan II Tahun 2026:<\/p>\n<ol>\n<li>Sumyani<\/li>\n<li>Erlina Wati<\/li>\n<li>Ediyal Ali<\/li>\n<li>Kasini dusun damar papan 67 tahun<\/li>\n<li>Nasirin. (*\/Ansori)<\/li>\n<\/ol>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pesawaran (LB): Pemeritah Desa Hanau Berak, Kecamatan Padang Cermin, Kabupaten Pesawaran menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) Tahap II sejumlah Rp 900 ribu kepada lima keluarga penerima manfaat (KPM), Senin (29\/6\/2026). Pembagian BLT-DD ini dilaksanakan di kantor desa dan dipimpin langsung Kepala Desa Hanau Berak, Ahmad Alamsyah, didampingi seluruh perangkat desa serta dihadiri Plt. Camat Padang Cermin, Eko Novian, S.TP. Ahmad Alamsyah menyampaikan bantuan ini merupakan bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat ekonomi lemah dengan tujuan untuk membantu meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari. Oleh sebab itu, Alamsyah berpesan kepada para penerima bantuan agar menggunakan dana bantuan tersebut dengan tepat sesuai dengan peruntukannya. &#8220;Ini merupakan bantuan pemerintah untuk membantu memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari. Gunakan dengan sebaik-baiknya sesuai peruntukannya, jangan untuk hal lain,&#8221; pesan Kades. &#8220;Pergunakan bantuan ini sesuai dengan kebutuhan pokok sehari-hari, jangan dibelanjakan untuk yang lain. Mudah-mudahan bantuan ini bisa mengurangi beban Bapak dan Ibu, bantuan ini dari pemerintah melalui dana desa,&#8221; pungkas Kades. Kasini (67), salah satu warga penerima bantuan, mengucapkan terima kasih serta merasa senang mendapatkan bantuan. Dia mengaku bantuan Rp 900 ribu tersebut sangat membantu dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari. &#8220;Saya bersyukur mendapat bantuan Rp 900 ribu dari pemerintah. Terima kasih Pak Kades, semoga [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":57293,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-57292","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-desa"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/57292","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=57292"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/57292\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":57294,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/57292\/revisions\/57294"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/57293"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=57292"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=57292"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=57292"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}