{"id":57206,"date":"2026-06-26T09:12:20","date_gmt":"2026-06-26T02:12:20","guid":{"rendered":"https:\/\/lampungbarometer.id\/?p=57206"},"modified":"2026-06-26T09:12:20","modified_gmt":"2026-06-26T02:12:20","slug":"belanda-lolos-sebagai-juara-grup-f-jumpa-maroko-di-babak-32-besar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/2026\/06\/26\/belanda-lolos-sebagai-juara-grup-f-jumpa-maroko-di-babak-32-besar\/","title":{"rendered":"\u200eBelanda Lolos Sebagai Juara Grup F, Jumpa Maroko di Babak 32 Besar  \u200e  \u200e"},"content":{"rendered":"<p><strong>\u200eBandar Lampung<\/strong> &#8211; Belanda lolos ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 sebagai juara Grup F usai mengalahkan Tunisia di laga terakhir babak penyisihan, dan akan bertemu runner up Grup C, Maroko.<\/p>\n<p>\u200eSementara itu, Jepang dan Swedia juga sama-sama memastikan diri ke fase gugur.<\/p>\n<p>\u200eDalam laga terakhir fase grup The Oranje menang 3-1 ata Tunisia dalam laga di Kansas City Stadium pada Jumat (26\/6) pagi WIB. Dengan hasil ini, tim asuhan Ronald Koeman finis sebagai pemuncak grup dengan tujuh poin hasil dua kemenangan dan sekali imbang.<\/p>\n<p>\u200eJepang mengikuti Belanda dengan lima poin usai ditahan Swedia 1-1 dalam laga di Dallas Stadium di waktu yang sama. Mereka juga tak terkalahkan selama fase grup, meraih satu kemenangan dan sisanya imbang.<\/p>\n<p>\u200eSwedia menyusul di urutan tiga dengan empat poin. Tim asuhan Graham Potter juga ikut lolos setelah mengunci posisi sebagai salah satu dari delapan tim peringkat tiga terbaik.<\/p>\n<p>\u200eSedangkan Tunisia pulang dengan status juru kunci usai kalah tiga kali dalam tiga laga dan tak meraih poin. Mereka hanya mencetak dua gol dan kebobolan 12 kali dalam perjalanan yang diwarnai kisruh internal menyusul pergantian pelatih di tengah turnamen.<\/p>\n<p>\u200eDi babak 32 besar, Belanda sudah ditunggu Maroko yang menjadi runner up Grup G. Laga kedua tim akan digelar di Estadio Monterrey pada Selasa (30\/6) pukul 08.00 WIB. Sedangkan Jepang akan berjumpa juara Grup C, Brasil di Houston Stadium pada hari yang sama pukul 00.00 WIB.<\/p>\n<p>\u200eUntuk Swedia, mereka masih menunggu lawan, yaitu salah satu di antara Jerman, Swiss, Prancis, atau Norwegia. (ak)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>\u200eBandar Lampung &#8211; Belanda lolos ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 sebagai juara Grup F usai mengalahkan Tunisia di laga terakhir babak penyisihan, dan akan bertemu runner up Grup C, Maroko. \u200eSementara itu, Jepang dan Swedia juga sama-sama memastikan diri ke fase gugur. \u200eDalam laga terakhir fase grup The Oranje menang 3-1 ata Tunisia dalam laga di Kansas City Stadium pada Jumat (26\/6) pagi WIB. Dengan hasil ini, tim asuhan Ronald Koeman finis sebagai pemuncak grup dengan tujuh poin hasil dua kemenangan dan sekali imbang. \u200eJepang mengikuti Belanda dengan lima poin usai ditahan Swedia 1-1 dalam laga di Dallas Stadium di waktu yang sama. Mereka juga tak terkalahkan selama fase grup, meraih satu kemenangan dan sisanya imbang. \u200eSwedia menyusul di urutan tiga dengan empat poin. Tim asuhan Graham Potter juga ikut lolos setelah mengunci posisi sebagai salah satu dari delapan tim peringkat tiga terbaik. \u200eSedangkan Tunisia pulang dengan status juru kunci usai kalah tiga kali dalam tiga laga dan tak meraih poin. Mereka hanya mencetak dua gol dan kebobolan 12 kali dalam perjalanan yang diwarnai kisruh internal menyusul pergantian pelatih di tengah turnamen. \u200eDi babak 32 besar, Belanda sudah ditunggu Maroko yang menjadi runner up Grup G. Laga kedua [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":57207,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[14],"tags":[],"class_list":["post-57206","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-olah-raga"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/57206","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=57206"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/57206\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":57208,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/57206\/revisions\/57208"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/57207"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=57206"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=57206"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=57206"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}