{"id":57030,"date":"2026-06-11T23:37:51","date_gmt":"2026-06-11T16:37:51","guid":{"rendered":"https:\/\/lampungbarometer.id\/?p=57030"},"modified":"2026-06-11T23:39:09","modified_gmt":"2026-06-11T16:39:09","slug":"bem-ui-akan-gelar-aksi-unjuk-rasa-tuntut-stop-mbg-dan-turunkan-harga-bbm","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/2026\/06\/11\/bem-ui-akan-gelar-aksi-unjuk-rasa-tuntut-stop-mbg-dan-turunkan-harga-bbm\/","title":{"rendered":"BEM UI Akan Gelar Aksi Unjuk Rasa Tuntut Stop MBG Dan Turunkan Harga BBM"},"content":{"rendered":"<p><em>Gambar: Ilustrasi AI<\/em><\/p>\n<p><strong>Jakarta (LB)<\/strong>: Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) akan menggelar aksi unjuk rasa bertajuk &#8220;Menuju Indonesia Bangkrut&#8221; di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, Jumat (12\/6\/2026) besok.<\/p>\n<p>Ketua BEM UI, Yatalathof Ma&#8217;shum Imawan dalam keterangannya, Kamis (11\/6\/2026) meminta maaf atas kemacetan yang terjadi besok.<\/p>\n<p>&#8220;Kami ingin memberi pesan bahwa kemacetan lalu lintas esok hanya berlangsung beberapa jam. Di sisi lain, kemacetan mobilitas sosial, kemacetan lapangan kerja, dan kemacetan masa depan yang dipaksakan sistem ini kepada rakyat itu sudah jauh lebih lama berlangsung selama puluhan tahun dan tidak ada tanda-tanda akan berhenti sendiri,&#8221; jelasnya.<\/p>\n<p>Dia mengungkapkan ada lima tuntutan yang dibawa dalam aksi unjuk rasa besok, di antaranya soal naiknya harga BBM dan program Makan Bergizi Gratis (MBG).<\/p>\n<p>&#8220;Kami juga mengundang kepada seluruh elemen masyarakat, mahasiswa, buruh, guru, pedagang, ibu rumah tangga, serta komunitas\/pecinta pelari serta siapapun yang merasakan bahwa negara ini sedang berjalan ke arah yang salah,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Berikut 5 tuntutan yang akan disampaikan :<\/p>\n<p>1. Stop Pemborosan APBN<br \/>\n2. Turunkan Harga Kebutuhan Pokok dan BBM<br \/>\n3. Hentikan Program MBG dan Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih<br \/>\n4. Hentikan Militerisme di Ranah Sipil<br \/>\n5. Prabowo berhenti Mengelak dan Akui Kesalahan Pemerintah. (Her)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Gambar: Ilustrasi AI Jakarta (LB): Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) akan menggelar aksi unjuk rasa bertajuk &#8220;Menuju Indonesia Bangkrut&#8221; di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, Jumat (12\/6\/2026) besok. Ketua BEM UI, Yatalathof Ma&#8217;shum Imawan dalam keterangannya, Kamis (11\/6\/2026) meminta maaf atas kemacetan yang terjadi besok. &#8220;Kami ingin memberi pesan bahwa kemacetan lalu lintas esok hanya berlangsung beberapa jam. Di sisi lain, kemacetan mobilitas sosial, kemacetan lapangan kerja, dan kemacetan masa depan yang dipaksakan sistem ini kepada rakyat itu sudah jauh lebih lama berlangsung selama puluhan tahun dan tidak ada tanda-tanda akan berhenti sendiri,&#8221; jelasnya. Dia mengungkapkan ada lima tuntutan yang dibawa dalam aksi unjuk rasa besok, di antaranya soal naiknya harga BBM dan program Makan Bergizi Gratis (MBG). &#8220;Kami juga mengundang kepada seluruh elemen masyarakat, mahasiswa, buruh, guru, pedagang, ibu rumah tangga, serta komunitas\/pecinta pelari serta siapapun yang merasakan bahwa negara ini sedang berjalan ke arah yang salah,&#8221; ujarnya. Berikut 5 tuntutan yang akan disampaikan : 1. Stop Pemborosan APBN 2. Turunkan Harga Kebutuhan Pokok dan BBM 3. Hentikan Program MBG dan Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih 4. Hentikan Militerisme di Ranah Sipil 5. Prabowo berhenti Mengelak dan Akui Kesalahan Pemerintah. (Her)<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":57031,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[406],"tags":[],"class_list":["post-57030","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/57030","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=57030"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/57030\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":57033,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/57030\/revisions\/57033"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/57031"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=57030"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=57030"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=57030"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}