{"id":56869,"date":"2026-06-01T19:25:11","date_gmt":"2026-06-01T12:25:11","guid":{"rendered":"https:\/\/lampungbarometer.id\/?p=56869"},"modified":"2026-06-01T19:25:11","modified_gmt":"2026-06-01T12:25:11","slug":"teroris-insyaf-dan-pengikut-jemaah-islamiyah-lampung-upacara-hari-pancasila-2026","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/2026\/06\/01\/teroris-insyaf-dan-pengikut-jemaah-islamiyah-lampung-upacara-hari-pancasila-2026\/","title":{"rendered":"&#8216;Teroris Insyaf&#8217; dan Pengikut Jemaah Islamiyah Lampung Upacara Hari Pancasila 2026"},"content":{"rendered":"<p><strong>Bandar Lampung (LB)<\/strong>: Puluhan mantan narapidana teroris (Napiter) yang tergabung dalam Yayasan Mangkubumi Putra Lampung dan mantan pengikut Jemaah Islamiyah di Lampung mengikuti Upacara Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026 di Lapangan Korpri Kantor Gubernur Lampung, Senin (1\/6\/2026).<\/p>\n<p>Dengan mengenakan celana hitam kemeja putih mereka tampak khidmat mengikuti jalannya upacara yang dipimpin Pangdam XXI Radin Intan Lampung Mayjen TNI Kristomei Sianturi.<\/p>\n<p>Ditemui usai upacara, Ketua Yayasan Mangkubumi Putra Lampung Ir. Suprihadi menyampaikan terima kasih atas undangan yang diberikan Pemerintah Provinsi Lampung kepada yayasan untuk mengikuti peringatan hari bersejarah lahirnya Pancasila.<\/p>\n<p>&#8220;Hal ini sebagai wujud bahwa sebagai bagian dari anak bangsa kita dapat bersama-sama bersinergi dalam rangka membela NKRI,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Ia menambahkan sejalan dengan amanat yang dibacakan Inspektur Upacara, mantan Napiter dan mantan pengikut JI sebagai bagian dari warga negara wajib menjaga persatuan NKRI.<\/p>\n<p>&#8220;Kita tidak boleh melupakan sejarah dan harus dapat mengambil pelajaran dengan harapan Indonesia kedepan tetap damai, aman, sejahtera, maju, dan berkembang,&#8221; imbuhnya.<\/p>\n<p>Dalam kesempatan yang sama, Kompol Sumarna dari Satgaswil Lampung Densus 88 AT Polri yang hadir mendampingi para mantan Napiter menyampaikan apresiasi atas keikutsertaan para mantan Napiter Yayasan Mangkubumi Putra Lampung dan juga mantan pengikut JI Lampung dalam Upacara Hari Lahir Pancasila.<\/p>\n<p>Hal ini merupakan wujud rasa patriotisme dan nasionalisme, serta bentuk pembinaan yang dilakukan terhadap para mantan Napiter berkolaborasi dengan Badan Kesbangpol, Binda Lampung, Polda Lampung, dan stakeholder lainnya.<\/p>\n<p>&#8220;Selain mengikuti upacara, Yayasan Mangkubumi Putra Lampung juga aktif dalam berbagai kegiatan sosial, seperti pembagian daging hewan kurban saat Idul Adha lalu, penggalangan dana internal pemberian bantuan sosial bencana alam Sumatera,&#8221; imbuhnya.<\/p>\n<p>Oleh karena itu, dia meminta masyarakat tidak memberi justifikasi dan stigma negatif kepada para mantan Napiter karena mereka ingin merubah diri, bertobat dan mengakui kesalahannya sehingga kita harus memberikan ruang dan mendampingi untuk menjadi lebih baik.<\/p>\n<p>&#8220;Komitmen kami selaku pembina untuk merubah mindset para mantan Napiter dan mantan pengikutbJI agar mereka kembali menjadi bagian dari NKRI&#8221; tutupnya.<\/p>\n<p>Pangdam XXI Radin Intan Lampung Mayjen TNI Kristomei Sianturi dalam amanat Kepala BPIP yang dibacakannya menyampaikan tema yang diusung dalam peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 adalah &#8220;Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia&#8221;.<\/p>\n<p>&#8220;Ini sebuah pernyataan tegas bahwa nilai-nilai luhur Pancasila tidak hanya relevan untuk menjaga keutuhan bangsa Indonesia, tapi juga menjadi jawaban terciptanya perdamaian dunia yang abadi,&#8221; ujar Pangdam.<\/p>\n<p>&#8220;Kita harus terus melawan segala bentuk intoleransi dan radikalisme yang dapat merusak harmonisasi kebangsaan kita,&#8221; pungkasnya. (gus\/herdi)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bandar Lampung (LB): Puluhan mantan narapidana teroris (Napiter) yang tergabung dalam Yayasan Mangkubumi Putra Lampung dan mantan pengikut Jemaah Islamiyah di Lampung mengikuti Upacara Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026 di Lapangan Korpri Kantor Gubernur Lampung, Senin (1\/6\/2026). Dengan mengenakan celana hitam kemeja putih mereka tampak khidmat mengikuti jalannya upacara yang dipimpin Pangdam XXI Radin Intan Lampung Mayjen TNI Kristomei Sianturi. Ditemui usai upacara, Ketua Yayasan Mangkubumi Putra Lampung Ir. Suprihadi menyampaikan terima kasih atas undangan yang diberikan Pemerintah Provinsi Lampung kepada yayasan untuk mengikuti peringatan hari bersejarah lahirnya Pancasila. &#8220;Hal ini sebagai wujud bahwa sebagai bagian dari anak bangsa kita dapat bersama-sama bersinergi dalam rangka membela NKRI,&#8221; ujarnya. Ia menambahkan sejalan dengan amanat yang dibacakan Inspektur Upacara, mantan Napiter dan mantan pengikut JI sebagai bagian dari warga negara wajib menjaga persatuan NKRI. &#8220;Kita tidak boleh melupakan sejarah dan harus dapat mengambil pelajaran dengan harapan Indonesia kedepan tetap damai, aman, sejahtera, maju, dan berkembang,&#8221; imbuhnya. Dalam kesempatan yang sama, Kompol Sumarna dari Satgaswil Lampung Densus 88 AT Polri yang hadir mendampingi para mantan Napiter menyampaikan apresiasi atas keikutsertaan para mantan Napiter Yayasan Mangkubumi Putra Lampung dan juga mantan pengikut JI Lampung dalam Upacara Hari Lahir Pancasila. Hal ini merupakan wujud [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":56870,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[29,82],"tags":[],"class_list":["post-56869","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kota-bandar-lampung","category-barometer-humaniora"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/56869","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=56869"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/56869\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":56871,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/56869\/revisions\/56871"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/56870"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=56869"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=56869"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=56869"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}