{"id":56799,"date":"2026-05-27T06:31:10","date_gmt":"2026-05-26T23:31:10","guid":{"rendered":"https:\/\/lampungbarometer.id\/?p=56799"},"modified":"2026-05-27T06:32:22","modified_gmt":"2026-05-26T23:32:22","slug":"pep-guardiola-tinggalkan-manchester-city-setelah-10-tahun-yang-fenomenal","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/2026\/05\/27\/pep-guardiola-tinggalkan-manchester-city-setelah-10-tahun-yang-fenomenal\/","title":{"rendered":"Pep Guardiola Tinggalkan Manchester City Setelah 10 Tahun yang Fenomenal"},"content":{"rendered":"<p><strong>Manchester<\/strong> &#8211; Manajer asal Spanyol Pep Guardiola resmi meninggalkan klub Manchester City di akhir musim nanti.<\/p>\n<p>Pep memutuskan mengakhiri kebersamaannya dengan Manchester Biru setelah 10 tahun yang fantastis dengan 20 gelar, sebuah capaian yang akan sulit disamai pelatih manapun.<\/p>\n<p>City mengumumkan kabar ini pada Jumat (22\/5\/2026) sore WIB. Guardiola mundur dari kursi pelatih akhir musim ini meskipun masih punya kontrak setahun lagi.<\/p>\n<p>&#8220;Pep Guardiola akan mengundurkan diri dari jabatannya sebagai manajer Manchester City pada musim panas ini,&#8221; tulis Manchester City.<\/p>\n<p>Guardiola akan cabut usai tepat 10 tahun melatih City. Selama memimpin di Etihad, ia bisa mempersembahkan 20 gelar juara, di antaranya, 6 gelar juara Liga Inggris, sekali Liga Champions, 3 Piala FA, dan 5 Piala Liga Inggris. Termasuk membawa Manchester City merebut treble winners pada musim 2022\/2023.<\/p>\n<p>Musim ini, Pep Guardiola membawa Manchester City jadi runner up Liga Inggris. Ia cuma mempersembahkan dua titel yakni Piala Liga Inggris dan Piala FA, dua gelar terakhir yang dimenangkannya untuk The Sky Blues.<\/p>\n<p>Guardiola langsung mengenang saat pertama kali datang ke City. Wawancara perdananya terjadi bersama Noel Gallagher, vokalis Oasis, yang dinilai menjadi penanda dirinya akan bersenang-senang di City.<\/p>\n<p>&#8220;Para pemain, jangan pernah lupakan-setiap detik, setiap momen, bersama saya, staf saya, klub ini, semuanya. Apa yang telah kami lakukan, kami lakukan untuk kalian semua. Dan kalian sungguh luar biasa. Kalian mungkin belum menyadarinya, tapi kalian sedang meninggalkan warisan,&#8221; kata Guardiola di situs resmi klub.<\/p>\n<p>&#8220;Jadi, saat masa jabatanku akan berakhir, bersukacitalah. Oasis kembali lagi.&#8221;<\/p>\n<p>&#8220;Para hadirin sekalian, terima kasih telah mempercayai saya. Terima kasih telah mendorong saya. Terima kasih telah mencintai saya,&#8221; katanya. (*\/Red)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Manchester &#8211; Manajer asal Spanyol Pep Guardiola resmi meninggalkan klub Manchester City di akhir musim nanti. Pep memutuskan mengakhiri kebersamaannya dengan Manchester Biru setelah 10 tahun yang fantastis dengan 20 gelar, sebuah capaian yang akan sulit disamai pelatih manapun. City mengumumkan kabar ini pada Jumat (22\/5\/2026) sore WIB. Guardiola mundur dari kursi pelatih akhir musim ini meskipun masih punya kontrak setahun lagi. &#8220;Pep Guardiola akan mengundurkan diri dari jabatannya sebagai manajer Manchester City pada musim panas ini,&#8221; tulis Manchester City. Guardiola akan cabut usai tepat 10 tahun melatih City. Selama memimpin di Etihad, ia bisa mempersembahkan 20 gelar juara, di antaranya, 6 gelar juara Liga Inggris, sekali Liga Champions, 3 Piala FA, dan 5 Piala Liga Inggris. Termasuk membawa Manchester City merebut treble winners pada musim 2022\/2023. Musim ini, Pep Guardiola membawa Manchester City jadi runner up Liga Inggris. Ia cuma mempersembahkan dua titel yakni Piala Liga Inggris dan Piala FA, dua gelar terakhir yang dimenangkannya untuk The Sky Blues. Guardiola langsung mengenang saat pertama kali datang ke City. Wawancara perdananya terjadi bersama Noel Gallagher, vokalis Oasis, yang dinilai menjadi penanda dirinya akan bersenang-senang di City. &#8220;Para pemain, jangan pernah lupakan-setiap detik, setiap momen, bersama saya, staf saya, klub ini, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":56800,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[14],"tags":[],"class_list":["post-56799","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-olah-raga"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/56799","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=56799"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/56799\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":56801,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/56799\/revisions\/56801"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/56800"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=56799"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=56799"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=56799"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}