{"id":56796,"date":"2026-05-26T23:02:41","date_gmt":"2026-05-26T16:02:41","guid":{"rendered":"https:\/\/lampungbarometer.id\/?p=56796"},"modified":"2026-05-26T23:02:41","modified_gmt":"2026-05-26T16:02:41","slug":"gubernur-dukung-program-pln-masuk-desa-tahun-2026-semua-desa-di-lampung-teraliri-listrik","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/2026\/05\/26\/gubernur-dukung-program-pln-masuk-desa-tahun-2026-semua-desa-di-lampung-teraliri-listrik\/","title":{"rendered":"Gubernur Dukung Program PLN Masuk Desa, Tahun 2026 Semua Desa di Lampung Teraliri Listrik"},"content":{"rendered":"<p><strong>Bandar Lampung (LB)<\/strong>: Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mendukung rencana penyusunan roadmap program PLN Masuk Desa yang menargetkan seluruh desa di Provinsi Lampung teraliri listrik 100 persen di 2026.<\/p>\n<p>Hal itu disampaikannya usai menerima kunjungan General Manager PT PLN (Persero) UID Lampung, Rizky Mochamad beserta jajaran di Ruang Kerja Gubernur Lampung, Bandar Lampung, Selasa (26\/5\/2026).<\/p>\n<p>\u201cKami sangat semangat dan mendukung penuh program ini. Harapannya, tidak ada lagi desa di Lampung yang tertinggal dalam pembangunan, khususnya akses listrik,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Selain itu, Gubernur juga mengapresiasi kinerja PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Lampung dalam merespons cepat keluhan masyarakat terkait kelistrikan. Ia menyampaikan koordinasi antara Pemerintah Provinsi Lampung dan PLN selama ini berjalan baik, terutama dalam penanganan gangguan listrik di masyarakat.<\/p>\n<p>\u201cSelama saya menjabat, kolaborasi dengan PLN berjalan sangat baik. Aduan dan keluhan masyarakat terkait kelistrikan dapat ditangani dengan cepat. Mudah-mudahan kerja sama ini terus terjaga demi kepuasan masyarakat,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Mirza juga mengapresiasi kecepatan PLN dalam memulihkan pasokan listrik saat terjadi gangguan atau blackout di wilayah Sumatera beberapa waktu lalu.<\/p>\n<p>\u201cLampung menjadi wilayah dengan pemulihan listrik tercepat di Sumatera. Dalam waktu sekitar dua jam, listrik sudah kembali normal,\u201d ungkapnya.<\/p>\n<p>Lebih lanjut, Gubernur menyampaikan Pemprov Lampung dan PLN juga berkomitmen menyelaraskan arah pembangunan daerah dengan pengembangan infrastruktur kelistrikan.<\/p>\n<p>\u201cPLN berkomitmen mendukung dan menyelaraskan arah pembangunan Pemerintah Provinsi Lampung agar pembangunan ke depan berjalan optimal,\u201d jelasnya. (pim)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bandar Lampung (LB): Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mendukung rencana penyusunan roadmap program PLN Masuk Desa yang menargetkan seluruh desa di Provinsi Lampung teraliri listrik 100 persen di 2026. Hal itu disampaikannya usai menerima kunjungan General Manager PT PLN (Persero) UID Lampung, Rizky Mochamad beserta jajaran di Ruang Kerja Gubernur Lampung, Bandar Lampung, Selasa (26\/5\/2026). \u201cKami sangat semangat dan mendukung penuh program ini. Harapannya, tidak ada lagi desa di Lampung yang tertinggal dalam pembangunan, khususnya akses listrik,\u201d ujarnya. Selain itu, Gubernur juga mengapresiasi kinerja PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Lampung dalam merespons cepat keluhan masyarakat terkait kelistrikan. Ia menyampaikan koordinasi antara Pemerintah Provinsi Lampung dan PLN selama ini berjalan baik, terutama dalam penanganan gangguan listrik di masyarakat. \u201cSelama saya menjabat, kolaborasi dengan PLN berjalan sangat baik. Aduan dan keluhan masyarakat terkait kelistrikan dapat ditangani dengan cepat. Mudah-mudahan kerja sama ini terus terjaga demi kepuasan masyarakat,\u201d ujarnya. Mirza juga mengapresiasi kecepatan PLN dalam memulihkan pasokan listrik saat terjadi gangguan atau blackout di wilayah Sumatera beberapa waktu lalu. \u201cLampung menjadi wilayah dengan pemulihan listrik tercepat di Sumatera. Dalam waktu sekitar dua jam, listrik sudah kembali normal,\u201d ungkapnya. Lebih lanjut, Gubernur menyampaikan Pemprov Lampung dan PLN juga berkomitmen menyelaraskan arah pembangunan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":56797,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[27,8],"tags":[],"class_list":["post-56796","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-layanan-masyarakat","category-pemprov-lampung"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/56796","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=56796"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/56796\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":56798,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/56796\/revisions\/56798"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/56797"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=56796"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=56796"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=56796"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}