{"id":56685,"date":"2026-01-29T21:59:49","date_gmt":"2026-01-29T14:59:49","guid":{"rendered":"https:\/\/lampungbarometer.id\/?p=56685"},"modified":"2026-05-22T22:11:27","modified_gmt":"2026-05-22T15:11:27","slug":"musrenbang-kecamatan-hari-kedua-bupati-tegaskan-penguatan-identitas-lampung-timur","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/2026\/01\/29\/musrenbang-kecamatan-hari-kedua-bupati-tegaskan-penguatan-identitas-lampung-timur\/","title":{"rendered":"Musrenbang Kecamatan Hari Kedua, Bupati Tegaskan Penguatan Identitas Lampung Timur"},"content":{"rendered":"<p><strong>Lampung Timur (LB):<\/strong> Hari kedua Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kecamatan Kabupaten Lampung Timur yang digelar di Aula Bappeda Kabupaten setempat, Rabu (28\/1\/2026), menjadi momentum menyatukan gagasan, aspirasi, dan harapan pembangunan daerah.<\/p>\n<p>Untuk menjangkau partisipasi seluruh kecamatan, kegiatan yang dihadiri secara langsung Bupati Lampung Timur, Ela Siti Nuryamah, ini dilaksanakan secara luring dan hybrid meeting.<\/p>\n<p>Selain Bupati, Musrenbang ini juga dihadiri langsung Ketua DPRD Lampung Timur Rida Rotul Aliyah, para Asisten, Staf Ahli, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kepala Bagian, serta jajaran di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Timur. Peserta dari kecamatan mengikuti kegiatan baik secara langsung maupun daring.<\/p>\n<p>Dalam arahannya, Bupati menegaskan Musrenbang merupakan tahapan krusial dalam memastikan perencanaan pembangunan daerah berjalan selaras dengan kebutuhan masyarakat dan visi pembangunan jangka panjang daerah.<\/p>\n<p>\u201cMusrenbang adalah ruang strategis untuk menyatukan gagasan dan harapan. Perencanaan yang matang, terukur, dan kolaboratif akan menentukan keberhasilan pembangunan Lampung Timur ke depan,\u201d ujar Bupati.<\/p>\n<p>Bupati juga menyampaikan Pemerintah Kabupaten Lampung Timur telah melaunching city branding dan identitas daerah \u201cLampung Timur Makmur, Lestari, dan Berkelanjutan\u201d sebagai jati diri sekaligus arah pembangunan daerah ke depan.<\/p>\n<p>Menurut Bupati, city branding tersebut mengandung makna mendalam. Makmur mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi. Lestari menggambarkan tekad menjaga kelestarian lingkungan dan sumber daya alam, sementara Berkelanjutan menjadi landasan agar pembangunan yang dilakukan hari ini tetap memberi manfaat bagi generasi mendatang.<\/p>\n<p>\u201cCity branding ini bukan sekadar slogan, tetapi identitas bersama yang harus menjadi roh dalam setiap kebijakan dan program pembangunan. Dengan identitas yang kuat, Lampung Timur akan memiliki arah pembangunan yang jelas dan berdaya saing,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p>Lebih lanjut, Bupati menekankan pentingnya sinergi lintas perangkat daerah serta keterlibatan seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan Lampung Timur yang makmur, lestari, dan berkelanjutan, dengan tetap menjaga keseimbangan antara pembangunan ekonomi dan kelestarian lingkungan.<\/p>\n<p>Sementara itu, Ketua DPRD Lampung Timur Rida Rotul Aliyah menyatakan dukungannya terhadap proses perencanaan pembangunan yang partisipatif dan transparan. &#8220;Harapan kita hasil Musrenbang ini dapat melahirkan program prioritas yang tepat sasaran dan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat,&#8221; ucap Rida.<\/p>\n<p>Melalui Musrenbang Tingkat Kecamatan ini, Pemerintah Kabupaten Lampung Timur berharap terbangun kesepahaman dan komitmen bersama dalam menetapkan prioritas pembangunan daerah, sejalan dengan identitas dan visi besar Lampung Timur menuju daerah yang maju, sejahtera, dan berdaya saing. (*\/Red)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Lampung Timur (LB): Hari kedua Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kecamatan Kabupaten Lampung Timur yang digelar di Aula Bappeda Kabupaten setempat, Rabu (28\/1\/2026), menjadi momentum menyatukan gagasan, aspirasi, dan harapan pembangunan daerah. Untuk menjangkau partisipasi seluruh kecamatan, kegiatan yang dihadiri secara langsung Bupati Lampung Timur, Ela Siti Nuryamah, ini dilaksanakan secara luring dan hybrid meeting. Selain Bupati, Musrenbang ini juga dihadiri langsung Ketua DPRD Lampung Timur Rida Rotul Aliyah, para Asisten, Staf Ahli, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kepala Bagian, serta jajaran di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Timur. Peserta dari kecamatan mengikuti kegiatan baik secara langsung maupun daring. Dalam arahannya, Bupati menegaskan Musrenbang merupakan tahapan krusial dalam memastikan perencanaan pembangunan daerah berjalan selaras dengan kebutuhan masyarakat dan visi pembangunan jangka panjang daerah. \u201cMusrenbang adalah ruang strategis untuk menyatukan gagasan dan harapan. Perencanaan yang matang, terukur, dan kolaboratif akan menentukan keberhasilan pembangunan Lampung Timur ke depan,\u201d ujar Bupati. Bupati juga menyampaikan Pemerintah Kabupaten Lampung Timur telah melaunching city branding dan identitas daerah \u201cLampung Timur Makmur, Lestari, dan Berkelanjutan\u201d sebagai jati diri sekaligus arah pembangunan daerah ke depan. Menurut Bupati, city branding tersebut mengandung makna mendalam. Makmur mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi. Lestari menggambarkan tekad menjaga [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":56686,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[243],"tags":[],"class_list":["post-56685","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-barometer-lampung-timur"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/56685","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=56685"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/56685\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":56687,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/56685\/revisions\/56687"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/56686"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=56685"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=56685"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=56685"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}