{"id":5658,"date":"2020-05-08T20:47:05","date_gmt":"2020-05-08T13:47:05","guid":{"rendered":"https:\/\/sementara.biz.id\/?p=5658"},"modified":"2020-05-08T20:47:05","modified_gmt":"2020-05-08T13:47:05","slug":"putus-penyebaran-covid-19-gubernur-arinal-minta-usaha-bidang-pariwisata-tutup-sementara","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/2020\/05\/08\/putus-penyebaran-covid-19-gubernur-arinal-minta-usaha-bidang-pariwisata-tutup-sementara\/","title":{"rendered":"Putus Penyebaran Covid-19, Gubernur Arinal Minta Usaha Bidang Pariwisata Tutup Sementara"},"content":{"rendered":"\n<p><strong>BANDAR LAMPUNG (lampungbarometer.id)<\/strong>: Gubernur Lampung Arinal Djunaidi meminta pengelola pariwisata di Lampung menutup sementara tempat usaha yang dikelolanya untuk memutus mata rantai penyebaran wabah Covid-19 di Provinsi Lampung.<\/p>\n\n\n\n<p>Hal itu disampaikan Arinal dalam rapat bersama para stakeholder bidang pariwisata dalam rangka penanganan Covid-19 di Provinsi Lampungyang di Posko Gugus Tugas Covid-19, Ruang Abung, Balai Keratun, Bandar Lampung, Jumat (8\/5\/2020).<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/lampungbarometer.id\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/IMG-20200508-WA0122.jpg?resize=300%2C170\" alt=\"\" class=\"wp-image-5660\"\/><figcaption><strong><em>GUBERNUR <\/em><\/strong><em>Lampung Arinal Djunaidi meminta stake holder bidang pariwisata bekerja sama memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Lampung, Jumat (8\/5\/2020).<\/em><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>&#8220;Objek pariwisata sangat potensial dalam menghadirkan kerumunan masyarakat. Oleh karena itu, saya berharap dalam pertemuan ini dapat merumuskan langkah-langkah untuk menangani Covid-19,&#8221; ujarnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Terkait upaya memutus mata rantai Covid-19, Arinal berpendapat pengelola pariwisata diharapkan dapat bekerja sama untuk menutup sementara tempat wisata yang dikelolanya.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cSaya ingin teman-teman yang punya akses bisnis di bidang pariwisata agar mematuhi protokol kesehatan, Maklumat Kapolri, dan Surat Edaran Mendagri. Saya juga sudah mengeluarkan Surat Edaran terkait larangan kumpul di tempat-tempat seperti restoran, hotel, dan pantai,\u201d jelas Gubernur.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam kesempatan ini Arinal mengajak semua pihak bergotong royong, bekerja sama dengan seluruh elemen masyarakat dalam mencegah penyebaran Covid-19.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i1.wp.com\/lampungbarometer.id\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/IMG-20200508-WA0124.jpg?resize=300%2C170\" alt=\"\" class=\"wp-image-5661\"\/><figcaption><strong><em>GUBERNUR<\/em><\/strong><em> Arinal Djunaidi didampingi Wakil Gubernur Chusnunia Chalim meminta pelaku usaha pariwisata untuk menutup sementara usahanya.<\/em><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>&#8220;Ayo kita bersama-sama bergotong royong dengan seluruh elemen masyarakat mencegah penyebaran Covid-19,&#8221; kata Gubernur.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam kesempatan yang sama, Wakil Gubernur Chusnunia Chalim mengajak pelaku usaha bidang wisata untuk bersama-sama menangani dan mencegah penyebaran Virus Covid-19 di Provinsi Lampung.<\/p>\n\n\n\n<p>Nunik juga mengajak stakeholder bidang pariwisata melakukan persiapan varian atraksi di tempat wisata untuk menarik minat wisatawan usai masa Covid-19. Hal ini mengingat adanya kecenderungan masyarakat merasa bosan setelah cukup lama berdiam diri di rumah. <\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Ketika Covid-19 ini selesai, masyarakat akan membeludak di tempat-tempat wisata untuk jalan-jalan. Hal ini disebabkan adanya rasa bosan dan jenuh berdiam di rumah. Oleh sebab itu, stakeholder harus menyiapkan varian atraksi untuk mengundang wisatawan,&#8221; ujarnya. (red)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDAR LAMPUNG (lampungbarometer.id): Gubernur Lampung Arinal Djunaidi meminta pengelola pariwisata di Lampung menutup sementara tempat usaha yang dikelolanya untuk memutus mata rantai penyebaran wabah Covid-19 di Provinsi Lampung. Hal itu disampaikan Arinal dalam rapat bersama para stakeholder bidang pariwisata dalam rangka penanganan Covid-19 di Provinsi Lampungyang di Posko Gugus Tugas Covid-19, Ruang Abung, Balai Keratun, Bandar Lampung, Jumat (8\/5\/2020). &#8220;Objek pariwisata sangat potensial dalam menghadirkan kerumunan masyarakat. Oleh karena itu, saya berharap dalam pertemuan ini dapat merumuskan langkah-langkah untuk menangani Covid-19,&#8221; ujarnya. Terkait upaya memutus mata rantai Covid-19, Arinal berpendapat pengelola pariwisata diharapkan dapat bekerja sama untuk menutup sementara tempat wisata yang dikelolanya. \u201cSaya ingin teman-teman yang punya akses bisnis di bidang pariwisata agar mematuhi protokol kesehatan, Maklumat Kapolri, dan Surat Edaran Mendagri. Saya juga sudah mengeluarkan Surat Edaran terkait larangan kumpul di tempat-tempat seperti restoran, hotel, dan pantai,\u201d jelas Gubernur. Dalam kesempatan ini Arinal mengajak semua pihak bergotong royong, bekerja sama dengan seluruh elemen masyarakat dalam mencegah penyebaran Covid-19. &#8220;Ayo kita bersama-sama bergotong royong dengan seluruh elemen masyarakat mencegah penyebaran Covid-19,&#8221; kata Gubernur. Dalam kesempatan yang sama, Wakil Gubernur Chusnunia Chalim mengajak pelaku usaha bidang wisata untuk bersama-sama menangani dan mencegah penyebaran Virus Covid-19 di Provinsi Lampung. Nunik juga [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":5659,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[7],"tags":[],"class_list":["post-5658","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-pariwisata"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5658","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5658"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5658\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5658"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5658"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5658"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}