{"id":56535,"date":"2026-05-17T15:43:58","date_gmt":"2026-05-17T08:43:58","guid":{"rendered":"https:\/\/lampungbarometer.id\/?p=56535"},"modified":"2026-05-17T15:49:58","modified_gmt":"2026-05-17T08:49:58","slug":"sudah-4-hari-terombang-ambing-di-laut-penumpang-km-mutiara-persada-3-minta-segera-evakuasi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/2026\/05\/17\/sudah-4-hari-terombang-ambing-di-laut-penumpang-km-mutiara-persada-3-minta-segera-evakuasi\/","title":{"rendered":"Sudah 4 Hari Terombang Ambing di Laut, Penumpang KM Mutiara Persada 3 Minta Segera Evakuasi"},"content":{"rendered":"<p><strong>Bandar Lampung (LB)<\/strong>: Kapal Mutiara Persada 3 bermuatan 179 kendaraan (plus penumpang) yang berangkat dari Pelabuhan Penyeberangan Cigading, Cilegon, Banten tujuan Pelabuhan Panjang, Lampung mengalami mati mesin dan sudah empat hari terombang ambing di laut Selat Sunda.<\/p>\n<p>Berdasarkan informasi yang diterima <em><strong>lampungbarometer.id<\/strong><\/em>, kapal berangkat dari pelabuhan Cigading pada Rabu (13\/5\/2026) sekitar pukul 23.59 WIB dengan tujuan Pelabuhan Panjang. Namun, baru beberapa jam perjalanan, kapal mengalami mati mesin di tengah laut, diperkirakan di sekitar wilayah gunung Rajabasa Lampung.<\/p>\n<p>Salah satu penumpang kapal bernama Deni, menginformasikan hingga hari ini, Minggu (17\/5\/2026), sudah memasuki hari keempat kapal terombang ambing di tengah laut. Namun, belum ada upaya evakuasi dari pihak penyedia jasa, dalam hal ini pengelola Kapal Mutiara Persada 3 kepada para penumpang.<\/p>\n<p>Menurutnya, hal ini bukan hanya sangat merugikan tapi juga membahayakan, sebab beresiko memberikan dampak terhadap kesehatan fisik dan mental para penumpang.<\/p>\n<p>&#8220;Rabu, 13 Mei 2026 jam 23.59 WIB, itu keberangkatan dari Cigading dengan tujuan ke Panjang. Ternyata di tengah perjalanan terjadi trouble mesin, nggak tahu posisi tempatnya di titik koordinat mana, saya nggak ngerti. Mulai keberangkatan dari Cigading itu, baru berjalan beberapa jam ini sudah berhenti dan sampai sekarang belum ada tindakan,&#8221; ucap Deni dalam video yang diterima <em><strong>lampungbarometer.id<\/strong><\/em>, Minggu (17\/5\/2026).<\/p>\n<p>Deni mengeluhkan lambannya tindakan evakuasi bagi para penumpang. Oleh sebab itu, dia meminta kepada pihak berwenang untuk mengirim tim dan melakukan evakuasi kepada para penumpang demi mencegah hal yang lebih buruk terjadi terhadap para penumpang.<\/p>\n<p>&#8220;Kami memohon kepada pihak berwenang agar segera mengevakuasi kami, karena ini sudah hari keempat kami terombang ambing di laut,&#8221; demikian disampaikan Deni.<\/p>\n<p>Selain itu, dia juga mengeluhkan konsumsi makan yang diberikan pihak pengelola kapal yang dianggap tidak memadai. &#8220;Kami diberi makan kadang satu kali, tadi malam dua kali, tapi makan yang diberikan nggak layak untuk manusia,&#8221; cetusnya.<\/p>\n<p>Dia juga mengatakan hingga saat ini mesin kapal masih dalam perbaikan dan belum ada kejelasan kapan akan selesai.<\/p>\n<p>Hingga berita ini naik tayang, pihak pengelola kapal maupun pejabat berwenang belum bisa dikonfirmasi. (Marles)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bandar Lampung (LB): Kapal Mutiara Persada 3 bermuatan 179 kendaraan (plus penumpang) yang berangkat dari Pelabuhan Penyeberangan Cigading, Cilegon, Banten tujuan Pelabuhan Panjang, Lampung mengalami mati mesin dan sudah empat hari terombang ambing di laut Selat Sunda. Berdasarkan informasi yang diterima lampungbarometer.id, kapal berangkat dari pelabuhan Cigading pada Rabu (13\/5\/2026) sekitar pukul 23.59 WIB dengan tujuan Pelabuhan Panjang. Namun, baru beberapa jam perjalanan, kapal mengalami mati mesin di tengah laut, diperkirakan di sekitar wilayah gunung Rajabasa Lampung. Salah satu penumpang kapal bernama Deni, menginformasikan hingga hari ini, Minggu (17\/5\/2026), sudah memasuki hari keempat kapal terombang ambing di tengah laut. Namun, belum ada upaya evakuasi dari pihak penyedia jasa, dalam hal ini pengelola Kapal Mutiara Persada 3 kepada para penumpang. Menurutnya, hal ini bukan hanya sangat merugikan tapi juga membahayakan, sebab beresiko memberikan dampak terhadap kesehatan fisik dan mental para penumpang. &#8220;Rabu, 13 Mei 2026 jam 23.59 WIB, itu keberangkatan dari Cigading dengan tujuan ke Panjang. Ternyata di tengah perjalanan terjadi trouble mesin, nggak tahu posisi tempatnya di titik koordinat mana, saya nggak ngerti. Mulai keberangkatan dari Cigading itu, baru berjalan beberapa jam ini sudah berhenti dan sampai sekarang belum ada tindakan,&#8221; ucap Deni dalam video yang diterima lampungbarometer.id, Minggu (17\/5\/2026). [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":56536,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[29,1196],"tags":[],"class_list":["post-56535","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kota-bandar-lampung","category-barometer-ragam"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/56535","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=56535"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/56535\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":56541,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/56535\/revisions\/56541"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/56536"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=56535"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=56535"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=56535"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}