{"id":56440,"date":"2026-05-12T08:54:15","date_gmt":"2026-05-12T01:54:15","guid":{"rendered":"https:\/\/lampungbarometer.id\/?p=56440"},"modified":"2026-05-12T10:45:34","modified_gmt":"2026-05-12T03:45:34","slug":"pelaku-curanmor-yang-tewaskan-anggota-polda-lampung-berhasil-ditangkap","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/2026\/05\/12\/pelaku-curanmor-yang-tewaskan-anggota-polda-lampung-berhasil-ditangkap\/","title":{"rendered":"Pelaku Curanmor yang Tewaskan Anggota Polda Lampung Berhasil Ditangkap"},"content":{"rendered":"<p><strong>Lampung Timur (LB)<\/strong>: Aparat kepolisian dikabarkan berhasil menangkap salah satu pelaku curanmor yang melakukan penembakan hingga menewaskan anggota Direktorat Intelkam Polda Lampung, Bripka Anumerta Arya Supena, di depan toko oleh-oleh di Jalan Zainal Abidin Pagar Alam, Kota Bandar Lampung pada Sabtu (9\/5\/2026) pagi.<\/p>\n<p>Berdasarkan video yang beredar di masyarakat, salah satu pelaku dikabarkan ditangkap aparat kepolisian di Desa Gunung Mekar, Kecamatan Jabung, Kabupaten Lampung Timur pada Senin (11\/5\/2026) sore.<\/p>\n<p>Dalam video tersebut terlihat sejumlah aparat kepolisian bersenjata mengepung sebuah rumah yang diduga menjadi tempat persembunyian pelaku dengan disaksikan banyak warga. Terdengar beberapa kali letusan senjata yang diduga dari aparat kepolisian saat menangkap pelaku. Beberapa saat kemudian, terlihat sejumlah mobil meninggalkan lokasi.<\/p>\n<p>Belum ada informasi resmi dari Kepolisian Daerah Lampung terkait penangkapan ini. Namun, saat dikonfirmasi salah seorang personel kepolisian Polda Lampung membenarkan adanya penangkapan tersebut.<\/p>\n<p>\u201cBenar, satu pelaku sudah diamankan,\u201d ucapnya singkat.<\/p>\n<p>Berdasarkan informasi yang beredar, diduga pelaku yang diamankan bukan merupakan eksekutor penembakan.<\/p>\n<p>Sebelumnya diberitakan anggota Direktorat Intelkam Polda Lampung, Bripka Anumerta Arya Supena, meninggal dunia usai ditembak pelaku curanmor di depan salah satu toko oleh-oleh di Jalan Zainal Abidin Pagar Alam, Kota Bandar Lampung pada Sabtu (9\/5\/2026) pagi.<\/p>\n<p>Korban yang diinformasikan sedang menjalankan tugas piket mengunjungi toko tersebut untuk membeli roti, memergoki dua orang pelaku sedang beraksi mencuri sepeda motor yang terparkir di depan toko. Sempat terjadi perkelahian, hingga akhirnya salah satu pelaku menembak korban di bagian kepala yang mengakibatkan Bripka Anumerta Arya Sumpena meninggal. (ak)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Lampung Timur (LB): Aparat kepolisian dikabarkan berhasil menangkap salah satu pelaku curanmor yang melakukan penembakan hingga menewaskan anggota Direktorat Intelkam Polda Lampung, Bripka Anumerta Arya Supena, di depan toko oleh-oleh di Jalan Zainal Abidin Pagar Alam, Kota Bandar Lampung pada Sabtu (9\/5\/2026) pagi. Berdasarkan video yang beredar di masyarakat, salah satu pelaku dikabarkan ditangkap aparat kepolisian di Desa Gunung Mekar, Kecamatan Jabung, Kabupaten Lampung Timur pada Senin (11\/5\/2026) sore. Dalam video tersebut terlihat sejumlah aparat kepolisian bersenjata mengepung sebuah rumah yang diduga menjadi tempat persembunyian pelaku dengan disaksikan banyak warga. Terdengar beberapa kali letusan senjata yang diduga dari aparat kepolisian saat menangkap pelaku. Beberapa saat kemudian, terlihat sejumlah mobil meninggalkan lokasi. Belum ada informasi resmi dari Kepolisian Daerah Lampung terkait penangkapan ini. Namun, saat dikonfirmasi salah seorang personel kepolisian Polda Lampung membenarkan adanya penangkapan tersebut. \u201cBenar, satu pelaku sudah diamankan,\u201d ucapnya singkat. Berdasarkan informasi yang beredar, diduga pelaku yang diamankan bukan merupakan eksekutor penembakan. Sebelumnya diberitakan anggota Direktorat Intelkam Polda Lampung, Bripka Anumerta Arya Supena, meninggal dunia usai ditembak pelaku curanmor di depan salah satu toko oleh-oleh di Jalan Zainal Abidin Pagar Alam, Kota Bandar Lampung pada Sabtu (9\/5\/2026) pagi. Korban yang diinformasikan sedang menjalankan tugas piket mengunjungi toko tersebut [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":56441,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[17],"tags":[],"class_list":["post-56440","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-hukum-dan-kriminal"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/56440","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=56440"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/56440\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":56446,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/56440\/revisions\/56446"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/56441"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=56440"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=56440"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=56440"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}