{"id":56375,"date":"2026-05-09T23:51:06","date_gmt":"2026-05-09T16:51:06","guid":{"rendered":"https:\/\/lampungbarometer.id\/?p=56375"},"modified":"2026-05-09T23:51:46","modified_gmt":"2026-05-09T16:51:46","slug":"anggota-polda-lampung-tewas-ditembak-pelaku-curanmor-pelaku-kini-diburu","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/2026\/05\/09\/anggota-polda-lampung-tewas-ditembak-pelaku-curanmor-pelaku-kini-diburu\/","title":{"rendered":"Anggota Polda Lampung Tewas Ditembak Pelaku Curanmor, Pelaku Kini Diburu"},"content":{"rendered":"<p><strong>Bandar Lampung (LB)<\/strong>: Anggota Polda Lampung Brigadir Arya Supena (34) tewas ditembak di bagian kepala oleh pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di depan sebuah toko roti di Jalan Zainal Abidin Pagar Alam, Kedaton, Bandar Lampung, Sabtu (9\/5\/2026).<\/p>\n<p>Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol. Yuni Iswandari Yuyun menyampaikan duka atas meninggalnya Brigadir Arya Supena.<\/p>\n<p>\u201cKami selaku anggota Polda Lampung turut berduka cita. Innalillahi wainnailaihi rojiun.,\u201d kata Yuni kepada wartawan di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung.<\/p>\n<p>&#8220;Hasil pemeriksaan almarhum ditembak, di mana mengenai bagian kepalanya,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Yuni mengungkapkan peristiwa tersebut terjadi pada sekitar pukul 05.30 WIB. Saat itu, korban melintas di lokasi kejadian dengan mengendarai sepeda motor Honda Beat Street Warna Hitam Nopol BG-6138-ACY.<\/p>\n<p>\u201cSaat itu sekitar pukul 05.30 WIB, korban sedang berjalan dinas karena beliau juga piket intel dari Polda ke arah rumah. Tapi, beliau mampir untuk membeli roti dan melihat dua orang pelaku yang berusaha merusak kunci motor,\u201d kata Yuni.<\/p>\n<p>Yuni juga mengungkapkan sempat terjadi perkelahian antara korban dan pelaku. Pelaku yang ternyata memegang senjata api, menembak korban dan mengenai kepala bagian kanan. Korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung, tapi nyawanya tidak bisa diselamatkan sementara pelaku langsung kabur.<\/p>\n<p>Polda Lampung membentuk tim khusus untuk memburu pelaku dan menangani kasus ini. Polisi juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan sejumlah barang bukti berupa 1 buah kunci T, 1 unit sepeda motor yang akan dicuri pelaku, serta sepeda motor dan ponsel milik korban. (Red)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bandar Lampung (LB): Anggota Polda Lampung Brigadir Arya Supena (34) tewas ditembak di bagian kepala oleh pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di depan sebuah toko roti di Jalan Zainal Abidin Pagar Alam, Kedaton, Bandar Lampung, Sabtu (9\/5\/2026). Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol. Yuni Iswandari Yuyun menyampaikan duka atas meninggalnya Brigadir Arya Supena. \u201cKami selaku anggota Polda Lampung turut berduka cita. Innalillahi wainnailaihi rojiun.,\u201d kata Yuni kepada wartawan di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung. &#8220;Hasil pemeriksaan almarhum ditembak, di mana mengenai bagian kepalanya,&#8221; ujarnya. Yuni mengungkapkan peristiwa tersebut terjadi pada sekitar pukul 05.30 WIB. Saat itu, korban melintas di lokasi kejadian dengan mengendarai sepeda motor Honda Beat Street Warna Hitam Nopol BG-6138-ACY. \u201cSaat itu sekitar pukul 05.30 WIB, korban sedang berjalan dinas karena beliau juga piket intel dari Polda ke arah rumah. Tapi, beliau mampir untuk membeli roti dan melihat dua orang pelaku yang berusaha merusak kunci motor,\u201d kata Yuni. Yuni juga mengungkapkan sempat terjadi perkelahian antara korban dan pelaku. Pelaku yang ternyata memegang senjata api, menembak korban dan mengenai kepala bagian kanan. Korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung, tapi nyawanya tidak bisa diselamatkan sementara pelaku langsung kabur. Polda Lampung membentuk tim khusus untuk memburu pelaku dan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":56376,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[17,348],"tags":[],"class_list":["post-56375","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-hukum-dan-kriminal","category-barometer-polda-lampung"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/56375","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=56375"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/56375\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":56378,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/56375\/revisions\/56378"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/56376"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=56375"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=56375"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=56375"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}