{"id":55984,"date":"2026-04-18T09:56:58","date_gmt":"2026-04-18T02:56:58","guid":{"rendered":"https:\/\/lampungbarometer.id\/?p=55984"},"modified":"2026-04-19T09:58:28","modified_gmt":"2026-04-19T02:58:28","slug":"diikuti-1-491-atlet-kejuaraan-pencak-silat-gubernur-cup-i-2026-dibuka-sekdaprov","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/2026\/04\/18\/diikuti-1-491-atlet-kejuaraan-pencak-silat-gubernur-cup-i-2026-dibuka-sekdaprov\/","title":{"rendered":"Diikuti 1.491 Atlet, Kejuaraan Pencak Silat Gubernur Cup I 2026 Dibuka Sekdaprov"},"content":{"rendered":"<p><strong>Bandar Lampung (LB)<\/strong>: Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal diwakili Sekretaris Daerah Marindo Kurniawan, membuka Kejuaraan Pencak Silat Gubernur Cup I Tahun 2026 yang selenggarakan Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Provinsi Lampung di Gedung Sumpah Pemuda PKOR Way Halim, Bandar Lampung, Jumat (17\/4\/2026).<\/p>\n<p>Kejuaraan ini diikuti 1.491 atlet pencak silat dari berbagai kategori usia, terdiri dari 318 atlet usia dini, 612 atlet pra-remaja, 360 atlet remaja, dan 201 atlet dewasa. Tingginya jumlah peserta menunjukkan antusiasme sekaligus potensi besar olah raga pencak silat di Provinsi Lampung.<\/p>\n<p>Membacakan sambutan Gubernur, Marindo Kurniawan menyampaikan apresiasi kepada IPSI Provinsi Lampung atas terselenggaranya kejuaraan ini sebagai bagian dari upaya pembinaan atlet sekaligus pelestarian warisan budaya bangsa.<\/p>\n<p>\u201cPencak silat bukan sekadar olah raga, tapi juga warisan luhur bangsa yang mengandung nilai-nilai kehidupan seperti disiplin, keberanian, pengendalian diri, serta sikap saling menghormati. Nilai-nilai ini sangat penting dalam membentuk generasi muda yang tangguh dan berkarakter,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Ia menegaskan melalui kejuaraan ini, para atlet tidak hanya berkompetisi untuk meraih prestasi, tapi juga menjalani proses pembentukan diri, baik secara fisik, mental, maupun karakter.<\/p>\n<p>\u201cDi arena ini kalian belajar menghadapi tekanan, mengelola emosi, serta menunjukkan kemampuan terbaik dengan penuh tanggung jawab. Bukan hanya kemenangan yang kita harapkan, tapi lahirnya atlet berkarakter juara, menang dengan rendah hati, dan tetap menjunjung tinggi kehormatan,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p>Lebih lanjut, Marindo menyampaikan atlet-atlet berprestasi dari ajang ini diharapkan dapat menjadi bagian dari kekuatan Provinsi Lampung dalam menghadapi ajang olah raga yang lebih besar, termasuk Pekan Olahraga Nasional (PON) mendatang.<\/p>\n<p>Ia juga menekankan pentingnya pembinaan olahraga sebagai bagian dari upaya menyiapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045. Menurutnya, olahraga memiliki peran strategis dalam membentuk sumber daya manusia yang sehat, disiplin, dan berdaya saing.<\/p>\n<p>\u201cPembinaan harus dilakukan secara berkelanjutan. Dari gelanggang seperti inilah akan lahir generasi muda yang siap menghadapi tantangan zaman serta atlet-atlet yang mampu mengharumkan nama Lampung di tingkat nasional maupun internasional,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Pemerintah Provinsi Lampung, lanjutnya, akan terus mendorong sinergi dengan IPSI dan seluruh pemangku kepentingan dalam memperkuat pembinaan olahraga, khususnya pencak silat, agar semakin berkembang dan berprestasi.<\/p>\n<p>Kejuaraan Pencak Silat Gubernur Cup I Tahun 2026 ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi momentum untuk menanamkan nilai-nilai luhur pencak silat, seperti persaudaraan, kejujuran, dan tanggung jawab, baik di dalam pertandingan maupun dalam kehidupan sehari-hari. (pim)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bandar Lampung (LB): Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal diwakili Sekretaris Daerah Marindo Kurniawan, membuka Kejuaraan Pencak Silat Gubernur Cup I Tahun 2026 yang selenggarakan Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Provinsi Lampung di Gedung Sumpah Pemuda PKOR Way Halim, Bandar Lampung, Jumat (17\/4\/2026). Kejuaraan ini diikuti 1.491 atlet pencak silat dari berbagai kategori usia, terdiri dari 318 atlet usia dini, 612 atlet pra-remaja, 360 atlet remaja, dan 201 atlet dewasa. Tingginya jumlah peserta menunjukkan antusiasme sekaligus potensi besar olah raga pencak silat di Provinsi Lampung. Membacakan sambutan Gubernur, Marindo Kurniawan menyampaikan apresiasi kepada IPSI Provinsi Lampung atas terselenggaranya kejuaraan ini sebagai bagian dari upaya pembinaan atlet sekaligus pelestarian warisan budaya bangsa. \u201cPencak silat bukan sekadar olah raga, tapi juga warisan luhur bangsa yang mengandung nilai-nilai kehidupan seperti disiplin, keberanian, pengendalian diri, serta sikap saling menghormati. Nilai-nilai ini sangat penting dalam membentuk generasi muda yang tangguh dan berkarakter,\u201d ujarnya. Ia menegaskan melalui kejuaraan ini, para atlet tidak hanya berkompetisi untuk meraih prestasi, tapi juga menjalani proses pembentukan diri, baik secara fisik, mental, maupun karakter. \u201cDi arena ini kalian belajar menghadapi tekanan, mengelola emosi, serta menunjukkan kemampuan terbaik dengan penuh tanggung jawab. Bukan hanya kemenangan yang kita harapkan, tapi lahirnya atlet berkarakter juara, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":55985,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[14,8],"tags":[],"class_list":["post-55984","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-olah-raga","category-pemprov-lampung"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/55984","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=55984"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/55984\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":55986,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/55984\/revisions\/55986"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/55985"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=55984"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=55984"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=55984"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}