{"id":55534,"date":"2026-02-25T18:19:36","date_gmt":"2026-02-25T11:19:36","guid":{"rendered":"https:\/\/lampungbarometer.id\/?p=55534"},"modified":"2026-03-31T19:24:53","modified_gmt":"2026-03-31T12:24:53","slug":"38-mahasiswa-uin-ril-terima-bantuan-pendidikan-dari-anggota-dpd-ri","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/2026\/02\/25\/38-mahasiswa-uin-ril-terima-bantuan-pendidikan-dari-anggota-dpd-ri\/","title":{"rendered":"38 Mahasiswa UIN RIL Terima Bantuan Pendidikan dari Anggota DPD RI"},"content":{"rendered":"<p>Bandar Lampung (LB): Sebanyak 38 mahasiswa dari delapan fakultas dan Program Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL) menerima Bantuan Pendidikan dari anggota DPD RI, Drs. Ahmad Bastian SY. Penyerahan Piagam Penerima Bantuan Pendidikan ini berlangsung di Ruang Meeting Lantai 1 Gedung Academic &amp; Research Center UIN RIL, Rabu (25\/2\/2026).<\/p>\n<p>Rektor UIN RIL yang diwakili Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama, Prof. Dr. H. Idrus Ruslan, M.Ag., menyampaikan terima kasih atas perhatian dan kepedulian yang diberikan kepada mahasiswa, baik jenjang S1 maupun S2.<\/p>\n<p>\u201cAtas nama pimpinan, kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Anggota DPD RI sebagai wakil rakyat Lampung atas kepeduliannya kepada mahasiswa dari masing-masing fakultas,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Ia menyebut bantuan tersebut sebagai bukti nyata kepedulian alumni terhadap almamater. Menurutnya, dukungan itu menjadi bentuk perhatian yang patut disyukuri.<\/p>\n<p>Prof. Idrus berpesan agar bantuan yang telah diterima dimanfaatkan sepenuhnya untuk menunjang proses perkuliahan dan penyelesaian studi.<\/p>\n<p>\u201cGunakan untuk kepentingan kuliah, membeli buku, mengikuti kursus, dan kebutuhan akademik lainnya. Yang sudah diterima itu untuk kepentingan penyelesaian studi, jangan sampai dimanfaatkan untuk hal lain. Pertama disyukuri, kedua dimanfaatkan sebaik-baiknya,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p>Drs. Ahmad Bastian SY yang merupakan anggota DPD RI, sekaligus Ketua Ikatan Keluarga Alumni (IKA) UIN Raden Intan Lampung, menyebut bantuan tersebut sebagai amanah dan niat baiknya.<\/p>\n<p>Sebagai alumni UIN RIL, ia merasa memiliki ikatan emosional dengan kampus yang dahulu masih bernama IAIN. Menurutnya, kampus inilah yang menjadi batu lompatan dalam perjalanan hidupnya hingga bisa menjadi senator.<\/p>\n<p>\u201cKampus ini menurut saya, kampus yang meletakkan batu lompatan buat saya, sehingga saya bisa mengarungi kehidupan ini dengan penuh percaya diri. Kalau saya tidak kuliah di IAIN waktu itu, mungkin saya tidak ditakdirkan menjadi senator, anggota DPD. Jadi itulah jejak-jejak kehidupan ini. Saya punya tapak sejarah itu karena kawah candradimukanya IAIN. Saking saya cintanya kepada IAIN ini,\u201d ucapnya.<\/p>\n<p>Ia menegaskan, tugas utama mahasiswa di kampus adalah belajar dan menargetkan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) setinggi mungkin. Selain itu, mahasiswa juga perlu membangun karakter ke-IAIN-an atau ke-UIN-an.<\/p>\n<p>\u201cMahasiswa UIN itu ditempatkan di mana pun harus bisa mewarnai. Paling tidak menjadi guru ngaji, guru les, memberikan manfaat. Khairunnas anfa\u2019uhum linnas,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Menurutnya, pembentukan karakter juga perlu ditopang dengan membangun jaringan dan aktif di lingkungan sosial. Ia berbagi pengalaman semasa menjadi ketua mahasiswa, yang menurutnya menjadi batu pijakan dalam bermanuver di luar kampus.<\/p>\n<p>\u201cKepemimpinan di kampus menjadi batu pijakan saya untuk bermanuver dalam kehidupan di luar. Jangan minder dengan mahasiswa lain. Ada nilai yang bisa kita pegang. Kepercayaan diri itu penting, karena dengan itu kita bisa tampil di muka publik dengan penuh inspirasi,\u201d pesannya.<\/p>\n<p>Terkait bantuan pendidikan, ia juga mengingatkan agar dimanfaatkan sebaik-baiknya, sejalan dengan pesan yang disampaikan Wakil Rektor III. Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah dekan dan wakil dekan, serta dosen di lingkungan UIN Raden Intan Lampung. (Red)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bandar Lampung (LB): Sebanyak 38 mahasiswa dari delapan fakultas dan Program Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL) menerima Bantuan Pendidikan dari anggota DPD RI, Drs. Ahmad Bastian SY. Penyerahan Piagam Penerima Bantuan Pendidikan ini berlangsung di Ruang Meeting Lantai 1 Gedung Academic &amp; Research Center UIN RIL, Rabu (25\/2\/2026). Rektor UIN RIL yang diwakili Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama, Prof. Dr. H. Idrus Ruslan, M.Ag., menyampaikan terima kasih atas perhatian dan kepedulian yang diberikan kepada mahasiswa, baik jenjang S1 maupun S2. \u201cAtas nama pimpinan, kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Anggota DPD RI sebagai wakil rakyat Lampung atas kepeduliannya kepada mahasiswa dari masing-masing fakultas,\u201d ujarnya. Ia menyebut bantuan tersebut sebagai bukti nyata kepedulian alumni terhadap almamater. Menurutnya, dukungan itu menjadi bentuk perhatian yang patut disyukuri. Prof. Idrus berpesan agar bantuan yang telah diterima dimanfaatkan sepenuhnya untuk menunjang proses perkuliahan dan penyelesaian studi. \u201cGunakan untuk kepentingan kuliah, membeli buku, mengikuti kursus, dan kebutuhan akademik lainnya. Yang sudah diterima itu untuk kepentingan penyelesaian studi, jangan sampai dimanfaatkan untuk hal lain. Pertama disyukuri, kedua dimanfaatkan sebaik-baiknya,\u201d tegasnya. Drs. Ahmad Bastian SY yang merupakan anggota DPD RI, sekaligus Ketua Ikatan Keluarga Alumni (IKA) UIN Raden Intan Lampung, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":55535,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1232],"tags":[],"class_list":["post-55534","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uin-raden-intan-lampung"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/55534","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=55534"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/55534\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":55536,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/55534\/revisions\/55536"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/55535"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=55534"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=55534"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=55534"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}