{"id":55375,"date":"2026-03-19T10:29:59","date_gmt":"2026-03-19T03:29:59","guid":{"rendered":"https:\/\/lampungbarometer.id\/?p=55375"},"modified":"2026-03-19T14:49:19","modified_gmt":"2026-03-19T07:49:19","slug":"gudang-minyak-di-kurungan-nyawa-terbakar-warga-panik-usai-ledakan-keras","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/2026\/03\/19\/gudang-minyak-di-kurungan-nyawa-terbakar-warga-panik-usai-ledakan-keras\/","title":{"rendered":"Gudang Minyak di Kurungan Nyawa Terbakar, Warga Panik Usai Ledakan Keras"},"content":{"rendered":"<p><strong>Pesawaran (LB)<\/strong> : Kebakaran hebat melanda sebuah gudang minyak di Dusun Kurungan Nyawa, Kabupaten Pesawaran, pada Rabu (18\/3\/2026) sekitar pukul 21.40 WIB. Peristiwa tersebut membuat warga sekitar panik setelah terdengar ledakan besar sebelum api membesar dan melahap bangunan.<\/p>\n<p>Menurut keterangan warga, ledakan diduga berasal dari sebuah mobil tangki yang bermuatan solar dan berada di lokasi kejadian. Dalam hitungan menit, api dengan cepat membesar dan menyebar, memicu kepanikan warga yang berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri.<\/p>\n<p>Salah seorang warga berinisial IZ (40), yang tinggal di Perumahan Bandar Penengahan, menyebutkan gudang minyak tersebut diduga milik salah satu oknum anggota Polda Lampung. Namun, informasi tersebut masih perlu dikonfirmasi lebih lanjut oleh pihak berwenang.<\/p>\n<p>\u201cAwalnya terdengar ledakan keras, setelah itu api langsung membesar. Kami semua panik dan berusaha menjauh dari lokasi,\u201d ujar IZ.<\/p>\n<p>Hingga saat ini, belum ada laporan resmi terkait korban jiwa maupun jumlah kerugian yang ditimbulkan akibat kejadian tersebut. Petugas pemadam kebakaran bersama aparat terkait masih berupaya memadamkan api dan mengamankan lokasi.<\/p>\n<p>Pihak berwenang diharapkan segera melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab pasti kebakaran serta kepemilikan gudang minyak tersebut. Peristiwa ini menjadi perhatian serius mengingat potensi bahaya dari aktivitas penyimpanan bahan bakar yang berada di dekat permukiman warga.<\/p>\n<p>Warga juga meminta pengawasan lebih ketat agar kejadian serupa tidak terulang. (YD)<\/p>\n<div style=\"width: 720px;\" class=\"wp-video\"><video class=\"wp-video-shortcode\" id=\"video-55375-1\" width=\"720\" height=\"1292\" preload=\"metadata\" controls=\"controls\"><source type=\"video\/mp4\" src=\"https:\/\/lampungbarometer.id\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/250117_720x1292.mp4?_=1\" \/><a href=\"https:\/\/lampungbarometer.id\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/250117_720x1292.mp4\">https:\/\/lampungbarometer.id\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/250117_720x1292.mp4<\/a><\/video><\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pesawaran (LB) : Kebakaran hebat melanda sebuah gudang minyak di Dusun Kurungan Nyawa, Kabupaten Pesawaran, pada Rabu (18\/3\/2026) sekitar pukul 21.40 WIB. Peristiwa tersebut membuat warga sekitar panik setelah terdengar ledakan besar sebelum api membesar dan melahap bangunan. Menurut keterangan warga, ledakan diduga berasal dari sebuah mobil tangki yang bermuatan solar dan berada di lokasi kejadian. Dalam hitungan menit, api dengan cepat membesar dan menyebar, memicu kepanikan warga yang berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri. Salah seorang warga berinisial IZ (40), yang tinggal di Perumahan Bandar Penengahan, menyebutkan gudang minyak tersebut diduga milik salah satu oknum anggota Polda Lampung. Namun, informasi tersebut masih perlu dikonfirmasi lebih lanjut oleh pihak berwenang. \u201cAwalnya terdengar ledakan keras, setelah itu api langsung membesar. Kami semua panik dan berusaha menjauh dari lokasi,\u201d ujar IZ. Hingga saat ini, belum ada laporan resmi terkait korban jiwa maupun jumlah kerugian yang ditimbulkan akibat kejadian tersebut. Petugas pemadam kebakaran bersama aparat terkait masih berupaya memadamkan api dan mengamankan lokasi. Pihak berwenang diharapkan segera melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab pasti kebakaran serta kepemilikan gudang minyak tersebut. Peristiwa ini menjadi perhatian serius mengingat potensi bahaya dari aktivitas penyimpanan bahan bakar yang berada di dekat permukiman warga. Warga juga meminta pengawasan lebih [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":55376,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[132],"tags":[],"class_list":["post-55375","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-barometer-pesawaran"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/55375","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=55375"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/55375\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":55380,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/55375\/revisions\/55380"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/55376"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=55375"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=55375"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=55375"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}