{"id":54645,"date":"2026-02-08T17:11:21","date_gmt":"2026-02-08T10:11:21","guid":{"rendered":"https:\/\/lampungbarometer.id\/?p=54645"},"modified":"2026-02-08T17:58:55","modified_gmt":"2026-02-08T10:58:55","slug":"jmsi-lampung-berkunjung-ke-kampung-lampung-cikoneng-dan-ziarah-ke-makam-minak-sengaji-murub-damar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/2026\/02\/08\/jmsi-lampung-berkunjung-ke-kampung-lampung-cikoneng-dan-ziarah-ke-makam-minak-sengaji-murub-damar\/","title":{"rendered":"\u200eJMSI Lampung Berkunjung ke Kampung Lampung Cikoneng dan Ziarah ke Makam Minak Sengaji Murub Damar \u200e"},"content":{"rendered":"<p><strong>\u200eBanten (LB)<\/strong>: Di sela menghadiri Hari Pers Nasional (HPN) 2026 dan Peringatan HUT Ke-6 JMSI di Serang, Banten, kontingen Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Provinsi Lampung melakukan kunjungan ke Kampung Lampung, Cikoneng, Banten, Sabtu (8\/2\/2026) sekitar Pukul 10.00 WIB.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eRombongan yang berjumlah sekitar 40 orang dan dipimpin Ketua JMSI Provinsi Lampung, Ahmad Novriwan, diterima Kepala Desa Cikoneng, Tomas Heri Irawan, dan tokoh masyarakat Lampung Cikoneng Agus Nikmatullah serta Akmal.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eDalam kesempatan ini Ketua JMSI Provinsi Lampung Ahmad Novriwan mengatakan kunjungan ini untuk membangun silaturahmi dengan leluhur suku Lampung yang bermukim di empat desa di Banten, yakni Desa Cikoneng, Bojong, Tegal, dan Salatduhur.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200e&#8221;Kunjungan ini adalah bentuk takzim kami sebagai masyarakat suku Lampung yang tinggal di Lampung dengan masyarakat suku Lampung yang ada di Banten. Kebetulan kami sedang di Banten dalam rangka menghadiri Hari Pers Nasional. Salah kalau kami tidak berkunjung, berslaturahmi dengan para tetua di sini,&#8221; ucap Novriwan.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eRombongan juga sempat berziarah ke makam tokoh Lampung Cikoneng, Minak Sengaji Damar Murub Anyer.<\/p>\n<div id=\"attachment_54648\" style=\"width: 1210px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" aria-describedby=\"caption-attachment-54648\" class=\"wp-image-54648 size-full\" src=\"https:\/\/lampungbarometer.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/IMG-20260208-WA0217.jpg\" alt=\"\" width=\"1200\" height=\"900\" srcset=\"https:\/\/lampungbarometer.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/IMG-20260208-WA0217.jpg 1200w, https:\/\/lampungbarometer.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/IMG-20260208-WA0217-320x240.jpg 320w, https:\/\/lampungbarometer.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/IMG-20260208-WA0217-600x450.jpg 600w, https:\/\/lampungbarometer.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/IMG-20260208-WA0217-80x60.jpg 80w\" sizes=\"auto, (max-width: 1200px) 100vw, 1200px\" \/><p id=\"caption-attachment-54648\" class=\"wp-caption-text\"><em><strong>ZIARAH<\/strong>. Rombongan JMSI Lampung berziarah ke makam tokoh Lampung Cikoneng Minak Sengaji Damar Murub Ayer, Minggu (8\/2\/2026).<\/em><\/p><\/div>\n<p>\u200eKepala Desa Cikoneng, Heri, mengaku sangat bahagia atas kunjungan ini sebab ini membuktikan jika mereka masih diperhatikan oleh saudara-saudar dari tanah leluhurnya, Lampung.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200e&#8221;Terima kasih atas kunjungan ini. Kami sangat senang,&#8221; ucapnya dalam bahasa Lampung.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eDia juga menjelaskan masyarakat Lampung Cikoneng bukanlah imigran, tapi memang sejaknawal datang ke Banten atas undangan Sultan Maulana Hasanuddin. &#8220;Jadi kami ini bukan imigran, tapi memang datang setelah diundang oleh Sultan Maulana,&#8221; jelasnya.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eSementara itu, tokoh masyarakat Cikoneng Agus Nikmatullah, mengatakan kunjungan ini bukti ikatan persaudaraan antara masyarakat Lampung Cikoneng dengan tanah leluhurnya di Lampung masih sangat kuat.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eSelain itu, dia juga mengaku bangga karena sampai saat ini Lampung Cikoneng tetap melestarikan bahasa leluhurnya, Lampung, dengan menggunakannya sehari-hari.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200e&#8221;Di sini setiap hari kami menggunakan Bahasa Lampung, baik dalam keluarga maupun dalam kegiatan resmi. Kami bangga dan tidak pernah merasa malu menggunakan bahasa Lampung,&#8221; pungkasnya. (ak)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>\u200eBanten (LB): Di sela menghadiri Hari Pers Nasional (HPN) 2026 dan Peringatan HUT Ke-6 JMSI di Serang, Banten, kontingen Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Provinsi Lampung melakukan kunjungan ke Kampung Lampung, Cikoneng, Banten, Sabtu (8\/2\/2026) sekitar Pukul 10.00 WIB. \u200e \u200eRombongan yang berjumlah sekitar 40 orang dan dipimpin Ketua JMSI Provinsi Lampung, Ahmad Novriwan, diterima Kepala Desa Cikoneng, Tomas Heri Irawan, dan tokoh masyarakat Lampung Cikoneng Agus Nikmatullah serta Akmal. \u200e \u200eDalam kesempatan ini Ketua JMSI Provinsi Lampung Ahmad Novriwan mengatakan kunjungan ini untuk membangun silaturahmi dengan leluhur suku Lampung yang bermukim di empat desa di Banten, yakni Desa Cikoneng, Bojong, Tegal, dan Salatduhur. \u200e \u200e&#8221;Kunjungan ini adalah bentuk takzim kami sebagai masyarakat suku Lampung yang tinggal di Lampung dengan masyarakat suku Lampung yang ada di Banten. Kebetulan kami sedang di Banten dalam rangka menghadiri Hari Pers Nasional. Salah kalau kami tidak berkunjung, berslaturahmi dengan para tetua di sini,&#8221; ucap Novriwan. \u200e \u200eRombongan juga sempat berziarah ke makam tokoh Lampung Cikoneng, Minak Sengaji Damar Murub Anyer. \u200eKepala Desa Cikoneng, Heri, mengaku sangat bahagia atas kunjungan ini sebab ini membuktikan jika mereka masih diperhatikan oleh saudara-saudar dari tanah leluhurnya, Lampung. \u200e \u200e&#8221;Terima kasih atas kunjungan ini. Kami sangat senang,&#8221; ucapnya dalam [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":54646,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1229,406],"tags":[],"class_list":["post-54645","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-info-jmsi","category-nasional"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/54645","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=54645"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/54645\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":54656,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/54645\/revisions\/54656"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/54646"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=54645"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=54645"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=54645"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}