{"id":54642,"date":"2026-02-08T15:35:57","date_gmt":"2026-02-08T08:35:57","guid":{"rendered":"https:\/\/lampungbarometer.id\/?p=54642"},"modified":"2026-02-08T15:35:57","modified_gmt":"2026-02-08T08:35:57","slug":"jaga-kebersihan-lingkungan-warga-rt-11-b-dusun-1-c-jatimulyo-rutin-gotong-royong-tiap-pekan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/2026\/02\/08\/jaga-kebersihan-lingkungan-warga-rt-11-b-dusun-1-c-jatimulyo-rutin-gotong-royong-tiap-pekan\/","title":{"rendered":"\u200eJaga Kebersihan Lingkungan, Warga RT 11 B Dusun 1 C Jatimulyo Rutin Gotong Royong Tiap Pekan"},"content":{"rendered":"<p><strong>\u200eLampung Selatan (LB)<\/strong>: Jaga kebersihan lingkungan, warga RT 11 B Dusun 1 C Desa Jatimulyo Kecamatan Jati Agung Lampung Selatan rutin lakukan gotong royong yang dilakukan tiap akhir pekan. Dalam kegiatan gotong royong tiap pekan ini di prakarsai Ketua RT 11 B, Suhat Muji.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eMenurut Suhat, kegiatan gotong royong di ini bertujuan menjaga kebersihan lingkungan, merawat dan memperbaiki fasilitas umum demi kesehatan dan kenyamanan bersama, Minggu (8\/2\/2026).<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200e&#8221;Ini kegiatan rutin bersama warga agar kebersihan lingkungan kita sehat, bersih dan nyaman. Saat ini kita sedang fokus pembersihan dan perbaikan saluran pembuangan air (Siring) yang sudah banyak rusak dan tertutup sehingga air limbah rumah tangga maupun air hujan tidak mengalir dengan lancar,&#8221; ujarnya.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eDia menambahkan untuk biaya pembelian material seperti semen, batu, pasir dan lain-lain bersumber dari swadaya masyarakat sekitar.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200e&#8221;Untuk pembelian material dari swadaya masyarakat sekitar, tidak hanya berupa uang, terkadang ada juga yang menyumbang material berupa batu, pasir dan lain-lain,&#8221; tambahnya.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eSalah seorang warga Yanto mengungkapkan bahwa dirinya dan warga berharap ada partisipasi dari para pelaku usaha wisata yang ada disekitar lingkungan tersebut.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200e&#8221; Jalan ini sekarang jadi lebih ramai semenjak dijadikan akses ke lokasi wisata, kami berharap ada partisipasi dari pelaku usaha wisata sekitar untuk membantu perbaikan fasilitas umum. Selain memperbaiki Siring, kami juga sering menimbun jalan yang rusak dan berlubang agar pengguna jalan yang menuju lokasi wisata juga ikut nyaman,&#8221; pungkasnya. (Herdi)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>\u200eLampung Selatan (LB): Jaga kebersihan lingkungan, warga RT 11 B Dusun 1 C Desa Jatimulyo Kecamatan Jati Agung Lampung Selatan rutin lakukan gotong royong yang dilakukan tiap akhir pekan. Dalam kegiatan gotong royong tiap pekan ini di prakarsai Ketua RT 11 B, Suhat Muji. \u200e \u200eMenurut Suhat, kegiatan gotong royong di ini bertujuan menjaga kebersihan lingkungan, merawat dan memperbaiki fasilitas umum demi kesehatan dan kenyamanan bersama, Minggu (8\/2\/2026). \u200e \u200e&#8221;Ini kegiatan rutin bersama warga agar kebersihan lingkungan kita sehat, bersih dan nyaman. Saat ini kita sedang fokus pembersihan dan perbaikan saluran pembuangan air (Siring) yang sudah banyak rusak dan tertutup sehingga air limbah rumah tangga maupun air hujan tidak mengalir dengan lancar,&#8221; ujarnya. \u200e \u200eDia menambahkan untuk biaya pembelian material seperti semen, batu, pasir dan lain-lain bersumber dari swadaya masyarakat sekitar. \u200e \u200e&#8221;Untuk pembelian material dari swadaya masyarakat sekitar, tidak hanya berupa uang, terkadang ada juga yang menyumbang material berupa batu, pasir dan lain-lain,&#8221; tambahnya. \u200e \u200eSalah seorang warga Yanto mengungkapkan bahwa dirinya dan warga berharap ada partisipasi dari para pelaku usaha wisata yang ada disekitar lingkungan tersebut. \u200e \u200e&#8221; Jalan ini sekarang jadi lebih ramai semenjak dijadikan akses ke lokasi wisata, kami berharap ada partisipasi dari pelaku usaha wisata [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":54643,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[114],"tags":[],"class_list":["post-54642","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-barometer-lampung-selatan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/54642","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=54642"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/54642\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":54644,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/54642\/revisions\/54644"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/54643"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=54642"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=54642"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=54642"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}