{"id":54478,"date":"2026-01-30T00:05:42","date_gmt":"2026-01-29T17:05:42","guid":{"rendered":"https:\/\/lampungbarometer.id\/?p=54478"},"modified":"2026-01-30T00:05:42","modified_gmt":"2026-01-29T17:05:42","slug":"batin-wulan-anak-istimewa-punya-hak-sama-dapatkan-pendidikan-dan-hidup-layak","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/2026\/01\/30\/batin-wulan-anak-istimewa-punya-hak-sama-dapatkan-pendidikan-dan-hidup-layak\/","title":{"rendered":"\u200eBatin Wulan: Anak Istimewa Punya Hak Sama Dapatkan Pendidikan dan Hidup Layak \u200e"},"content":{"rendered":"<p><strong>\u200eBandar Lampung (LB)<\/strong>: Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza, meninjau pelaksanaan Pemetaan dan Peminatan Siswa\/i Kelas XI SMKN dan SLBN PKK Provinsi Lampung di Jalan Endro Suratmin, Sukarame, Bandar Lampung, Kamis (29\/1\/2026).<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eKehadirannya disambut antusias para siswa SLBN PKK Provinsi Lampung. Senyum dan semangat terpancar dari wajah anak-anak istimewa tersebut, mencerminkan rasa percaya diri dan kebanggaan atas kemampuan yang mereka miliki.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eDalam kunjungannya, Batin Wulan meninjau berbagai kegiatan keterampilan praktis yang menjadi bagian dari proses pembelajaran di SLBN PKK, mulai kelas merias, memasak, membatik, hingga pembuatan kerajinan tangan yang dirancang untuk membekali siswa dengan keahlian hidup (life skill) agar mampu mandiri di masa depan.<\/p>\n<div id=\"attachment_54480\" style=\"width: 1210px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" aria-describedby=\"caption-attachment-54480\" class=\"wp-image-54480 size-full\" src=\"https:\/\/lampungbarometer.id\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/IMG-20260129-WA0265.jpg\" alt=\"\" width=\"1200\" height=\"800\" \/><p id=\"caption-attachment-54480\" class=\"wp-caption-text\"><em><strong>FOTO BERSAMA<\/strong>. Siswa siswa SLBN PKK Bandar Lampung terlihat sangat bahagia bisa foto bersama Ketua TP PKK Provinsi Lampung Ny. Purnama Wulan Sari Mirza, Kamis (29\/1\/2026).<\/em><\/p><\/div>\n<p>\u200eBatin Wulan menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas capaian para siswa serta dedikasi para pendidik dan keluarga yang terus mendampingi anak-anak tersebut.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200e&#8221;Batin Wulan, pengurus Dekranasda, dan pengurus PKK tentu sangat bangga. Artinya, anak-anak ini di tengah segala keterbatasan, tetap dipersiapkan untuk menjadi pribadi yang mandiri. Semua ini tidak lepas dari dukungan keluarga yang luar biasa, sehingga anak-anak bisa berkembang seperti sekarang,&#8221; ujarnya.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eIa menegaskan anak-anak berkebutuhan khusus memiliki hak yang sama untuk mendapatkan pendidikan dan kesempatan hidup yang layak di masa depan.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200e&#8221;Anak-anak istimewa ini benar-benar diberikan pendidikan yang sama dan hak yang sama. Mereka dipersiapkan untuk masa depan dengan keterampilan yang dibutuhkan agar bisa hidup mandiri,&#8221; tambahnya.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eSementara itu, Kepala SLBN PKK Provinsi Lampung, Linda Kurniasari, menyampaikan seluruh proses pendidikan di SLBN PKK Provinsi Lampung berjalan optimal berkat sinergi berbagai pihak, termasuk dukungan Dinas Pendidikan.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eMenurutnya, peran pemerintah daerah sangat penting sehingga para siswa dapat menempuh pendidikan tanpa dipungut biaya sepeser pun, sekaligus memperoleh pembelajaran yang berorientasi pada kemandirian dan pengembangan potensi diri.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eKunjungan ini diharapkan memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan pendidikan yang inklusif, berkeadilan, dan berorientasi pada masa depan anak-anak istimewa di Provinsi Lampung. (kmf)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>\u200eBandar Lampung (LB): Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza, meninjau pelaksanaan Pemetaan dan Peminatan Siswa\/i Kelas XI SMKN dan SLBN PKK Provinsi Lampung di Jalan Endro Suratmin, Sukarame, Bandar Lampung, Kamis (29\/1\/2026). \u200e \u200eKehadirannya disambut antusias para siswa SLBN PKK Provinsi Lampung. Senyum dan semangat terpancar dari wajah anak-anak istimewa tersebut, mencerminkan rasa percaya diri dan kebanggaan atas kemampuan yang mereka miliki. \u200e \u200eDalam kunjungannya, Batin Wulan meninjau berbagai kegiatan keterampilan praktis yang menjadi bagian dari proses pembelajaran di SLBN PKK, mulai kelas merias, memasak, membatik, hingga pembuatan kerajinan tangan yang dirancang untuk membekali siswa dengan keahlian hidup (life skill) agar mampu mandiri di masa depan. \u200eBatin Wulan menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas capaian para siswa serta dedikasi para pendidik dan keluarga yang terus mendampingi anak-anak tersebut. \u200e \u200e&#8221;Batin Wulan, pengurus Dekranasda, dan pengurus PKK tentu sangat bangga. Artinya, anak-anak ini di tengah segala keterbatasan, tetap dipersiapkan untuk menjadi pribadi yang mandiri. Semua ini tidak lepas dari dukungan keluarga yang luar biasa, sehingga anak-anak bisa berkembang seperti sekarang,&#8221; ujarnya. \u200e \u200eIa menegaskan anak-anak berkebutuhan khusus memiliki hak yang sama untuk mendapatkan pendidikan dan kesempatan hidup yang layak di masa depan. \u200e \u200e&#8221;Anak-anak istimewa ini benar-benar [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":54479,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[8,11],"tags":[],"class_list":["post-54478","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-pemprov-lampung","category-pendidikan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/54478","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=54478"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/54478\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":54481,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/54478\/revisions\/54481"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/54479"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=54478"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=54478"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=54478"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}