{"id":54470,"date":"2026-01-29T20:55:50","date_gmt":"2026-01-29T13:55:50","guid":{"rendered":"https:\/\/lampungbarometer.id\/?p=54470"},"modified":"2026-01-29T20:55:50","modified_gmt":"2026-01-29T13:55:50","slug":"pertama-di-indonesia-fkip-unila-buka-gelanggang-24-profesor-pamer-jurus-sakti-tingkatkan-mutu-pendidikan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/2026\/01\/29\/pertama-di-indonesia-fkip-unila-buka-gelanggang-24-profesor-pamer-jurus-sakti-tingkatkan-mutu-pendidikan\/","title":{"rendered":"\u200ePertama di Indonesia: FKIP Unila Buka Gelanggang, 24 Profesor Pamer Jurus Sakti Tingkatkan Mutu Pendidikan \u200e"},"content":{"rendered":"<p><strong>\u200eBandar Lampung (LB)<\/strong>: Dalam rangka Dies Natalis Ke-58, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lampung (Unila) menyelenggarakan Gelar Wicara 24 Guru Besar FKIP Universitas Lampung di Gedung Aula K FKIP Unila, Kamis (29\/1\/2026).<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200ePuluhan Guru Besar berkumpul dan memaparkan karya ilmiahnya di panggung yang sama dalam merupakan yang pertama di Indonesia.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eDalam kegiatan Gelar Wicara ini, sebanyak 24 guru besar FKIP Unila memaparkan secara singkat karya ilmiah tentang kepakaran masing-masing, dengan dimoderatori CEO Radar Lampung Media Grup H. Ardiansyah atau akrab disapa Bang Aca.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eDekan FKIP Unila, Dr. Albet Maydiantoro, M.Pd. dalam sambutannya menyampaikan saat ini FKIP telah memiliki 28 Guru Besar, tapi empat di antaranya sudah memasuki purnatugas sehingga yang masih aktif 24 Guru Besar.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eDia juga mengungkapkan tahun ini merupakan untuk pertama kalinya kegiatan Gelar Wicara ini diselenggarakan dengan harapan akan melahirkan gagasan-gagasan strategis demi kemajuan pendidikan Provinsi Lampung. Dia berharap kegiatan ini dapat diselenggarakan secara rutin.<\/p>\n<p>\u200e&#8221;Saat ini FKIP memiliki 24 Guru Besar yang memiliki bidang kepakaran masing-masing. Sebenarnya ada 28 Guru Besar, tapi empat sudah purnatugas. Tahun ini menjadi tahun pertama kami menyelenggarakan Gelar Wicara Guru Besar. Semoga dengan kegiatan ini pendidikan di Lampung semakin maju,&#8221; ucap Albet.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eDekan juga menyampaikan harapannya agar para Guru Besar yang ada bisa menjadi pendorong kemajuan pendidikan di Lampung, terutama kemajuan FKIP dan Unila agar bisa bersaing dengan universitas lain baik nasional maupun internasional.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200e&#8221;Harapannya bagaimana Guru Besar di fakultas kami yang memiliki sebuah pemikiran strategis bisa menjadi katalisator untuk memajukan pendidikan di Provinsi Lampung,&#8221; ujarnya.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eRektor Universitas Lampung (Unila) Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A., IPM., ASEAN., Eng. memberikan apresiasi dan menyebut kegiatan ini luar biasa, sehingga dia berharap fakultas lain di Unila bisa mengikuti dan melaksanakan hal yang sama.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200e&#8221;Kegiatan Gelar Wicara 24 Guru Besar FKIP Unila ini sangat luar biasa dan yang pertama di Unila. Ini bisa menjadi percontohan bagi fakultas lain untuk juga melakukan kegiatan serupa, sekaligus menginspirasi Guru Besar lain untuk memberikan sumbangsih pemikiran bagi pembangunan Lampung,&#8221; ujar Prof. Lusi.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200e&#8221;Ini merupakan salah satu komitmen kita, mendorong kolaborasi lintas sektor dan lintas institusi demi kemajuan pendidikan di Provinsi Lampung,&#8221; tutupnya.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eSementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung Thomas Amirico, mewakili Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, menyoroti rendahnya angka partisipasi kasar (APK) untuk jenjang SMA\/sederajat.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200e&#8221;Ada PR besar bagi kita, yakni rendahnya APK dan tingkat peminatan siswa kita, khususnya siswa SMA atau sederajat. Dari 110 ribu lulusan sma yang bisa kuliah hanya 20 persen. Pendidikan kita juga ada di urutan 35,&#8221; ungkap Kepala Dinas.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200e&#8221;Harapan kita anak-anak di Lampung bukan hanya lulus SMA, tapi lulus Sarjana. Harapannya Guru Besar FKIP Unila bisa menjadi motor penggerak,&#8221; pungkasnya.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eHadir dalam kegiatan ini Rektor Unila Prof. Lusmelia Afriani, Dekan FKIP Dr. Albet Maydiantoro, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung Thomas Amirico, S.STP., M.H., Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni FKIP Unila Hermiyanzi, M.Pd., Wakil Dekan Bidang Umum dan Keuangan Bambang Riadi, M.Pd.,<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eHadir juga Ketua Ombudsman Provinsi Lampung Nur Rakhman Yusuf, Asisten III Bupati Lampung Timur Drs. Wirham Riadi, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pesawaran Anca Martha Utama N, S.STP., M.M., M.P., Ketua Harian IKA FKIP Unila Gino Vanollie, Ketua Dewan Pakar IKA FKIP Unila Maskun Hanum, Ketua Forum Martabat Guru Indonesia (FMGI) Provinsi Lampung Anton Kurniawan, Pemimpin Redaksi Harian Radar Lampung Abdul Karim, Pemimpin Redaksi Harian Umum Lampung Post Abdul Gafur, dan tamu undangan lainnya.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200ePada momentum ini juga diluncurkan Buku Bunga Rampai berjudul &#8220;Pemikiran Strategis Guru Besar FKIP Universitas Lampung dalam Peningkatan Mutu Pendidikan di Lampung&#8221;.<\/p>\n<p><strong>Berikut Daftar Guru Besar yang Memaparkan Karya Ilmiahnya:<\/strong><\/p>\n<ol>\n<li>Prof. Dr. A.G. Bambang Setiyadi, Ph.D.<\/li>\n<li>Prof. Dr. Ujang Suparman, M.A., Ph.D.<\/li>\n<li>\u200eProf. Dr. Drs. Cucu Sutarsyah, M.A.<\/li>\n<li>\u200eProf. Dr. Undang Rosidin, M.Pd.<\/li>\n<li>\u200eProf. Dr. Sunyono, M.Si.<\/li>\n<li>Prof. Dr. Bujang Rahman, M.Si.<\/li>\n<li>Prof. Dr. Syarifuddin Dahlan, M.Pd.<\/li>\n<li>\u200eProf. Dr. Agus Sunyatna, M.Si.<\/li>\n<li>\u200eProf. Dr. Flora, M.Pd.<\/li>\n<li>Prof. Dr. Herpratiwi, M.Pd.<\/li>\n<li>\u200eProf. Dr. Abdurrahman, M.Si.<\/li>\n<li>\u200eProf. Dr. Muhammad Fuad, M.Hum.<\/li>\n<li>\u200eProf. Dr. Sugeng Sutiarso, M.Pd.<\/li>\n<li>Prof. Dr. Risma Margaretha, M.Hum.<\/li>\n<li>\u200eProf. Dr. Chansyanah Diawati, M.Si.<\/li>\n<li>Prof. Dr. Een Yayah Haenilah, M.Pd.<\/li>\n<li>\u200eProf. Dr. Dra. Sowiyah, M.Pd.<\/li>\n<li>\u200eProf. Dr. Drs. Patuan Raja, M.Pd.<\/li>\n<li>Prof. Dr. Farida Ariyani, M.Pd.<\/li>\n<li>\u200eProf. Dr. Neni Hasnunidah, S.Pd., M.Si.<\/li>\n<li>Prof. Dr. Muhammad Sukirlan, M.A.<\/li>\n<li>\u200eProf. Dr. Hasan Hariri, S.Pd., Mba., Ph.D.\u200e<\/li>\n<li>Prof. Dr. I Wayan Distrik, M.Si.<\/li>\n<li>Prof. Dr. Kartini Herlina, M.Si.<\/li>\n<\/ol>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-54471\" src=\"https:\/\/lampungbarometer.id\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/Screenshot_20260129-180829.jpg\" alt=\"\" width=\"543\" height=\"775\" \/>(Herdi\/M. Aritonang)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>\u200eBandar Lampung (LB): Dalam rangka Dies Natalis Ke-58, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lampung (Unila) menyelenggarakan Gelar Wicara 24 Guru Besar FKIP Universitas Lampung di Gedung Aula K FKIP Unila, Kamis (29\/1\/2026). \u200e \u200ePuluhan Guru Besar berkumpul dan memaparkan karya ilmiahnya di panggung yang sama dalam merupakan yang pertama di Indonesia. \u200e \u200eDalam kegiatan Gelar Wicara ini, sebanyak 24 guru besar FKIP Unila memaparkan secara singkat karya ilmiah tentang kepakaran masing-masing, dengan dimoderatori CEO Radar Lampung Media Grup H. Ardiansyah atau akrab disapa Bang Aca. \u200e \u200eDekan FKIP Unila, Dr. Albet Maydiantoro, M.Pd. dalam sambutannya menyampaikan saat ini FKIP telah memiliki 28 Guru Besar, tapi empat di antaranya sudah memasuki purnatugas sehingga yang masih aktif 24 Guru Besar. \u200e \u200eDia juga mengungkapkan tahun ini merupakan untuk pertama kalinya kegiatan Gelar Wicara ini diselenggarakan dengan harapan akan melahirkan gagasan-gagasan strategis demi kemajuan pendidikan Provinsi Lampung. Dia berharap kegiatan ini dapat diselenggarakan secara rutin. \u200e&#8221;Saat ini FKIP memiliki 24 Guru Besar yang memiliki bidang kepakaran masing-masing. Sebenarnya ada 28 Guru Besar, tapi empat sudah purnatugas. Tahun ini menjadi tahun pertama kami menyelenggarakan Gelar Wicara Guru Besar. Semoga dengan kegiatan ini pendidikan di Lampung semakin maju,&#8221; ucap Albet. \u200e \u200eDekan juga [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":54472,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1194,11],"tags":[],"class_list":["post-54470","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-info-unila","category-pendidikan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/54470","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=54470"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/54470\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":54473,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/54470\/revisions\/54473"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/54472"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=54470"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=54470"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=54470"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}