{"id":54391,"date":"2026-01-25T21:23:25","date_gmt":"2026-01-25T14:23:25","guid":{"rendered":"https:\/\/lampungbarometer.id\/?p=54391"},"modified":"2026-01-25T21:23:25","modified_gmt":"2026-01-25T14:23:25","slug":"bawa-sabu-warga-daya-murni-tumijajar-diringkus-polres-tubaba","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/2026\/01\/25\/bawa-sabu-warga-daya-murni-tumijajar-diringkus-polres-tubaba\/","title":{"rendered":"Bawa Sabu, Warga Daya Murni Tumijajar Diringkus Polres Tubaba \u200e"},"content":{"rendered":"<p><strong>\u200eTulang Bawang Barat (LB)<\/strong>: Satres Narkoba Polres Tulang Bawang Barat Polda Lampung mengamankan inisial BGM (35), warga Daya Murni, Kecamatan Tumijajar, Tulang Bawang Barat atas dugaan tindak pidana penyalahgunaan narkotika jenis sabu.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eKapolres Tulang Bawang Barat AKBP Sendi Antoni, melalui Kasat Narkoba AKP Samsi Rizal mengungkapkan tersangka ditangkap berdasar laporan masyarakat.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200e&#8221;Tersangka kita tangkap saat melintas di jalan poros Daya Murni, Kecamatan Tumijajar pada Senin, 19 Januari 2026 sekitar pukul 00.15 WIB dini hari,&#8221; ucap Samsi Rizal, Minggu (25\/1\/2026).<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eLebih lanjut AKP Samsi menjelaskan dari hasil penggeledahan tersangka, polisi menyita barang bukti 1 bungkus plastik klip berisi diduga sabu seberat 0,32 gram, 3 bungkus plastik klip kosong, alat isap sabu, 1 kotak jam, 1 unit handphone, dan sepeda motor Honda Vario.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200e&#8221;Saat digeledah dan interogasi, tersangka mengakui barang-barang itu miliknya. Tersangka dan barang bukti kemudian kita bawa ke Mapolres Tulang Bawang Barat guna pemeriksaan dan pengembangan lebih lanjut,&#8221; ujarnya<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200e&#8221;Tersangka akan dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) Undang-Undang No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan atau Pasal 609 ayat (1) huruf (a) Undang-Undang No. 1 Tahun 2023 tentang KUHP juncto Undang-Undang No 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara,&#8221; pungkasnya. (red)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>\u200eTulang Bawang Barat (LB): Satres Narkoba Polres Tulang Bawang Barat Polda Lampung mengamankan inisial BGM (35), warga Daya Murni, Kecamatan Tumijajar, Tulang Bawang Barat atas dugaan tindak pidana penyalahgunaan narkotika jenis sabu. \u200e \u200eKapolres Tulang Bawang Barat AKBP Sendi Antoni, melalui Kasat Narkoba AKP Samsi Rizal mengungkapkan tersangka ditangkap berdasar laporan masyarakat. \u200e \u200e&#8221;Tersangka kita tangkap saat melintas di jalan poros Daya Murni, Kecamatan Tumijajar pada Senin, 19 Januari 2026 sekitar pukul 00.15 WIB dini hari,&#8221; ucap Samsi Rizal, Minggu (25\/1\/2026). \u200e \u200eLebih lanjut AKP Samsi menjelaskan dari hasil penggeledahan tersangka, polisi menyita barang bukti 1 bungkus plastik klip berisi diduga sabu seberat 0,32 gram, 3 bungkus plastik klip kosong, alat isap sabu, 1 kotak jam, 1 unit handphone, dan sepeda motor Honda Vario. \u200e \u200e&#8221;Saat digeledah dan interogasi, tersangka mengakui barang-barang itu miliknya. Tersangka dan barang bukti kemudian kita bawa ke Mapolres Tulang Bawang Barat guna pemeriksaan dan pengembangan lebih lanjut,&#8221; ujarnya \u200e \u200e&#8221;Tersangka akan dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) Undang-Undang No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan atau Pasal 609 ayat (1) huruf (a) Undang-Undang No. 1 Tahun 2023 tentang KUHP juncto Undang-Undang No 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara,&#8221; [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":54392,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[17,350],"tags":[],"class_list":["post-54391","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-hukum-dan-kriminal","category-barometer-tubaba"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/54391","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=54391"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/54391\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":54393,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/54391\/revisions\/54393"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/54392"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=54391"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=54391"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=54391"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}