{"id":54385,"date":"2026-01-25T19:35:06","date_gmt":"2026-01-25T12:35:06","guid":{"rendered":"https:\/\/lampungbarometer.id\/?p=54385"},"modified":"2026-01-25T21:01:32","modified_gmt":"2026-01-25T14:01:32","slug":"malam-ini-juventus-vs-napoli-adu-taktik-dua-pelatih-top","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/2026\/01\/25\/malam-ini-juventus-vs-napoli-adu-taktik-dua-pelatih-top\/","title":{"rendered":"\u200eMalam Ini Juventus Vs Napoli, Adu Taktik Dua Pelatih Top \u200e"},"content":{"rendered":"<p>\u200e<strong>Lampungbarometer.id<\/strong> &#8211; Liga Serie A Italia menyajikan duel penuh gengsi antara Juventus melawan Napoli. Laga kedua tim papan atas Liga Seri A Italia ini akan digelar di Allianz Stadium, kandang Juventus, Senin (26\/1\/2026) pukul 00.00 dini hari WIB.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eLaga ini diprediksi berjalan ketat dan panas dengan adu taktik dua pelatih top pertahanan solid ala Luciano Spaletti melawan kreativitas lini tengah gaya Antonio Conte.<br \/>\n\u200eSaat ini, Juventus berada di posisi enam klasemen Liga Italia dengan 39 poin dari 21 laga, sedangkan Napoli di posisi ketiga dengan 43 poin dari 21 pertandingan.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200ePertarungan ini diyakini akan berlangsung menarik dengan gol-gol dari kedua tim. Di kubu Juventus, musim ini Kenan Yildiz menjelma menjadi mesin gol paling subur dengan koleksi 7 gol di Serie A, didampingi Dusan Vlahovic dan rekrutan anyar Jonathan David yang masing-masing telah mengemas 3 gol.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eSementara di kubu Napoli, Rasmus Hojlund menjadi momok paling menakutkan dengan raihan 6 gol yang disokong Scott McTominay (5 gol), serta Kevin De Bruyne dan Andr\u00e9-Frank Zambo Anguissa yang masing-masing membukukan 4 gol.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eData Squawka mencatat Napoli lebih unggul dalam urusan kreativitas dengan total 21 assist. Lini tengah mereka yang dikomandoi Stanislav Lobotka dan Kevin De Bruyne menjadi kunci membongkar pertahanan Juve yang rata-rata melakukan 15 tekel per laga.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eJuventus menyongsong laga ini dengan modal kekalahan 0-1 dari Cagliari pada giornata 21 lalu, yang membuat mereka tertahan di peringkat 6 klasemen dengan 39 poin dari 21 laga.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eSedangkan Napoli masih bersaing di papan atas, tepatnya peringkat ketiga dengan 43 poin. Partenopei melalui lima pekan terakhir tanpa kekalahan, tetapi mereka hanya mengumpulkan 9 poin. Sementara itu, Juventus sanggup meraih 10 poin dari periode yang sama.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eSelain itu, Juventus juga punya rekor kandang impresif, dari 10 laga kandang di Serie A musim ini, Kenan Yildiz cs belum terkalahkan (6 menang 4 imbang).<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eNamun, Napoli lebih unggul soal rekor pertemuan. Dari lima duel terakhir di ajang Serie A, Partenopei menang 3 kali, 1 kali imbang, dan 1 kali kalah dari Juventus. Pada duel perdana musim ini yang berlangsung di markas Napoli, skuad Antonio Conte menang dengan skor 2-1.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eSoal kondisi skuad, pelatih Juventus Luciano Spaletti diprediksi belum bisa menurunkan Arkadiusz Milik, Dusan Vlahovic, dan Daniel Rugani. Di kubu lawan, pelatih Antonio Conte masih belum bisa memainkan Kevin De Bruyne, Frank Anguissa, David Neres, Matteo Politano, hingga bek Amir Rahmani.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eHead to Head Juventus vs Napoli<br \/>\n\u200e08\/12\/25 Napoli 2-1 Juventus<br \/>\n\u200e26\/01\/25 Napoli 2-1 Juventus<br \/>\n\u200e21\/09\/24 Juventus 0-0 Napoli<br \/>\n\u200e04\/03\/24 Napoli 2-1 Juventus<br \/>\n\u200e09\/12\/23 Juventus 1-0 Napoli. (AK)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>\u200eLampungbarometer.id &#8211; Liga Serie A Italia menyajikan duel penuh gengsi antara Juventus melawan Napoli. Laga kedua tim papan atas Liga Seri A Italia ini akan digelar di Allianz Stadium, kandang Juventus, Senin (26\/1\/2026) pukul 00.00 dini hari WIB. \u200e \u200eLaga ini diprediksi berjalan ketat dan panas dengan adu taktik dua pelatih top pertahanan solid ala Luciano Spaletti melawan kreativitas lini tengah gaya Antonio Conte. \u200eSaat ini, Juventus berada di posisi enam klasemen Liga Italia dengan 39 poin dari 21 laga, sedangkan Napoli di posisi ketiga dengan 43 poin dari 21 pertandingan. \u200e \u200ePertarungan ini diyakini akan berlangsung menarik dengan gol-gol dari kedua tim. Di kubu Juventus, musim ini Kenan Yildiz menjelma menjadi mesin gol paling subur dengan koleksi 7 gol di Serie A, didampingi Dusan Vlahovic dan rekrutan anyar Jonathan David yang masing-masing telah mengemas 3 gol. \u200e \u200eSementara di kubu Napoli, Rasmus Hojlund menjadi momok paling menakutkan dengan raihan 6 gol yang disokong Scott McTominay (5 gol), serta Kevin De Bruyne dan Andr\u00e9-Frank Zambo Anguissa yang masing-masing membukukan 4 gol. \u200e \u200eData Squawka mencatat Napoli lebih unggul dalam urusan kreativitas dengan total 21 assist. Lini tengah mereka yang dikomandoi Stanislav Lobotka dan Kevin De Bruyne menjadi kunci membongkar pertahanan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":54386,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[14],"tags":[],"class_list":["post-54385","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-olah-raga"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/54385","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=54385"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/54385\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":54390,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/54385\/revisions\/54390"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/54386"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=54385"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=54385"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=54385"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}