{"id":54209,"date":"2026-01-11T21:24:02","date_gmt":"2026-01-11T14:24:02","guid":{"rendered":"https:\/\/lampungbarometer.id\/?p=54209"},"modified":"2026-01-11T21:24:02","modified_gmt":"2026-01-11T14:24:02","slug":"piala-afrika-2025-senegal-vs-mesir-nigeria-vs-maroko-di-semifinal","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/2026\/01\/11\/piala-afrika-2025-senegal-vs-mesir-nigeria-vs-maroko-di-semifinal\/","title":{"rendered":"\u200ePiala Afrika 2025: Senegal Vs Mesir, Nigeria Vs Maroko di Semifinal \u200e"},"content":{"rendered":"<p>\u200e<strong>Lampungbarometer.id<\/strong> &#8211; Persaingan memperebutkan tahta juara Benua Hitam semakin mengerucut. Setelah melewati drama babak perempatfinal yang sengit, empat tim raksasa resmi mengamankan tiket semifinal Piala Afrika (AFCON) 2025.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eEmpat tim yang memastikan tempat di semifinalis Piala Afrika 2025; Senegal, Mesir, Nigeria, dan tuan rumah Maroko akan berebut dua tempat di partai final.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eSenegal merupakan tim pertama yang memastikan lolos ke semifinal Piala Afrika 2025, setelah mengalahkan Mali 1-0 lewat gol semata wayang dalam laga tersebut yang dicetak Idrissa Ndiaye, yang bermain di Everton.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eSemifinalis selanjutnya adalah tuan rumah Maroko. Singa Atlas tampil impresif saat membungkam Kamerun 2-0 di babak perempatfinal lewat gol Brahim Diaz dan Ismael Saibari. Kemenangan ini membuka peluang Maroko untuk meraih titel juara Piala Afrika untuk yang kedua kalinya.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eSelanjutnya, ada Nigeria yang merupakan Runner-up edisi sebelumnya. Tim Elang Super lolos ke semifinal usai mengandaskan Aljazair 2-0 berkat gol-gol Victor Osimhen dan Akor Adams.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eTim terakhir yang lolos ke semifinal adalah Mesir. Mohamed Salah dkk lolos usai megalahkan juara bertahan Pantai Gading dalam laga ketat yang menegangkan yang berakhir dengan skor 3-2 untuk Mesir.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eBabak semifinal Piala Afrika 2025 akan mempertemukan Senegal vs Mesir dan Nigeria vs Maroko. Seluruh pertandingan akan digelar pada 14 Januari waktu setempat.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eDua tim pemenang di masing-masing duel akan saling hantam untuk merebutkan gelar juara. Laga final dijadwalkan akan digelar pada 18 Februari. (AK)<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200e<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>\u200eLampungbarometer.id &#8211; Persaingan memperebutkan tahta juara Benua Hitam semakin mengerucut. Setelah melewati drama babak perempatfinal yang sengit, empat tim raksasa resmi mengamankan tiket semifinal Piala Afrika (AFCON) 2025. \u200e \u200eEmpat tim yang memastikan tempat di semifinalis Piala Afrika 2025; Senegal, Mesir, Nigeria, dan tuan rumah Maroko akan berebut dua tempat di partai final. \u200e \u200eSenegal merupakan tim pertama yang memastikan lolos ke semifinal Piala Afrika 2025, setelah mengalahkan Mali 1-0 lewat gol semata wayang dalam laga tersebut yang dicetak Idrissa Ndiaye, yang bermain di Everton. \u200e \u200eSemifinalis selanjutnya adalah tuan rumah Maroko. Singa Atlas tampil impresif saat membungkam Kamerun 2-0 di babak perempatfinal lewat gol Brahim Diaz dan Ismael Saibari. Kemenangan ini membuka peluang Maroko untuk meraih titel juara Piala Afrika untuk yang kedua kalinya. \u200e \u200eSelanjutnya, ada Nigeria yang merupakan Runner-up edisi sebelumnya. Tim Elang Super lolos ke semifinal usai mengandaskan Aljazair 2-0 berkat gol-gol Victor Osimhen dan Akor Adams. \u200e \u200eTim terakhir yang lolos ke semifinal adalah Mesir. Mohamed Salah dkk lolos usai megalahkan juara bertahan Pantai Gading dalam laga ketat yang menegangkan yang berakhir dengan skor 3-2 untuk Mesir. \u200e \u200eBabak semifinal Piala Afrika 2025 akan mempertemukan Senegal vs Mesir dan Nigeria vs Maroko. Seluruh pertandingan akan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":54210,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[14],"tags":[],"class_list":["post-54209","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-olah-raga"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/54209","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=54209"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/54209\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":54211,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/54209\/revisions\/54211"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/54210"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=54209"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=54209"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=54209"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}