{"id":54147,"date":"2026-01-06T13:58:13","date_gmt":"2026-01-06T06:58:13","guid":{"rendered":"https:\/\/lampungbarometer.id\/?p=54147"},"modified":"2026-01-06T13:58:34","modified_gmt":"2026-01-06T06:58:34","slug":"wakil-bupati-antonius-hadiri-peringatan-harlah-ke-40-pagar-nusa-kabupaten-pesawaran","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/2026\/01\/06\/wakil-bupati-antonius-hadiri-peringatan-harlah-ke-40-pagar-nusa-kabupaten-pesawaran\/","title":{"rendered":"\u200eWakil Bupati Antonius Hadiri Peringatan Harlah Ke-40 Pagar Nusa Kabupaten Pesawaran"},"content":{"rendered":"<p><strong>\u200ePesawaran (LB)<\/strong>: Wakil Bupati Pesawaran Antonius Muhammad Ali menghadiri peringatan Hari Lahir (Harlah) Ke-40 Perguruan Pencak Silat Nahdatul Ulama Pagar Nusa dengan tema \u201cMengakar dalam Kebijaksanaan, Menyapa Luka Zaman, Merawat Peradaban\u201d di Gedung Serba Guna (GSG) Pemkab Pesawaran, Senin (5\/1\/2026).<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eHadir juga Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Pesawaran Visky Virdous, Ketua PCNU Kiai H. Ulinnuha, Ketua PC GP Ansor Towaf Muslim, Ketua PC Pagar Nusa Saibani, Ketua IPNU Pesawaran, perwakilan Kapolsek Gedong Tataan dan Danramil, serta ratusan pendekar Pagar Nusa se-Kabupaten Pesawaran.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eKetua PC Pagar Nusa Pesawaran Saibani menyampaikan usia 40 tahun menjadi momentum penting bagi Pagar Nusa untuk semakin menguatkan eksistensi dan perannya di tengah masyarakat. Ia berharap seluruh kader dan anggota Pagar Nusa terus menjaga semangat kebersamaan agar organisasi semakin maju dan mendapatkan rida serta barokah.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eKetua PCNU Pesawaran Kiai H. Ulinnuha menjelaskan, Pagar Nusa merupakan salah satu badan otonom Nahdlatul Ulama (NU) yang bergerak di bidang seni budaya dan bela diri pencak silat. Dari sekitar 14 badan otonom NU, Pagar Nusa memiliki peran strategis dalam menjaga nilai-nilai tradisi, sekaligus mengawal ideologi bangsa dan para kiai.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200e\u201cPagar Nusa harus terus menjaga solidaritas, serta dapat berkontribusi aktif dalam mengawal pembangunan menuju Pesawaran yang maju, sejahtera, dan lebih produktif,\u201d ujarnya.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eSementara itu, Wakil Bupati Pesawaran Antonius Muhammad Ali, mewakili Bupati Pesawaran mengajak seluruh elemen Pagar Nusa untuk terus guyub dan bersinergi membangun daerah. Ia mengaku bangga dapat hadir dalam momentum Harlah ke-40 Pagar Nusa yang dinilainya sebagai perguruan besar dengan kontribusi nyata bagi daerah.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200e\u201cAtas nama Pemerintah Kabupaten Pesawaran, kami menyampaikan doa dan harapan tulus, semoga Pagar Nusa ke depan terus eksis, melahirkan pesilat-pesilat yang tangguh, berakhlak mulia, serta mampu menorehkan prestasi di tingkat nasional hingga mancanegara,\u201d kata Wabup.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eWabup Antonius yang juga merupakan Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Pesawaran mendorong Pagar Nusa untuk terus melakukan pengkaderan secara berkelanjutan, sehingga selalu muncul talenta-talenta baru yang siap berlaga dalam berbagai kompetisi pencak silat.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eSelain itu, jalinan kerja sama dan koordinasi dengan IPSI Pesawaran diharapkan terus diperkuat agar pembinaan atlet berjalan lebih optimal.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200e\u201cDengan latihan rutin dan keikutsertaan dalam berbagai event, baik di tingkat kabupaten, provinsi, maupun nasional, kemampuan para pesilat Pagar Nusa akan semakin terasah dan mampu memberikan prestasi yang membanggakan bagi daerah,\u201d ujarnya.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eAntonius berharap peringatan Harlah Ke-40 ini menjadi momentum kebangkitan prestasi Pagar Nusa, tidak hanya di tingkat kabupaten dan provinsi, tetapi juga di kancah nasional dan internasional.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eUsai rangkaian sambutan, acara dilanjutkan dengan pembacaan doa dan istigasah dan ditutup dengan penampilan atraksi yang dipersembahkan para pendekar Pagar Nusa. (*\/ansori)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>\u200ePesawaran (LB): Wakil Bupati Pesawaran Antonius Muhammad Ali menghadiri peringatan Hari Lahir (Harlah) Ke-40 Perguruan Pencak Silat Nahdatul Ulama Pagar Nusa dengan tema \u201cMengakar dalam Kebijaksanaan, Menyapa Luka Zaman, Merawat Peradaban\u201d di Gedung Serba Guna (GSG) Pemkab Pesawaran, Senin (5\/1\/2026). \u200e \u200eHadir juga Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Pesawaran Visky Virdous, Ketua PCNU Kiai H. Ulinnuha, Ketua PC GP Ansor Towaf Muslim, Ketua PC Pagar Nusa Saibani, Ketua IPNU Pesawaran, perwakilan Kapolsek Gedong Tataan dan Danramil, serta ratusan pendekar Pagar Nusa se-Kabupaten Pesawaran. \u200e \u200eKetua PC Pagar Nusa Pesawaran Saibani menyampaikan usia 40 tahun menjadi momentum penting bagi Pagar Nusa untuk semakin menguatkan eksistensi dan perannya di tengah masyarakat. Ia berharap seluruh kader dan anggota Pagar Nusa terus menjaga semangat kebersamaan agar organisasi semakin maju dan mendapatkan rida serta barokah. \u200e \u200eKetua PCNU Pesawaran Kiai H. Ulinnuha menjelaskan, Pagar Nusa merupakan salah satu badan otonom Nahdlatul Ulama (NU) yang bergerak di bidang seni budaya dan bela diri pencak silat. Dari sekitar 14 badan otonom NU, Pagar Nusa memiliki peran strategis dalam menjaga nilai-nilai tradisi, sekaligus mengawal ideologi bangsa dan para kiai. \u200e \u200e\u201cPagar Nusa harus terus menjaga solidaritas, serta dapat berkontribusi aktif dalam mengawal pembangunan menuju Pesawaran yang maju, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":54149,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[132],"tags":[],"class_list":["post-54147","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-barometer-pesawaran"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/54147","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=54147"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/54147\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":54151,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/54147\/revisions\/54151"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/54149"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=54147"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=54147"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=54147"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}